BIGBANG hingga Maroon 5 Siap Tampil di Jakarta International Stadium
Simak jadwal konser My Chemical Romance, BIGBANG, ENHYPEN, dan Maroon 5 di Jakarta International Stadium pada 2026-2027.
Kampus UGM/Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menempati posisi teratas sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia berdasarkan QS World University Rankings (WUR): Asia 2027. Kampus yang berada di Jogja tersebut menempati peringkat ke-53 Asia dengan skor keseluruhan 82,2.
Capaian ini sekaligus menggeser Universitas Indonesia (UI) dari posisi pertama nasional yang ditempatinya selama periode 2022–2026. Pada pemeringkatan terbaru yang dirilis Quacquarelli Symonds (QS) pada 3 November 2026, UI berada di urutan ketiga Indonesia atau peringkat ke-56 Asia.
Posisi kedua nasional ditempati Universitas Airlangga (Unair), yang berada di peringkat ke-55 Asia dengan skor 81,8. Sementara itu, Institut Teknologi Bandung (ITB) menempati posisi keempat Indonesia dengan peringkat ke-67 Asia.
Secara keseluruhan, sebanyak 116 perguruan tinggi Indonesia masuk dalam QS WUR: Asia 2027. Pemeringkatan tersebut mengevaluasi lebih dari 1.700 perguruan tinggi dari berbagai negara dan wilayah di kawasan Asia.
Bagi calon mahasiswa, daftar ini dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan untuk mengenali reputasi perguruan tinggi di tingkat regional. Meski demikian, peringkat universitas sebaiknya tetap dilihat bersama faktor lain, seperti program studi, fasilitas pembelajaran, biaya pendidikan, lokasi, dan peluang karier lulusan.
Posisi UGM di peringkat ke-53 Asia menjadi capaian tertinggi di antara perguruan tinggi Indonesia dalam edisi 2027. Kampus tersebut naik dua posisi dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di peringkat ke-55.
Di bawah UGM dan Unair, UI menempati posisi ketiga nasional. Selanjutnya, ITB berada di urutan keempat, disusul IPB University pada posisi kelima dan Universitas Padjadjaran (Unpad) di peringkat keenam.
Salah satu perkembangan menarik datang dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Kampus ini berada di posisi ke-15 nasional dengan peringkat ke-364 Asia, meningkat 162 posisi dibandingkan edisi sebelumnya.
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) juga masuk dalam daftar 20 besar nasional. UNY menempati peringkat ke-19 Indonesia atau posisi ke-451 Asia.
Berikut 20 perguruan tinggi Indonesia dengan posisi tertinggi dalam QS World University Rankings: Asia 2027. Peringkat yang dicantumkan merupakan posisi di kawasan Asia, sedangkan urutan daftar menunjukkan posisi relatif di tingkat nasional.
Universitas Gadjah Mada (UGM)
Peringkat Asia: 53
Skor keseluruhan: 82,2
Universitas Airlangga (Unair)
Peringkat Asia: 55
Skor keseluruhan: 81,8
Universitas Indonesia (UI)
Peringkat Asia: 56
Skor keseluruhan: 81,7
Institut Teknologi Bandung (ITB)
Peringkat Asia: 67
Skor keseluruhan: 77,6
IPB University
Peringkat Asia: 100
Skor keseluruhan: 72,7
Universitas Padjadjaran (Unpad)
Peringkat Asia: 101
Skor keseluruhan: 72,3
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Peringkat Asia: 105
Skor keseluruhan: 70,2
Universitas Diponegoro (Undip)
Peringkat Asia: 116
Skor keseluruhan: 68,1
Universitas Brawijaya (UB)
Peringkat Asia: 119
Skor keseluruhan: 67,6
Universitas Sebelas Maret (UNS)
Peringkat Asia: 158
Skor keseluruhan: 61,6
BINUS University
Peringkat Asia: 173
Skor keseluruhan: 58,9
Universitas Hasanuddin (Unhas)
Peringkat Asia: 187
Skor keseluruhan: 56,8
Universitas Sumatera Utara (USU)
Peringkat Asia: 256
Skor keseluruhan: 47,3
Telkom University
Peringkat Asia: 303
Skor keseluruhan: 43,5
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
Peringkat Asia: 364
Skor keseluruhan: 39,0
Universitas Andalas
Peringkat Asia: 378
Skor keseluruhan: 38,4
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Peringkat Asia: 415
Skor keseluruhan: 36,9
Universitas Negeri Malang (UM)
Peringkat Asia: 430
Skor keseluruhan: 36,4
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Peringkat Asia: 451
Skor keseluruhan: 34,9
Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
Peringkat Asia: 484
Skor keseluruhan: 33,3
QS menyusun pemeringkatan perguruan tinggi di Asia dengan menggunakan 11 indikator. Penilaian tersebut mencakup reputasi akademik, kualitas riset, hubungan dengan dunia kerja, hingga tingkat internasionalisasi kampus.
Reputasi akademik memiliki bobot terbesar, yakni 30%. Indikator ini mengukur pandangan komunitas akademik terhadap kualitas dan reputasi perguruan tinggi.
Berikutnya, reputasi di kalangan pemberi kerja memiliki bobot 20%. Penilaian ini berkaitan dengan persepsi perusahaan atau perekrut terhadap kualitas lulusan dari masing-masing universitas.
Sementara itu, rasio dosen dan mahasiswa serta jaringan riset internasional masing-masing menyumbang 10%. Sitasi per publikasi ilmiah juga memiliki bobot 10%, sedangkan jumlah publikasi ilmiah per dosen dan persentase staf bergelar doktor atau PhD masing-masing berbobot 5%.
Empat indikator lainnya memiliki bobot masing-masing 2,5%. Indikator tersebut meliputi persentase dosen internasional, persentase mahasiswa internasional, mahasiswa pertukaran yang masuk (inbound exchange students), serta mahasiswa pertukaran yang keluar (outbound exchange students).
Komposisi penilaian tersebut menunjukkan bahwa reputasi akademik dan pengakuan dunia kerja menjadi faktor penting dalam pemeringkatan QS Asia. Namun, kualitas perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh posisi dalam daftar, sehingga calon mahasiswa tetap perlu membandingkan program studi dan kebutuhan pendidikan masing-masing sebelum memilih kampus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak jadwal konser My Chemical Romance, BIGBANG, ENHYPEN, dan Maroon 5 di Jakarta International Stadium pada 2026-2027.
TNBTS mengingatkan wisatawan mematuhi batas aman kawah Bromo pascaerupsi Kamis (5/11/2026). Status gunung masih Level II atau waspada.
Wamenko Pangan Hanif Faisol menegaskan tidak ada PSN atau proyek cetak sawah di TN Wasur. Lahan bekas karhutla harus dikembalikan sesuai fungsi ruangnya.
Sufmi Dasco Ahmad menyatakan DPR belum membahas wacana pemakzulan Gibran dan meminta publik menunggu masa sidang berikutnya.
Pegadaian meraih dua penghargaan nasional melalui Tring! by Pegadaian atas inovasi keuangan digital dan strategi pemasaran investasi emas.
Kebakaran melanda TPS3R Nitikan, Umbulharjo, Jogja, Jumat (6/11/2026). Tumpukan kasur dan sampah kering terbakar, tanpa korban jiwa.