Karang Taruna HIPENARI Kulon Progo Raih Juara III Nasional BBNKT 2026
Karang Taruna HIPENARI Kulon Progo meraih Juara III Nasional BBNKT 2026 berkat inovasi dan pemberdayaan masyarakat, termasuk pengolahan limbah daun teh.
Rektor Rektor USD, Albertus Bagus Laksana, saat memberikan wayang tokoh petruk kepada Dalang Ni Elisha Oscarus Allasso di kampus III USD, Jumat (8/12/2023) malam. - Harian Jogja/Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN—Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-68, Universitas Sanata Dharma (USD) menggelar pertunjukkan wayang kulit, di Kampus III USD Paingan, Jumat (8/12/2023) malam.
Adapun pertunjukan wayang tersebut menampilkan Dalang Ni Elisha Oscarus Allasso dengan lakon Petruk Dadi Ratu.
Ketua Panitia Dies Natalis sekaligus Wakil Rektor IV USD, Ceclia Tutyandari, Ph.D., menyampaikan Dies Natalis ke-68 mengangkat tema Keberagaman. Di mana peran dari institusi utamanya, USD dalam berkontribusi untuk mewujudkan pluralisme dan kebersamaan.
"Bagaimana institusi ini bisa berkontribusi dalam penciptaan suasana dan segala bentuk kepentingan," katanya.
Sebelumnya, rangkaian Dies Natalis ke-68 USD ditandai dengan kegiatan jalan sehat, lomba mewarnai dan menggambar, balap karung dan bakiak serta memancing. Kegiatan ini juga diramaikan dengan pembagian doorprize.
Selain itu, kegiatan Dies Natalis ke-68 Sanata Dharma juga dilanjutkan dengan berbagai kegiatan seperti bakti sosial, donor darah, turnamen olahraga, seminar ilmiah, malam apresiasi mahasiswa dan ada puncak Dies Natalis.
Rektor USD, Albertus Bagus Laksana, SJ, SS, Ph.D., mengatakan pada usia yang ke-68, masih banyak hal harus diusahakan untuk kemajuan bangsa dan negara. Utamanya lewat Tri Dharma perguruan tinggi dan mahasiswa. "Dan ini akan terus kami usahakan," kata Albertus.
BACA JUGA: PT KAI Mengantisipasi Gangguan Perjalanan Kereta Api selama Libur Akhir Tahun
Mengenai gelaran wayang kulit, Albertus mengatakan sebgja menggelar kesenian wayang kulit. Karena kesenian tersebut bisa membangun nilai-nilai dan keutamaan masyarakat jawa. Ia berharap agar para penonton terdiri dari sebagian besar adalah civitas akademika dan warga sekitar mampu merefleksikan terkait dengan lakon Petruk Dadi Ratu yang ditampilkan.
"Bagaimana Petruk menertawan para pengusasa. Petruk menjadi penguasq. Segala perilaku dari petruk. Dan lewat pementasan ini kami harapkan ini jadi cerminan dan kritik diri, penguasa dan kualitas dari demokrasi kita. Ini perlu kita renungkan," katanya.
Sementara Dalang Ni Elisha Oscarus Allasso mengatakan sengaja menampilkan lakon Petruk Dadi Ratu. Karena lakon ini pas dengan kondisi sosial masyarakat Indonesia saat ini.
"Di mana, Petruk yang merupakan warga biasa diberikan kewenangan dan posisi sebagai raja. Namun, dalam perkembangannya Petruk gagal menjalankaj pemerintahan dan banyak menyalahgunakan kewenangan dan kekuasaannya," katanya.
Elisha memboyong sekitar total 50 orang termasuk pemain gamelan dan sinden. Sedangkan lama waktu ia memainkan wayang sekitar lima sampai enam jam dalam waktu semalam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Karang Taruna HIPENARI Kulon Progo meraih Juara III Nasional BBNKT 2026 berkat inovasi dan pemberdayaan masyarakat, termasuk pengolahan limbah daun teh.
Cek jadwal KA Bandara YIA 28 Oktober 2026 untuk layanan reguler dan Xpress, lengkap dengan waktu keberangkatan dari Jogja dan bandara.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 28 Oktober 2026 dari Stasiun Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan di 13 stasiun pemberhentian.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo, 15 waktu keberangkatan dari Jogja ke Palur, daftar stasiun pemberhentian, dan tarif tiket Rp8.000.
Aigner merilis koleksi Munich di Indonesia melalui Adtime. Simak 18 tipe jam tangan terbaru dan strategi pengembangan bisnis merek ini.
Indonesia dan Singapura berencana membentuk satgas bersama untuk menindak korporasi yang diduga terlibat karhutla melalui pertukaran informasi dan bukti lintas