Siswa SD Meninggal Seusai Tertimpa Patung di Museum Ronggowarsita
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Ilustrasi lulus perguran tinggi/telegraph.co.uk
Harianjogja.com, JAKARTA—Beragam jurusan kuliah seputar ilmu pengetahuan sosial (IPS) banyak ditawarkan. Namun tidak sedikit di antaranya yang jarang diminati padahal cukup menjanjikan untuk prospek kerja pada masa depan.
Mengutip Bisnis.com-jaringan Harianjogja.com dari situs Bintang Pelajar, berikut ini delapan jurusan IPS yang sepi peminat tetapi cukup menjanjikan untuk kerja nantinya:
Jurusan kuliah IPS yang jarang diminati antara lain Administrasi Fiskal. Prospek kerja dari jurusan yang satu ini cukup menjanjikan.
Di jurusan ini, mahasiswa akan mempelajari banyak hal, mulai dari dasar-dasar perpajakan, kebijakan fiskal, tata kelola aset negara, dan masih banyak lagi.
Jurusan Arkeologi mempelajari tentang kebudayaan manusia pada masa lampau dan masa kini, melalui suatu kajian yang berdasarkan pada data-data dan juga benda peninggalan yang ditemukan.
Baca juga: Jalur Zonasi Memicu Masalah, Disdikpora DIY: Nanti Kami Koordinasi dengan Disdukcapil
Bagi yang suka mata pelajaran Sejarah, pasti mata kuliah yang diajarkan di jurusan Arkeologi ini akan sangat menyenangkan.
Jurusan Kriminologi merupakan jurusan yang akan mempelajari teori dan praktik yang berhubungan dengan kriminalitas dalam lingkup nasional ataupun internasional.
Untuk saat ini, hanya ada tiga perguruan tinggi negeri di Indonesia yang menyediakan jurusan Kriminologi, yaitu Universitas Indonesia, Universitas Islam Riau, dan juga Universitas Budi Luhur.
Berikutnya ada Ilmu Sejarah. Mungkin, bagi orang-orang yang belum paham tentang jurusan ini akan beranggapan hanya mempelajari masa lalu atau sejarah saja.
Selain itu, prospek kerjanya hanya sebagai sejarawan saja. Padahal, di jurusan ini Anda akan mempelajari sejarah dari berbagai aspek, mulai dari politik, ekonomi, budaya, militer, geografi, dan juga maritim.
Jurusan kuliah IPS yang jarang diminati tapi menjanjikan berikutnya yaitu program studi Aktuaria.
Aktuaria merupakan sebuah bidang ilmu yang menerapkan metode matematika dengan ilmu statistika yang bertujuan untuk menganalisis dan meminimalisir terjadinya risiko yang mungkin terjadi di dunia asuransi dan keuangan.
Jurusan kuliah IPS ini memang masih memiliki peminat yang sedikit, sebab mungkin masih banyak orang belum familiar dengan program studi ini, atau bahkan dianggap tidak keren dibanding dengan program studi yang lain.
Saat ini, Ekonomi Kreatif menjadi salah satu hal yang sangat berpengaruh untuk dapat mendukung ekonomi mikro di suatu wilayah.
Apabila Anda mengambil jurusan Ekonomi Kreatif, Anda bisa mengembangkan ekonomi kreatif di suatu wilayah supaya bisa membantu perkembangan ekonomi negara Indonesia.
Jurusan yang satu ini mungkin masih terbilang baru sehingga belum banyak orang yang mengetahui bahkan berminat. Padahal, Bisnis Digital menjadi salah satu jurusan yang mulai berkembang dan sedang banyak dibutuhkan perusahaan-perusahaan digital.
Program studi ini mempelajari dan mengembangkan pemikiran serta metode untuk dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Setelah lulus, Anda bisa menjadi seorang corporate social responsibility officer, Manajer Layanan Sosial dan Komunikasi, atau bekerja di suatu industri sosial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Kosti memperluas komunitas sepeda ontel hingga Papua Tengah dan menargetkan generasi muda melalui program kampus dan sekolah.
Perguruan tinggi didorong mencetak lulusan adaptif, inovatif, dan berjiwa wirausaha untuk menghadapi era Society 5.0.
Prabowo meresmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di desa dan menargetkan 30.000 koperasi beroperasi pada Agustus 2026.
Kabupaten Klaten bakal menjadi tuan rumah penyelenggaraan event berskala internasional bernama Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026.
Kapal induk Prancis Charles de Gaulle bergerak menuju Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan Iran, AS, dan Israel.