El Nino Mulai Diwaspadai, Bulog DIY Perkuat Cadangan Beras
Bulog Yogyakarta memastikan stok beras DIY aman mencapai 87 ribu ton di tengah ancaman El Nino dan musim kering 2026.
Konferensi pers pemberian gelar kehormatan doktor honoris causa di Gedung Prof Zaiifuddin Zauhri, Jumat (10/2/2023)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, SLEMAN—UIN Sunan Kalijaga Jogja akan memberikan gelar kehormatan doktor honoris causa kepada tiga tokoh agama.
Ketiga penerima anugerah itu adalah Presiden Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama Takhta Suci di Vatikan Kardinal Miguel Angel Ayuso Guixot; Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH. Yahya Cholil Staquf; dan Dewan Pakar Majelis Pelayanan Sosial PP Muhammadiyah Sudibyo Markus.
Penganugerahan ini akan diberikan pada Senin (13/2/2023) di Kampus UIN Sunan Kalijaga. Rektor UIN Sunan Kalijaga, Al Makin mengatakan tiga tokoh agama ini berkiprah di masing-masing bidang untuk perdamaian dunia melalui dialog antar umat beragama dan juga kegiatan kemanusiaan.
"KH. Yahya Cholil Staquf tidak diragukan lagi kiprahnya. Kontribusinya di bidang kemanusiaan, perdamaian, dan dialog antariman sudah dimulai sejak lama. Aktivitasnya dengan berbagai kelompok agama sangat menonjol," ucapnya dalam konferensi pers di UIN Sunan Kalijaga, Jumat (10/2/2023).
Kemudian tokoh dari Muhammadiyah Sudibyo Markus, menurutnya, juga punya banyak kontribusi. Sudibyo Markus berjuang mengirimkan bantuan ke jalur Gaza. Bantuan yang dikirimkan berasal dari kolega internasionalnya baik Kristen, Yahudi, Islam Timur Tengah, dan lainnya.
Dia juga berkontribusi dalam memperjuangkan perdamaian antara pemerintah Filipina dan kelompok Islam Moro mulai dari 2005 sampai 2022. Melalui proses yang panjang ia berkali-kali melakukan upaya perdamaian.
"Beliau berkontribusi tidak hanya untuk Muhammadiyah, tapi untuk Indonesia, dan manusia di dunia umumnya," ucapnya.
Sementara, Kardinal Miguel Angel Ayuso Guixot, menurut Al Makin, ditunjuk langsung oleh Paus Fransiskus di Vatikan. Bersama dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Al Makin mengaku sudah mengunjungi Paus Fransiskus.
"Sudah sejak 2021, bahkan 2020 kami sounding untuk memberikan anugrah ke Kardinal Miguel. Beliau ditunjuk langsung oleh Paus Fransiskus di Vatikan," paparnya.
BACA JUGA: UIN Sunan Kalijaga Jogja Akan Beri Honoris Causa Kepada Tokoh Vatikan
Dia mengatakan pemberian anugerah honoris causa merupakan tradisi lama kampus sejak 1970. Tradisi dialog antarumat beragama dan trilogi kerukunan umat beragama.
"Di dalam internal umat beragama, antar-pemeluk umat beragama yang berbeda, dan agama dengan pemerintah. Masih berlanjut sampai sekarang, secara akademik dan praktik di lapangan."
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Abdur Rozaki, mengatakan penganugerahan gelar honoris causa ini memiliki dua makna. Anugerah ini menyampaikan kepada dunia bahwa praktik keberagaman yang sangat inklusif dan berakar kuat ada di Indonesia dan akan menciptakan atmosfer yang bagus di level global.
"UIN sebagai kampus berbasis agama, bisa memainkan peran strategis di tingkat global untuk mendorong persaudaraan, serta perdamaian," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bulog Yogyakarta memastikan stok beras DIY aman mencapai 87 ribu ton di tengah ancaman El Nino dan musim kering 2026.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.
Prabowo ungkap kerugian ekspor RI capai Rp15.400 triliun akibat praktik curang seperti under-invoicing dan manipulasi data.
Minum susu sebelum tidur punya manfaat untuk relaksasi, tapi bisa picu asam lambung dan kembung pada sebagian orang.
BBGRM Kulonprogo 2026 berakhir, swadaya warga tembus Rp16,6 miliar. Infrastruktur dan pemberdayaan jadi fokus utama.