Ekonom Soroti Shadow Economy Indonesia yang Capai 23,8% GDP
Setahun 7DDE, ekonom menilai belum ada perbaikan signifikan. Tata kelola anggaran dan shadow economy menjadi sorotan.
Mengasah Ilmu Dijiwai Semangat Nilai Kemanusiaan-IST
Harianjogja.com, SLEMAN—Universitas Gadjah Mada (UGM) menargetkan penerimaan sekitar 10.000 mahasiswa baru untuk program sarjana dan sarjana terapan pada tahun akademik 2026. Ribuan calon mahasiswa tersebut akan disaring melalui sejumlah jalur seleksi yang telah disiapkan kampus.
Sekretaris Direktorat Pendidikan dan Pengajaran (DPP) UGM, Sigit Priyanta, membenarkan rencana kuota penerimaan mahasiswa baru tersebut pada Rabu (4/2/2026).
“Total calon mahasiswa baru yang diterima di program sarjana dan sarjana terapan sekitar 10.000 orang,” ujar Sigit.
Ia menjelaskan, secara umum jalur masuk UGM masih mengacu pada tiga skema utama, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), serta Seleksi Mandiri.
Berkaca pada komposisi kuota tahun sebelumnya, UGM mengalokasikan masing-masing sekitar 30 persen untuk SNBP dan SNBT, sementara 40 persen sisanya melalui Seleksi Mandiri. Meski demikian, pembagian kuota tahun ini masih dalam tahap finalisasi.
“Saat ini masih proses pengumpulan data kuota tiap jalur. Sementara masih mengacu pada persentase tahun lalu,” jelasnya.
Selain jalur reguler, UGM juga kembali membuka International Undergraduate Program (IUP) yang menjadi salah satu program unggulan kampus. Untuk jalur ini, UGM menyiapkan kuota sekitar 1.000 mahasiswa.
Pendaftaran gelombang pertama IUP telah dibuka sejak 20 Januari dan akan ditutup pada 19 Februari 2026. Tahun ini, program IUP tersedia di 31 program studi.
Menurut Sigit, IUP dirancang dengan standar internasional baik dari sisi kurikulum, metode pembelajaran, hingga jejaring kerja sama global.
“Lingkungan pembelajaran berbasis internasional ini didukung mitra luar negeri, baik dalam kegiatan akademik, international exposure, maupun kolaborasi riset,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Setahun 7DDE, ekonom menilai belum ada perbaikan signifikan. Tata kelola anggaran dan shadow economy menjadi sorotan.
Nelayan Gunungkidul mendapat pelatihan SKN, pembekalan BPJS Ketenagakerjaan, serta pemberdayaan ekonomi bagi istri nelayan.
SPLP Komdigi telah memproses 19,8 juta transaksi Perlinsos Digital yang mencakup 5,4 juta KK hingga 28 September 2026.
Korban pengeroyokan Kebon Bawang, EY (28), sempat diculik dan dianiaya di dua lokasi sebelum meninggal setelah tiga hari dirawat.
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.
Prabowo membahas tiga bantuan Kuartal IV 2026, mulai beras 10 kg, pembukaan rekening hingga subsidi upah Rp300.000 per bulan.