Jateng Kembali Kirim Bantuan Korban Gempa NTT, Fokus Atasi Kebutuhan Dasar
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menyalurkan bantuan untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Masjid Baitul ‘Ilmi SMAN 8 Yogyakarta./Ist
JOGJA—Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, Alumni SMAN 8 menyerahkan sebuah masjid kepada almamater mereka. Masjid tersebut dinamakan Baitul ‘Ilmi yang dalam pembangunannya dimotori oleh alumni SMAN 8 Yogyakarta lintas angkatan. Masjid yang terletak di komplek SMAN 8 Yogyakarta memiliki luas bangunan 400 meter2 dan dapat menampung sampai dengan 450 jamaah.
Pembangunan masjid Baitul ‘Ilmi dimulai pada akhir tahun 2019, namun sempat terkendala karena pandemi Covid-19. Menurut Ketua Panitia Percepatan Pembangunan Masjid Baitul ‘Ilmi, Ir. Sigit E Susilo, MBA pembangunan ini memakan biaya sekitar Rp2,3 Milyar. “Sebagian besar adalah hasil gotong royong dari alumni SMAN 8 Yogyakarta yang tersebar di tanah air,” imbuh Sigit dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (6/4/2023).

Ketua Ikapakci (Ikatan Alumni SMA N 8) Yogyakarta, Brigjend Drs. Pol. Sutrisno Untoro, A Pt
Serah terima akan dilakukan oleh Brigjen Pol Drs Sutrisno Untoro, Apt selaku Ketua Umum IKAPAKCI (Ikatan Alumni SMA 8 Yogyakarta) kepada Kepala Sekolah SMAN 8 Yogyakarta, Sri Suyatmi, S.Pd pada hari Jumat, 7 April 2023. “Pembangunan Masjid ini merupakan salah satu program unggulan kepengurusan IKAPAKCI periode ini,” jelas Brigjen Pol Drs Sutrisno Untoro. “ Alhamdulillah bisa terselesaiakan dengan baik sesuai rencana”.

Kepala SMA N 8 Yogyakarta, Sri Suyatmi, S.Pd
Sedianya masjid ini langsung akan digunakan oleh pihak sekolah untuk kegiatan ibadah salat jamaah sehari-hari dan pelaksanaan kegiatan Pesantren Sekolah dalam menyambut Ramadhan 1444 H yang akan dimulai tanggal 13 April 2024. “Pihak sekolah sangat menghargai dan sangat berterima kasih atas support alumni SMA 8 Yogyakarta yang terhimpun dalam IKAPAKCI, kepada almamater” imbuh Suyatmi.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menyalurkan bantuan untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebanyak 512 santri terdampak keracunan MBG di Sidoarjo. BGN melakukan investigasi dan menyiapkan sanksi bagi SPPG.
DPRD Sleman mendorong kuota Beasiswa Patriot Transmigrasi bagi lulusan S1 untuk melanjutkan S2 sebelum mengabdi di wilayah 3T.
Hotspot Kalbar dan Kalteng kembali naik. Menhut Raja Juli Antoni menetapkan kedua provinsi sebagai prioritas penanganan karhutla.
Delapan WNI disebut menjadi tentara Rusia. BIN dan Kemlu RI menelusuri dugaan perekrutan serta memverifikasi informasi tersebut.
DPRD DIY menyebut ada BTT sekitar Rp15 miliar untuk mengantisipasi kekeringan 2026 jika kebutuhan penanganan meningkat.