Tingkatkan Pemahaman soal Stunting lewat Bedah Buku
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku berjudul Penanganan dan Pencegahan Stunting di Gedung Serbaguna Purwosari.
Tim PPK Ormawa BEM Fisipol Untidar menemui Kepala Dusun Pujutan, Desa Pogalan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Kowo Prianto.
MAGELANG—Program Penguatan Kapasitas (PPK) Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Tidar (Untidar) mengadakan kegiatan Sosialisasi Fisipol Mengabdi di Desa Pogalan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang.
Sasaran kegiatan ini ada tujuh dusun di desa tersebut. Tema yang diangkat adalah Fisipol Mengabdi di Desa Pogalan: Membangun Sinergi antara Mahasiswa dan Masyarakat.
Ketua Pelaksana Fisipol Mengabdi 2024, RR Luh Sekar menjelaskan kegiatan Fisipol Mengabdi digelar dalam rangka memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yaitu Sabtu-Minggu (26-27/10/2024) dan melibatkan sekitar 70 mahasiswa baru.
Peserta dibagi menjadi tujuh kelompok untuk tujuh dusun, dengan tujuan mengoptimalkan kontribusi di masing-masing dusun.
Ada sejumlah acara yang dilaksanakan pada rangkaian Fisipol Mengabdi. Kegiatan utama mereka adalah penanaman bibit pohon. Ada 250 bibit pohon yang ditanam tersebar di tujuh dusun wilayah Pogalan. Jenis tanamannya Tabebuya, Pucuk Merah, Buah Jambu Biji, Buah Sirsak, Buah Mundung dan Buah Gowok.
BACA JUGA: Telat Bayar PBB, 91 Kalurahan di Gunungkidul Kena Denda
"Penanaman bibit pohon tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran bersama untuk melestarikan alam dan lingkungan," jelas RR Luh Sekar dalam keterangannya, Kamis (31/10/2024).
Sejumlah kegiatan lain yang dilaksanakan di antaranya mengajar anak-anak dengan tema mengenal profesi, pemasangan papan nama masing-masing dusun serta kerja bakti bersama masyarakat setempat.
Tim PPK Ormawa BEM Fisipol berkolaborasi dengan mahasiswa untuk memastikan setiap kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat setempat.
"Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya berkesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah, tetapi juga membangun hubungan yang erat dengan masyarakat. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan di Desa Pogalan," katanya.
Kepala Dusun Pujutan, Kowo Prianto mengatakan warga setempat menyambut baik adanya program Fisipol Mengabdi di wilayah tersebut, karena memberikan manfaat yang baik untuk warganya.
“Saya sangat mendukung program ini dan saya siap mengakomodasi mahasiswa baru di desa saya,” ujar Kowo Prianto. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku berjudul Penanganan dan Pencegahan Stunting di Gedung Serbaguna Purwosari.
BEI menegaskan Standalone Market bukan klasifikasi terendah. Bursa akan memperkuat transparansi, integritas, dan tata kelola menghadapi konsultasi MSCI.
Damkar Sleman mencatat lebih dari 100 kebakaran selama Agustus-Oktober 2026. Pembakaran sampah dan puntung rokok menjadi pemicu kebakaran lahan.
Kementan memitigasi kekeringan di 30.000 hektare lahan melalui perbaikan irigasi, benih tahan kering, dan teknologi PM-AAS.
Pariwisata premium Yogyakarta kian berkembang melalui pengalaman menginap, kuliner, dan konten keluarga Marvelvino. Simak peluang dan tantangan promosi wisata
Ketua DPRD DIY Nuryadi menekankan kejujuran dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK, disertai peningkatan kualitas pelayanan dan transparansi.