Imigrasi YIA Gagalkan Keberangkatan Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
Imigrasi YIA menggagalkan keberangkatan tiga pria diduga calon haji non-prosedural menuju Singapura melalui Bandara YIA.
Tim Kemanusiaan Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta memberikan pelayanan kesehatan terpadu bagi penyintas bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, sebagai upaya percepatan pemulihan fisik dan mental masyarakat terdampak, pada 17–19 Desember 2025. - ist
Harianjogja.com, JOGJA—Tim Kemanusiaan Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta memberikan pelayanan kesehatan terpadu bagi penyintas bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, sebagai upaya percepatan pemulihan fisik dan mental masyarakat terdampak, pada 17–19 Desember 2025.
Kegiatan difokuskan di Kecamatan Tukka dan Kecamatan Sorkam, termasuk Desa Bonalumban dan Desa Hutanabolon, yang sempat terisolasi akibat bencana dan cuaca ekstrem. Tim Kemanusiaan UNISA Yogyakarta dijadwalkan melanjutkan kegiatan di Sumatera Utara hingga 30 Desember 2025.
Ketua Tim Kemanusiaan UNISA Yogyakarta, dr. Joko Moerdiyanto, menjelaskan bahwa tim harus menembus akses terbatas untuk menjangkau wilayah terdampak. Tim UNISA Yogyakarta menjadi salah satu kelompok medis pertama yang berhasil memasuki Desa Bonalumban setelah jalur transportasi yang sebelumnya terputus mulai dapat dilalui secara terbatas.
“Koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau warga secara cepat dan aman, mengingat kondisi akses dan cuaca yang masih fluktuatif,” ujar dr. Joko.
Dalam pelaksanaan di lapangan, tim menerapkan skema mobile unit dengan dukungan personel siaga (on call) di Puskesmas Sorkam Tengah. Langkah ini diambil karena kondisi Instalasi Gawat Darurat (IGD) puskesmas terdampak bencana sehingga belum dapat berfungsi optimal dalam penanganan kegawatdaruratan.
Pelayanan kesehatan terpadu yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, surveilans kesehatan, serta skrining nyeri untuk mengidentifikasi keluhan fisik dan dampak trauma pada penyintas. Tim juga memberikan layanan fisioterapi guna menangani gangguan gerak dan nyeri otot, disertai edukasi latihan mandiri agar proses pemulihan dapat dilanjutkan secara mandiri di rumah.
Selain itu, perhatian khusus diberikan pada pemenuhan gizi darurat melalui konseling gizi kebencanaan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, balita, dan ibu hamil. Dukungan psikososial serta kegiatan trauma healing turut dilaksanakan untuk membantu pemulihan kesehatan mental anak-anak dan warga terdampak.
Sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar, Tim Kemanusiaan UNISA Yogyakarta menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako kepada warga sesuai sasaran pelayanan. Seluruh kegiatan tersebut didukung pengelolaan logistik terpusat melalui Pos Aju di STIT Muhammadiyah Tapanuli, serta koordinasi dengan Dinas Kesehatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan unsur Muhammadiyah setempat.
Joko menegaskan bahwa kehadiran tim tidak hanya berfokus pada penanganan medis darurat, tetapi juga pemulihan kesehatan secara menyeluruh, baik fisik maupun mental.
“Kami berharap pendampingan ini dapat membantu masyarakat bangkit kembali dan mempercepat proses pemulihan pascabencana,” katanya. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Imigrasi YIA menggagalkan keberangkatan tiga pria diduga calon haji non-prosedural menuju Singapura melalui Bandara YIA.
Casemiro dipastikan tampil saat Manchester United menghadapi Nottingham Forest dalam laga kandang terakhirnya di Old Trafford.
Kemenag menggelar sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H malam ini. Iduladha 2026 diperkirakan jatuh pada 27 Mei.
Waspada Wangiri Fraud, modus missed call internasional yang bisa menguras pulsa dan membuat tagihan telepon membengkak.
Jepang, Uzbekistan, China, dan Australia lolos ke semifinal Piala Asia U-17 2026 usai melewati laga dramatis di perempat final
PSIM Jogja menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung malam ini. Tim tamu datang dengan tekanan besar dari ancaman degradasi.