Gempa Venezuela: 500 Gempa Susulan, Korban Tewas Tembus 1.450
Gempa Venezuela memicu lebih dari 500 gempa susulan. Korban tewas mencapai 1.450 orang, ribuan dirawat, dan 12.000 warga mengungsi.
Guru - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA–Guru diingatkan agar tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga pembimbing yang mampu mengenali perubahan perilaku siswa terkait paparan radikalisme di Internet.
Hal ini diungkapkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti saat mengunjungi Sekolah Indonesia Cairo (SIC), Kairo, Mesir, Jumat (7/11), kata Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo, Sabtu (8/11/2025).
Abdul Mu'ti pun menekankan pentingnya memberi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan pandangan dan pikirannya agar dapat mengeksplor gagasan secara kreatif.
Pada kesempatan itu, Mendikdasmen mengampanyekan pentingnya tujuh kebiasaan baik bagi anak Indonesia untuk membentuk karakter dan kepribadian positif siswa.
“Tujuh Kebiasaan Baik Anak Indonesia Hebat ini penting dan perlu terus dibiasakan serta dibudayakan di kalangan siswa karena sangat membantu membentuk karakter dan kepribadian positif,” kata Abdul Mu’ti.
Gerakan Tujuh Kebiasaan Baik Anak Indonesia Hebat itu diinisiasi Kemendikdasmen untuk mendukung pembentukan karakter siswa.
Kebiasaan tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, olahraga, makan sehat, rajin belajar, berinteraksi di masyarakat, dan tidur cukup.
Selain menekankan kebiasaan positif, Abdul Mu’ti juga menyoroti peran guru sebagai pembimbing dan konselor dalam proses belajar mengajar.
Kunjungan ke SIC berlangsung di sela-sela kunjungan Abdul Mu’ti ke Mesir untuk meresmikan Program Studi Bahasa dan Sastra di Fakultas Bahasa dan Terjemah Universitas Al Azhar, Kairo.
Mendikdasmen mengaku terkesan dengan sejarah panjang SIC yang memperkuat hubungan Indonesia-Mesir.
“SIC didirikan 11 tahun setelah Indonesia merdeka, pada 1956, sebagai sekolah Indonesia pertama di luar negeri. Kehadiran SIC berkat kedekatan Bung Karno dan Presiden Mesir Gamal Abdel Nasser saat itu,” ujarnya.
Abdul Mu’ti menambahkan, “Bung Karno sudah memikirkan pendidikan anak-anak Indonesia di luar negeri, khususnya di Mesir, sejak awal kemerdekaan.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa Venezuela memicu lebih dari 500 gempa susulan. Korban tewas mencapai 1.450 orang, ribuan dirawat, dan 12.000 warga mengungsi.
Eks Lurah Condongcatur ditahan Polda DIY usai kasus penyalahgunaan TKD yang rugikan negara Rp1,7 miliar.
Buruh asal Klaten ditangkap usai mencuri motor di Kartasura dengan modus pura-pura mencari kerja.
Polda DIY periksa 14 saksi dugaan malapraktik RSUD Prambanan, saksi ahli segera dipanggil awal Juli 2026.
Evaluasi Program MBG fokus pada insentif SPPG, kualitas makanan, dan perluasan penerima hingga wilayah 3T.
BPJS Kesehatan tunggu pencairan Rp20 triliun untuk jaga JKN, tanpa intervensi diprediksi bertahan hingga 2027.