20 Universitas Terbaik Indonesia Versi QS Asia 2027, UGM Teratas

Jumali
Jumali Jum'at, 06 November 2026 14:47 WIB
20 Universitas Terbaik Indonesia Versi QS Asia 2027, UGM Teratas

Kampus UGM/Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menempati posisi teratas sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia berdasarkan QS World University Rankings (WUR): Asia 2027. Kampus yang berada di Jogja tersebut menempati peringkat ke-53 Asia dengan skor keseluruhan 82,2.

Capaian ini sekaligus menggeser Universitas Indonesia (UI) dari posisi pertama nasional yang ditempatinya selama periode 2022–2026. Pada pemeringkatan terbaru yang dirilis Quacquarelli Symonds (QS) pada 3 November 2026, UI berada di urutan ketiga Indonesia atau peringkat ke-56 Asia.

Posisi kedua nasional ditempati Universitas Airlangga (Unair), yang berada di peringkat ke-55 Asia dengan skor 81,8. Sementara itu, Institut Teknologi Bandung (ITB) menempati posisi keempat Indonesia dengan peringkat ke-67 Asia.

Secara keseluruhan, sebanyak 116 perguruan tinggi Indonesia masuk dalam QS WUR: Asia 2027. Pemeringkatan tersebut mengevaluasi lebih dari 1.700 perguruan tinggi dari berbagai negara dan wilayah di kawasan Asia.

Bagi calon mahasiswa, daftar ini dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan untuk mengenali reputasi perguruan tinggi di tingkat regional. Meski demikian, peringkat universitas sebaiknya tetap dilihat bersama faktor lain, seperti program studi, fasilitas pembelajaran, biaya pendidikan, lokasi, dan peluang karier lulusan.

UGM Pimpin Kampus Indonesia, UMY Naik Signifikan

Posisi UGM di peringkat ke-53 Asia menjadi capaian tertinggi di antara perguruan tinggi Indonesia dalam edisi 2027. Kampus tersebut naik dua posisi dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di peringkat ke-55.

Di bawah UGM dan Unair, UI menempati posisi ketiga nasional. Selanjutnya, ITB berada di urutan keempat, disusul IPB University pada posisi kelima dan Universitas Padjadjaran (Unpad) di peringkat keenam.

Salah satu perkembangan menarik datang dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Kampus ini berada di posisi ke-15 nasional dengan peringkat ke-364 Asia, meningkat 162 posisi dibandingkan edisi sebelumnya.

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) juga masuk dalam daftar 20 besar nasional. UNY menempati peringkat ke-19 Indonesia atau posisi ke-451 Asia.

Daftar 20 Universitas Terbaik Indonesia Versi QS Asia 2027

Berikut 20 perguruan tinggi Indonesia dengan posisi tertinggi dalam QS World University Rankings: Asia 2027. Peringkat yang dicantumkan merupakan posisi di kawasan Asia, sedangkan urutan daftar menunjukkan posisi relatif di tingkat nasional.

  1. Universitas Gadjah Mada (UGM)

    • Peringkat Asia: 53

    • Skor keseluruhan: 82,2

  2. Universitas Airlangga (Unair)

    • Peringkat Asia: 55

    • Skor keseluruhan: 81,8

  3. Universitas Indonesia (UI)

    • Peringkat Asia: 56

    • Skor keseluruhan: 81,7

  4. Institut Teknologi Bandung (ITB)

    • Peringkat Asia: 67

    • Skor keseluruhan: 77,6

  5. IPB University

    • Peringkat Asia: 100

    • Skor keseluruhan: 72,7

  6. Universitas Padjadjaran (Unpad)

    • Peringkat Asia: 101

    • Skor keseluruhan: 72,3

  7. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    • Peringkat Asia: 105

    • Skor keseluruhan: 70,2

  8. Universitas Diponegoro (Undip)

    • Peringkat Asia: 116

    • Skor keseluruhan: 68,1

  9. Universitas Brawijaya (UB)

    • Peringkat Asia: 119

    • Skor keseluruhan: 67,6

  10. Universitas Sebelas Maret (UNS)

    • Peringkat Asia: 158

    • Skor keseluruhan: 61,6

  11. BINUS University

    • Peringkat Asia: 173

    • Skor keseluruhan: 58,9

  12. Universitas Hasanuddin (Unhas)

    • Peringkat Asia: 187

    • Skor keseluruhan: 56,8

  13. Universitas Sumatera Utara (USU)

    • Peringkat Asia: 256

    • Skor keseluruhan: 47,3

  14. Telkom University

    • Peringkat Asia: 303

    • Skor keseluruhan: 43,5

  15. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)

    • Peringkat Asia: 364

    • Skor keseluruhan: 39,0

  16. Universitas Andalas

    • Peringkat Asia: 378

    • Skor keseluruhan: 38,4

  17. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

    • Peringkat Asia: 415

    • Skor keseluruhan: 36,9

  18. Universitas Negeri Malang (UM)

    • Peringkat Asia: 430

    • Skor keseluruhan: 36,4

  19. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

    • Peringkat Asia: 451

    • Skor keseluruhan: 34,9

  20. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

    • Peringkat Asia: 484

    • Skor keseluruhan: 33,3

11 Indikator Penilaian QS Asia 2027

QS menyusun pemeringkatan perguruan tinggi di Asia dengan menggunakan 11 indikator. Penilaian tersebut mencakup reputasi akademik, kualitas riset, hubungan dengan dunia kerja, hingga tingkat internasionalisasi kampus.

Reputasi akademik memiliki bobot terbesar, yakni 30%. Indikator ini mengukur pandangan komunitas akademik terhadap kualitas dan reputasi perguruan tinggi.

Berikutnya, reputasi di kalangan pemberi kerja memiliki bobot 20%. Penilaian ini berkaitan dengan persepsi perusahaan atau perekrut terhadap kualitas lulusan dari masing-masing universitas.

Sementara itu, rasio dosen dan mahasiswa serta jaringan riset internasional masing-masing menyumbang 10%. Sitasi per publikasi ilmiah juga memiliki bobot 10%, sedangkan jumlah publikasi ilmiah per dosen dan persentase staf bergelar doktor atau PhD masing-masing berbobot 5%.

Empat indikator lainnya memiliki bobot masing-masing 2,5%. Indikator tersebut meliputi persentase dosen internasional, persentase mahasiswa internasional, mahasiswa pertukaran yang masuk (inbound exchange students), serta mahasiswa pertukaran yang keluar (outbound exchange students).

Komposisi penilaian tersebut menunjukkan bahwa reputasi akademik dan pengakuan dunia kerja menjadi faktor penting dalam pemeringkatan QS Asia. Namun, kualitas perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh posisi dalam daftar, sehingga calon mahasiswa tetap perlu membandingkan program studi dan kebutuhan pendidikan masing-masing sebelum memilih kampus.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online