Advertisement
IPDN Usulkan 1.410 Praja Baru untuk Pendaftaran 2026
Ilustrasi ASN / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SUMEDANG—Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mengusulkan penerimaan sebanyak 1.410 praja baru pada 2026. Usulan tersebut disampaikan kepada pemerintah untuk menjaga keberlanjutan proses pendidikan serta mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas kampus.
Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Halilul Khairi, mengatakan kebutuhan penerimaan praja tersebut telah diajukan kepada pemerintah dan diharapkan dapat disetujui.
Advertisement
“Tahun ini kami mengusulkan penerimaan praja sebanyak 1.410 orang dan mudah-mudahan dapat disetujui oleh pemerintah,” kata Halilul saat menerima kunjungan Komisi II DPR RI di Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu.
Menurutnya, jumlah penerimaan praja memiliki pengaruh besar terhadap efektivitas penyelenggaraan pendidikan di lingkungan kampus.
BACA JUGA
Fasilitas Kampus Berpotensi Tidak Optimal
Halilul menjelaskan, jumlah praja yang terlalu sedikit dapat menyebabkan berbagai fasilitas pendidikan tidak dimanfaatkan secara maksimal.
Fasilitas tersebut meliputi asrama praja, ruang kelas, serta kegiatan pengajaran dosen yang berkaitan langsung dengan aktivitas akademik di kampus.
“Kalau penerimaan di bawah 1.200, banyak fasilitas yang menganggur, asrama kosong, dan dosen juga tidak memiliki jam mengajar yang cukup,” ujarnya.
Ia mencontohkan pada beberapa tahun sebelumnya jumlah penerimaan praja yang relatif kecil berdampak pada rendahnya beban mengajar dosen.
“Pada semester genap ada dosen yang hanya mengajar sekitar 3 sampai 6 SKS, padahal idealnya minimal 9 sampai 16 SKS,” kata Halilul.
Perkuat Kualitas Pendidikan Praja
Selain mengusulkan tambahan praja baru, IPDN juga terus memperkuat kualitas pembelajaran melalui pengembangan kurikulum serta peningkatan aktivitas akademik para praja.
Kampus tersebut juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pendidikan, seperti laboratorium pemerintahan, perpustakaan, sarana olahraga, ruang perkuliahan, serta asrama praja yang dirancang untuk mendukung proses pendidikan secara terpadu.
Halilul menambahkan, IPDN saat ini telah meraih akreditasi unggul serta mendorong praja dan dosen untuk aktif melakukan publikasi ilmiah dan kerja sama akademik dengan perguruan tinggi luar negeri.
Ia berharap usulan penerimaan praja sebanyak 1.410 orang tersebut dapat disetujui pemerintah agar proses pendidikan dan aktivitas akademik di kampus dapat berjalan lebih optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bapanas: Stok Beras 47,1 Juta Ton di 2026, Indonesia Diklaim Surplus
Advertisement
Wisata Gunung Bromo Siap Sambut Wisatawan saat Libur Lebaran 2026
Advertisement
Berita Populer
- Pemadaman Listrik, 11 Maret 2026: Kota Jogja Kena Giliran
- Jadwal KSPN Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Ndrini 11 Maret
- Jadwal Bus Sinar Jaya Rute Jogja-Parangtritis dan Baron, 11 Maret
- Cek Jalur Trans Jogja ke Lokasi Wisata dan Terminal, 11 Maret 2026
- Jadwal SIM Keliling di Bantul, Rabu 11 Maret 2026
Advertisement
Advertisement





