Claudio Mutzi, Kunci PSS Sleman Redam Sayap PSM Makassar
Claudio Mutzi tampil solid saat PSS Sleman menang 3-0 atas PSM Makassar. Ia berperan memotong umpan, menutup ruang, dan membantu serangan.
Seorang personel SAR sedang berada di lokasi pencarian hari kedua di Manggarai, Minggu (16/8/2026). ANTARA/Ho-Kantor SAR Maumere.\r\n
Harianjogja.com, SLEMAN—Universitas Gadjah Mada (UGM) memberikan voucer makan gratis kepada 47 mahasiswa yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut diberikan untuk menunjang kebutuhan dasar mahasiswa selama menghadapi situasi darurat.
Voucer makan gratis itu dapat diambil dua kali sehari di UC Hotel yang terletak masih di dalam area kampus.
Direktur Kemahasiswaan UGM, Dr. Hempri Suyatna, mencatat sebanyak 47 mahasiswa UGM terdampak bencana gempa di NTT. Selain memberikan bantuan makanan, universitas juga tengah melakukan asesmen lanjutan untuk memetakan kebutuhan masing-masing mahasiswa.
"Pemberian voucer makan sudah dijalankan mulai tanggal 21 Agustus hingga saat ini," terang Hempri pada Jumat (4/9/2026).
UGM Asesmen Kebutuhan Mahasiswa
Bantuan voucer makan gratis menjadi salah satu bentuk dukungan UGM bagi mahasiswa terdampak bencana selama masa darurat.
Di luar bantuan tersebut, pihak Ditmawa UGM melakukan asesmen lebih lanjut untuk mengetahui bantuan yang dibutuhkan oleh masing-masing mahasiswa.
"Selanjutnya, pihak Ditmawa sedang melaksanakan asesmen lebih lanjut terkait bantuan yang dibutuhkan oleh masing-masing mahasiswa," tuturnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk memetakan kebutuhan mahasiswa terdampak bencana NTT secara lebih lanjut.
FK-KMK UGM Kirim Tim Tanggap Bencana
Respons UGM tidak hanya diberikan kepada mahasiswa yang terdampak. Kampus melalui FK-KMK UGM juga telah menerjunkan langsung tim tanggap bencana ke Manggarai untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana NTT.
Tim tersebut memiliki fokus utama membantu penanganan korban luka dan memberikan pelayanan kesehatan.
Sekretaris Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM), Djarot Heru Santoso, menjelaskan universitas akan mengirim tim asesmen kedua untuk membantu persiapan penanganan pasca darurat.
Hasil asesmen nantinya digunakan untuk menentukan lokasi yang akan menjadi tempat relawan dan KKN Peduli Bencana. Program tersebut diperkirakan akan berangkat pada September ini.
"Sejauh ini, sudah ada 15 kandidat mahasiswa yang dinyatakan siap secara fisik dan mental untuk diterjunkan," kata Djarot.
UGM Koordinasi dengan Kagama NTT
Selain menerjunkan tim, universitas juga berkoordinasi dengan teman-teman Pengda Kagama NTT.
Koordinasi tersebut secara khusus dilakukan di Kabupaten Sikka, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Barat, dan Kabupaten Flores.
"Koordinasi ini sudah dilakukan untuk penyaluran bencana darurat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Claudio Mutzi tampil solid saat PSS Sleman menang 3-0 atas PSM Makassar. Ia berperan memotong umpan, menutup ruang, dan membantu serangan.
Kimi Antonelli berpeluang mengunci gelar juara dunia F1 2026 di GP Amerika Serikat. Toto Wolff meminta Mercedes tetap fokus meraih poin.
Emil Audero tampil impresif saat Rayo Vallecano imbang 1-1 melawan Getafe di LaLiga. Kiper Timnas Indonesia itu beberapa kali menyelamatkan gawang.
Simak jadwal dan lokasi pelayanan SIM Keliling Ditlantas Polda DIY hari ini, Selasa 20 Oktober 2026 di Kantor Kalurahan Condongcatur lengkap persyaratannya.
Simak jadwal dan lokasi pelayanan SIM Polresta Jogja hari ini, Selasa 20 Oktober 2026 di Alkid, MPP Balai Kota, dan Satpas utama.
Simak lokasi dan jadwal pelayanan SIM Keliling Polres Bantul hari ini, Selasa 20 Oktober 2026 di Kantor Pemda Manding lengkap dengan persyaratannya.