Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Miguel Angel Ayuso Quixot/comboni.org
Harianjogja.com, SLEMAN—UIN Sunan Kalijaga Jogja akan memberi honoris causa kepada salah satu tokoh katolik dunia, Kardinal Miguel Angel Ayuso Guixot pada 13 Februari mendatang. Penganugerahan ini bentuk apresiasi dan bukti nyata dalam mendukung perdamaian dan moderasi beragama.
Selain kepada Kardinal Miguel Angel Ayuso Guixot, UIN Jogja juga akan menganugerahkan honoris causa kepada dua tokoh Islam Tanah Air, yakni Yahya Cholil Staquf dari Nahdlatul Ulama (NU) dan Sudibyo Markus dari Muhammadiyah.
Rektor UIN Sunan Kalijaga, Al Makin, menjelaskan penganugerahan gelar kehormatan honoris causa untuk tokoh agama Katolik sedianya akan diberikan kepada Paus Fransiskus, tetapi didelegasikan kepada Kardinal Miguel Angel Ayuso Guixot, M.C.C.J, Presiden Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama Takhta Suci di Vatikan.
Gagasan pemberian gelar kehormatan ini bermula ketika pada 4 Februari 2019, Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar Ahmed Al-Tayeb bertemu di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, untuk menandatangani Document on Human Fraternity, sebuah deklarasi bersama yang mendesak perdamaian di antara semua orang di dunia.
Dokumen tersebut memberikan cetak biru untuk budaya dialog dan kolaborasi antar agama. “Deklarasi tersebut dimaksudkan untuk menjadi panduan bagi generasi mendatang untuk memajukan budaya saling menghormati, sebagai pengakuan bahwa kita semua adalah anggota satu keluarga manusia,” katanya, Jumat (3/2/2023).
BACA JUGA: Daftar Universitas Negeri dan Swasta Terbaik di Indonesia, Ada 6 dari Jogja
Penganugerahan honoris causa kepada tokoh Katolik, NU, dan Muhammadiyah, ini merupakan simbol dari keragaman menghargai perbedaan. “Kita tidak bisa menyeragamkan semuanya dan membuat semuanya sama, tetapi melihat dan memahami bahwa dengan berbeda kita tetap bisa bersama-sama,” ungkapnya.
UIN Sunan Kalijaga melihat kontribusi dan teladan nyata yang telah dilakukan oleh ketiga tokoh tersebut mewakili perwakilan kelompok umat beragama, merupakan implementasi dari Dokumen Abu Dhabi dan prinsip moderasi beragama.
“Kami berharap dapat menegaskan posisi peran Indonesia di mata dunia, memberikan inspirasi dan dorongan bagi generasi saat ini untuk terus berjuang dalam membangun solidaritas dan kemanusiaan antar bangsa dan agama,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Palur hingga Yogyakarta. Tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Pemkab Bantul memastikan izin Gereja Misi Sejahtera akan diberikan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.