Undip dan ITS Borong Empat Gelar Juara KMHE 2026

Newswire
Newswire Senin, 05 Oktober 2026 06:47 WIB
Undip dan ITS Borong Empat Gelar Juara KMHE 2026

Undip dan ITS meraih total empat gelar juara KMHE 2026 di Unej. Simak daftar lengkap pemenang delapan kelas kompetisi. /Antara.

Harianjogja.com, JEMBER—Universitas Diponegoro (Undip) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tampil dominan dalam Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026. Kedua perguruan tinggi tersebut membawa pulang total empat gelar juara dari kompetisi yang berakhir di Universitas Jember (Unej), Minggu (4/10/2026) malam.

Undip mengoleksi dua gelar juara pada kategori Prototype. Gelar tersebut diraih Antawirya Rondhan ICE pada kelas Motor Pembakaran Dalam (MPD) Bensin dan Antawirya Rondhan EV pada kelas Motor Listrik.

Sementara itu, dua gelar lainnya disumbangkan ITS melalui Nogogeni ITS Team pada kategori Urban Concept. Tim tersebut menjadi juara kelas MPD Etanol dan Motor Listrik.

Ketua Panitia KMHE 2026 Fendi Setyawan mengatakan kompetisi yang berlangsung pada 1-4 Oktober tersebut diikuti 64 tim dari 42 perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia.

"Kami semua telah menyaksikan betapa sangat seru dan luar biasanya para kontestan dalam berlaga. Ada yang saat start mesin mati, ada yang sempat sesama kendaraan terguling, dan banyak lagi tantangan yang dihadapi. Namun itulah dinamika, tantangan, dan keseruannya," katanya dalam penutupan KMHE 2026 di Auditorium Unej.

Daftar juara KMHE 2026

Dominasi Undip dan ITS tidak membuat gelar juara pertama hanya terkonsentrasi pada dua perguruan tinggi. Pada kategori Prototype, Apatte62 Brawijaya Team 2 dari Universitas Brawijaya meraih juara kelas MPD Diesel.

Sementara itu, Semeru Team 1 dari Universitas Negeri Malang menjadi juara kelas MPD Etanol.

Di kategori Urban Concept, Garuda UNY Eco Team 1 dari Universitas Negeri Yogyakarta keluar sebagai juara kelas MPD Bensin. Adapun Bengawan Team 2 dari Universitas Sebelas Maret meraih juara kelas MPD Diesel.

Dengan demikian, delapan kelas yang dipertandingkan dalam dua kategori utama KMHE 2026 menghasilkan enam perguruan tinggi sebagai peraih juara pertama. Undip dan ITS masing-masing mengoleksi dua gelar.

KMHE jadi wadah riset mahasiswa

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Beny Bandanadjaja mengatakan KMHE tidak hanya menjadi ajang kompetisi kendaraan hemat energi.

Menurut dia, kompetisi tersebut juga menjadi wadah riset mahasiswa untuk menjawab tantangan energi yang akan dihadapi Indonesia pada masa depan.

"Proses seperti itu akan menjadi bekal ketika teman-teman mahasiswa sekalian masuk ke dunia kerja dan industri. Arena yang sudah disiapkan perguruan tinggi ini dapat dimaksimalkan untuk membagikan dan mengembangkan potensi para seluruh finalis," katanya saat memberikan sambutan secara daring.

Rektor Unej Iwan Taruna mengatakan perkembangan teknologi transportasi tidak cukup hanya diukur dari kemampuan kendaraan untuk bergerak lebih cepat atau memiliki performa lebih tinggi.

Menurut dia, teknologi transportasi juga harus mampu menggunakan energi secara efisien. Ia berharap gagasan yang dikembangkan mahasiswa selama kompetisi dapat diteruskan melalui kegiatan riset dan inovasi berikutnya.

Iwan mengatakan mobil karya mahasiswa yang saat ini masih berada pada tahap prototipe dan eksperimen bukan tidak mungkin berkembang menjadi bagian dari solusi teknologi transportasi Indonesia.

Dua kategori utama dan penghargaan off-track

KMHE 2026 mempertandingkan dua kategori utama, yaitu Prototype dan Urban Concept. Masing-masing kategori terdiri atas kelas MPD Bensin, MPD Diesel, MPD Etanol, dan Motor Listrik.

Selain gelar juara pada delapan kelas tersebut, panitia juga memberikan sejumlah penghargaan off-track. Penghargaan tersebut diberikan kepada:

Best Team Spirit: Selembayung Team 1 Universitas Riau.
Best K3 Practice: Malem Diwa Dalikha Universitas Syiah Kuala.
Most Creative Teaser Video: SMES Polsri dari Politeknik Negeri Sriwijaya.
Most Interesting Livery: Gatotkaca Unisi dari Universitas Islam Indonesia.
Best Rookie Team of the Year: Tim Jayabaya dari Universitas Nusantara PGRI Kediri.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online