Ditanya Terkait Cawapres Ganjar, Megawati Irit Bicara
Megawati irit bicara saat ditanya mengenai sosok calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim. JIBI/Bisnis-Nancy Junita
Harianjogja.com, JAKARTA–Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meminta satuan pendidikan dasar untuk segera menghapus tes baca, tulis, dan hitung (casiltung) sebagai syarat penerimaan peserta didik baru sekolah dasar (SD).
Hal tersebut menjadi salah satu mandat yang dipesankan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dalam program Merdeka Belajar episode 24: Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan.
Nadiem mengatakan, tes calistung sebagai kriteria penerimaan peserta didik baru SD sebenarnya menyalahi aturan yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan serta Permendikbudristek Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru.
Dia menyebut bahwa tes tersebut telah menghilangkan hak anak-anak Indonesia untuk bisa mendapatkan layanan pendidikan dasar. Sebab, masih banyak anak di Indonesia yang baru pertama kali mendapatkan pendidikan formal di SD.
BACA JUGA: Lima Bidang Tanah Kasultanan Jogja Diklaim Milik Keturunan Sultan HB VIII
Oleh karenanya, pembelajaran calistung seharusnya juga menjadi tanggung jawab dari para tenaga pengajar di SD.
“Tidak ada abu-abu, ini adalah haknya anak untuk masuk SD dan jangan sampai SD itu merasa tidak punya tanggung jawab sama sekali untuk mengajarkan calistung,” ujarnya dalam agenda peluncuran Merdeka Belajar episode 24: Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan, Selasa (28/3/2023).
Lebih lanjut, Nadiem menilai bahwa tes calistung sebagai syarat penerimaan peserta didik baru SD justru dapat menimbulkan perasaan belajar tidak menyenangkan pada anak. Hal ini membuat anak kehilangan percaya diri lantaran merasa dirinya kurang cerdas.
“Selain itu, fokus ekslusif kepada calistung sempit ini adalah kita hilang berbagai macam skill yang sama pentingnya atau bahkan lebih penting dari calistung,” sambungnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Megawati irit bicara saat ditanya mengenai sosok calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.