Argentina Libas Bolivia 4-0, Era Baru Tanpa Messi Dimulai
Argentina menang 4-0 atas Bolivia. Nico Paz mencetak gol, Cristian Romero memimpin sebagai kapten, dan Messi masih disiapkan untuk laga perpisahan.
Beasiswa pendidikan - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Usia tidak selalu menjadi penghalang bagi Anda yang ingin melanjutkan kuliah ke luar negeri melalui beasiswa. Sejumlah program beasiswa internasional membuka kesempatan bagi pelamar tanpa menetapkan batas usia tertentu, meski calon penerima tetap harus memenuhi persyaratan akademik, bahasa, pengalaman kerja, atau ketentuan lain dari masing-masing program.
Kesempatan tersebut tersedia untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari S1 hingga S3. Programnya ditawarkan oleh pemerintah negara asing, yayasan internasional, hingga universitas, dengan cakupan pendanaan yang berbeda, dari pembiayaan penuh hingga bantuan untuk komponen tertentu.
Bagi calon mahasiswa yang selama ini mengurungkan niat karena persoalan usia, daftar beasiswa ini dapat menjadi informasi awal untuk melihat peluang yang tersedia. Namun, status tanpa batas usia bukan berarti proses seleksi menjadi lebih mudah karena setiap program tetap memiliki kriteria yang harus dipenuhi pelamar.
Fulbright Scholarship merupakan salah satu pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan pascasarjana di Amerika Serikat. Program ini ditawarkan melalui AMINEF, yayasan pertukaran pelajar Indonesia-Amerika, dengan dukungan pemerintah Amerika Serikat.
Pendanaan yang diberikan mencakup biaya pembuatan visa J-1, tiket pesawat pulang-pergi Indonesia-Amerika, biaya kuliah, biaya hidup, hingga asuransi kesehatan.
Untuk mendaftar, pelamar harus memiliki IPK minimal 3,00. Persyaratan kemampuan bahasa Inggris mencakup skor TOEFL ITP minimal 550 untuk S2 dan 575 untuk S3 atau skor IELTS yang setara.
Penerima beasiswa juga diwajibkan kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studi. Calon penerima yang memiliki rencana mengajar di Indonesia akan mendapatkan prioritas. Pendaftaran dibuka pada Desember hingga Februari melalui www.aminef.or.id.
Pemerintah Australia juga menyediakan Australia Awards Scholarship bagi mahasiswa dari negara-negara mitra melalui program pembangunan. Beasiswa ini memberikan sejumlah komponen pendanaan, antara lain tiket pesawat pulang-pergi, biaya kuliah, biaya hidup, tunjangan kesehatan, dan dukungan akademis.
Pelamar harus memenuhi persyaratan akademik berupa IPK minimal 2,9. Khusus penyandang disabilitas, batas minimal IPK yang disebutkan adalah 2,75.
Untuk jenjang S2, persyaratan kemampuan bahasa Inggris meliputi IELTS minimal 5.5, TOEFL iBT minimal 69, atau TOEFL ITP minimal 525. Sementara itu, pelamar S3 membutuhkan IELTS minimal 6.0, TOEFL iBT minimal 69, atau TOEFL ITP minimal 550.
Pendaftaran Australia Awards Scholarship dibuka pada April hingga Mei melalui www.australiaawardsindonesia.org.
Bagi calon mahasiswa yang mengincar pendidikan S2 di Inggris, Chevening Scholarship menjadi salah satu program yang dapat dipertimbangkan. Beasiswa penuh dari Foreign and Commonwealth Office Inggris ini ditujukan bagi pelamar dari negara pilihan, termasuk Indonesia.
Persyaratan yang tercantum dalam naskah sumber meliputi IPK minimal 3,33 serta pengalaman kerja minimal 2.800 jam atau sekitar dua tahun. Pelamar juga harus memenuhi persyaratan universitas tujuan.
Penerima beasiswa wajib kembali ke negara asal setidaknya selama dua tahun setelah studi berakhir. Untuk kemampuan bahasa Inggris, pelamar memerlukan sertifikat IELTS minimal 6,5 atau conditional letter of acceptance (LoA).
Pendaftaran dibuka setiap November melalui www.chevening.org.
Posco Asia Fellowship dari TJ Park Foundation diperuntukkan bagi mahasiswa Asia yang ingin menempuh pendidikan pascasarjana di Korea Selatan. Program ini menyediakan kesempatan bagi 30 mahasiswa Asia terpilih pada jenjang S2 dan S3.
Pelamar harus merupakan warga negara salah satu negara di Asia dan tidak memiliki ikatan dinas dengan instansi mana pun. Selain persyaratan tersebut, calon penerima juga wajib memenuhi ketentuan dari universitas tujuan.
Pendaftaran Posco Asia Fellowship dibuka setiap Mei. Informasi mengenai program tersebut tersedia melalui www.postf.org.
Pelamar yang sudah memiliki pengalaman profesional dan ingin melanjutkan S2 di Swedia dapat melihat peluang melalui Swedish Institute Scholarships for Global Professionals. Program ini memang dirancang bagi pekerja yang ingin melanjutkan pendidikan pascasarjana.
Persyaratannya mencakup pengalaman kerja minimal 3.000 jam dan pengalaman kepemimpinan. Pelamar juga harus sudah mendaftar ke universitas mitra di Swedia.
