Loker: BPKH Buka Rekrutmen 8 Posisi, Pendaftaran Ditutup 2 Juli 2026
BPKH membuka rekrutmen pegawai 2026 untuk delapan posisi Asisten Manajer. Simak syarat, daftar formasi, dan jadwal penutupan pendaftaran.
Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara saat memberikan kuliah umum di Stipram Jogja, Rabu (13/9/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara mendorong kampus pariwisata seperti Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (Stipram) mampu melahirkan calon pemangku kebijakan. Lulusan kampus pariwisata diharapkan tidak hanya menjadi pekerja namun juga inovator di sektor pariwisata bahkan menjadi menteri pariwisata.
Putri Bungsu Raja Kraton Ngayogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono x itu menilai jika pemangku kebijakan memiliki latar belakang pendidikan pariwisata, maka pengelolaan sektor wisata diharapkan menjadi lebih baik.
BACA JUGA : Kenali Kelebihan Kekurangan Motor Listrik Sebelum Membeli
“Saya harap Stipram tidak hanya mencetak pekerja tetapi juga pemangku kebijakan. Terlebih lagi menciptakan inovator dalam dunia pariwisata. Saya harap nanti kita mendapatkan menteri pariwisata dengan background pariwisata dari Stipram,” kata GKR Bendara saat memberikan ceramah dalam Dies Natalis Stipram ke-22 Jogja, Rabu (13/09/2023).
Bendara menilai dengan pemangku kebijakan berlatarbelakang pariwisata maka menjadi harapan pengelolaan menjadi lebih baik dan berkelanjutan. Karena bicara pariwisata tidak hanya soal uang dan pemandangan yang menarik atau instagramable-nya saja, namun pariwisata memiliki dampak negatif.
“Nah pemangku kebijakan dengan latar belakang pariwisata inilah yang mengupayakan dan menekan dampak negatif dari pariwisata,” katanya.
Sektor pariwisata sampai saat ini masih menjadi lokomotif sekaligus gerbongnya pengembangan ekonomi. Sehingga harus mampu bertanggungjawab mencari jalan baru untuk dapat terus melaju dan bersaing dengan negara lain.
Di tengah kondisi saat ini, industri pariwisata sebenarnya cukup rentan. Seperti halnya saat pandemi, pariwisata yang tertatih-tatih dalam melaju sehingga butuh kolaborasi dengan stakeholders dalam menjaga good image.
“Kampus pariwisata telah dan akan mencetak tenaga profesional di industri pariwisata yang penting terus kreatif, inovatif dan adaptif dalam mempersiapkan calon calon pemangku kebijakan pariwisata kita. Harus mengajarkan kepada calon pemangku kebijakan, bukan hanya masak, sapu, cuci. Tapi ini calon-calon pemangku kebijakan. Ini perlu diajarkan bagaimana sustainaiblity tourism karena dunia sudah menuju ke sana,” ujarnya.
BACA JUGA : Selain Bromo, Berikut 8 Lokasi Wisata di Malang yang Tak Kalah Apik
Ketua Stipram Jogja Suhendroyono mengungkap kondisi perguruan tinggi pariwisata saat ini memang penuh tantangan, akan tetapi dengan berbagai perangkat yang dimiliki kampusnya bisa melewati dengan baik. Oleh karena itu ia menekankan agar seluruh civitas akademika agar terus mampu beradaptasi dengan berbagai perkembangan dan melakukan kolaborasi dengan berbaiak pihak.
“Tadi kami menampilkan reog dan tarian ini ada filosofinya, tari ada rajanya, ada rakyatnya semua bersatu enggak mungkin akan sendiri-sendiri berbuat untuk kepentingan masing-masing, sekarang waktunya bersatu untuk bersama-sama karena tantangan ke depan jauh lebih berat daripada yang kita lalui sebelumnya,” ucapnya.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah V DIY, Aris Junaidi menilai Stipram merupakani salah satu kampus yang menjadi harapan dalam mencetak SDM pariwisata di Indonesia. Karena kampus pariwisata ini memiliki mahasiswa dan prodi yang cukup banyak. Upaya peningkatan kualitas harus terus dilakukan karena kebutuhan SDM pariwisata di Indonesia terus bertambah.
“Perguruan tinggi pariwisata harus bisa meningkatkan kualitas pendidikannya. Investasi di bidang SDM pariwisata harus dilakukan agar negara ini mampu bersaing dengan negara lain,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPKH membuka rekrutmen pegawai 2026 untuk delapan posisi Asisten Manajer. Simak syarat, daftar formasi, dan jadwal penutupan pendaftaran.
Daftar rute Trans Jogja 2026 terbaru beserta tarif lengkap. Jaringan bus semakin luas untuk mendukung mobilitas warga dan wisatawan di DIY.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semangat mengawali hari dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Pameran Pecah Sunyi di Dusun Kembaran, Bantul, menghadirkan seni rupa ke tengah warga sekaligus membuka ruang edukasi dan dialog budaya di desa.
Pemerintah memperkuat mitigasi PHK di sektor industri. Said Iqbal menyebut tekanan berasal dari konflik global, daya beli, hingga relokasi investasi.
Pemerintah menegaskan visi Presiden Prabowo Subianto mewujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing pada 2045 melalui berbagai program priorita