Selain itu, calon penerima harus berasal dari negara yang masuk dalam daftar penerima, termasuk Indonesia. Pendaftaran ke kampus dibuka pada Oktober hingga Januari, sedangkan pengumuman beasiswa dijadwalkan sekitar Februari. Informasi lengkap tersedia melalui si.se.
Peminat bidang sains dan teknologi yang ingin kuliah di Korea Selatan dapat mempertimbangkan GIST Scholarship for International Student. Program ini tersedia untuk jenjang S2 dan S3 serta didanai Gwangju Institute of Science and Technology bersama Kementerian Sains dan Teknologi Korea Selatan.
Program tersebut bersifat fully funded dengan cakupan biaya perkuliahan, biaya hidup, hingga biaya penelitian. Informasi resmi mengenai persyaratan dan jadwal pendaftaran dapat dilihat melalui www.gist.ac.kr/iadm/html/sub04/0401.html.
University of Cambridge di Inggris juga menawarkan Gates Cambridge Scholarship. Program yang didirikan oleh Bill and Melinda Gates Foundation ini terbuka untuk hampir semua program di University of Cambridge.
Setiap tahun tersedia sekitar 80 beasiswa yang diperuntukkan bagi pelamar dari berbagai negara di luar Inggris, termasuk Indonesia. Pendanaannya bersifat fully funded dan mencakup biaya hidup, tiket pulang-pergi, tunjangan pemeliharaan, pengembangan akademik, hingga tunjangan keluarga bagi penerima yang membawa keluarga.
Persaingan dalam program ini sangat ketat. Informasi lebih lanjut tersedia melalui www.gatescambridge.org.
Kesempatan lain tersedia bagi calon mahasiswa yang ingin mengikuti program Master secara daring. University of Edinburgh menawarkan Edinburgh Global Online Learning Masters Scholarship untuk program Master online paruh waktu dengan pembiayaan biaya kuliah selama durasi program.
Seleksi mempertimbangkan prestasi akademik dan personal statement yang kuat. Pelamar yang belum pernah menempuh pendidikan S2 mendapatkan prioritas.
Namun, ada ketentuan mengenai asal negara. Pelamar harus berstatus warga sekaligus penduduk negara berpendapatan rendah hingga menengah ke bawah berdasarkan daftar OECD DAC. Karena itu, calon dari Indonesia perlu terlebih dahulu mengecek kelayakannya berdasarkan daftar negara yang berlaku.
Informasi mengenai daftar negara dan jumlah kursi terbaru dapat diakses melalui www.ed.ac.uk.
Taiwan juga menyediakan MoE Taiwan Scholarship melalui Kementerian Pendidikan Taiwan. Program ini mencakup jenjang S1, S2, dan S3 dengan bentuk pendanaan yang berbeda sesuai jenjang pendidikan.
Untuk S1, beasiswa mencakup biaya kuliah maksimal TWD40.000 per semester serta tunjangan hidup TWD15.000 per bulan. Sementara itu, mahasiswa S2 dan S3 mendapatkan tunjangan hidup sebesar TWD20.000 per bulan.
Dokumen pendaftaran diserahkan melalui perwakilan Taiwan di negara pelamar sesuai jadwal yang ditentukan. Informasi resmi mengenai program tersebut tersedia melalui taiwanscholarship.moe.gov.tw.
Tidak adanya batas usia bukan berarti calon pelamar dapat mengabaikan persyaratan lain. Setiap program memiliki kriteria berbeda, mulai dari IPK, kemampuan bahasa Inggris, pengalaman kerja, pengalaman kepemimpinan, hingga persyaratan dari universitas tujuan.
Karena jadwal pendaftaran setiap beasiswa berbeda, calon pelamar perlu mencatat periode pendaftaran sejak jauh-jauh hari. Dokumen akademik, skor bahasa Inggris, surat rekomendasi, pengalaman kerja, dan pengalaman kepemimpinan juga perlu disiapkan sesuai program yang dituju.
Persyaratan dan jadwal beasiswa dapat berubah setiap tahun. Karena itu, sebelum mengirimkan pendaftaran, calon pelamar perlu kembali memeriksa ketentuan terbaru melalui situs resmi masing-masing penyelenggara, termasuk informasi mengenai batas waktu dan dokumen yang harus disiapkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Argentina menang 4-0 atas Bolivia. Nico Paz mencetak gol, Cristian Romero memimpin sebagai kapten, dan Messi masih disiapkan untuk laga perpisahan.
Presiden Prabowo merombak kabinet pada 1 Oktober 2026. Bahlil, Sugiono, Dudung, Sarmuji, hingga Listyo Sigit mendapat posisi baru.
Revisi UU LLAJ mengusulkan denda truk ODOL hingga Rp50 miliar dan memperluas pihak yang dapat dikenai sanksi.
Buruh Jogja meminta outsourcing dihapus dan pekerja kontrak dibatasi maksimal satu tahun dalam pembahasan RUU Ketenagakerjaan.
Bahlil Lahadalia siap dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Energi sekaligus tetap menjabat Menteri ESDM.
KDMP Sumbersari Sleman telah berjalan enam bulan, tetapi pengelolaan belum penuh karena menunggu verifikasi, serah terima gedung, dan regulasi.