Diperiksa KPK 5 Jam, Nusron Wahid Klarifikasi Perjalanan ke Luar Negeri
Nusron Wahid menjalani pemeriksaan KPK selama lima jam dan menegaskan perjalanan ke luar negeri telah mendapat persetujuan Kemensetneg.
Mendikdasmen Abdul Muti./Dok. Muhammadiyah
Harianjogja.com, JAKARTA—Peringatan Hardiknas 2026 menyoroti pentingnya Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai strategi utama membangun sumber daya manusia unggul. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menegaskan pendekatan ini menjadi kunci dalam transformasi pendidikan nasional.
Dalam naskah pidato peringatan Hari Pendidikan Nasional di Jakarta, Sabtu, Mu'ti menekankan bahwa pembenahan pendidikan harus dimulai dari ruang kelas sebagai fondasi utama perubahan.
“Sebuah adagium populer menyebutkan, jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas. Pembelajaran Mendalam adalah ikhtiar yang dimaksudkan untuk mencapai cita ideal pendidikan nasional,” kata Mendikdasmen Mu'ti.
Ia menjelaskan, kebijakan ini selaras dengan visi Astacita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pendidikan sebagai pilar utama dalam mencetak generasi unggul, kuat, dan tangguh menuju Indonesia maju dan bermartabat.
Berdasarkan arah tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menjadikan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas untuk meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat capaian tujuan nasional.
Mu'ti mengungkapkan, terdapat lima kebijakan strategis yang menjadi fokus implementasi, yakni revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, penguatan karakter warga sekolah, peningkatan literasi dan numerasi murid, serta perluasan akses pendidikan.
Selain itu, ia juga menjelaskan filosofi logo Hardiknas 2026 yang mencerminkan semangat transformasi pendidikan di Indonesia. Logo tersebut merepresentasikan arah kebijakan Kemendikdasmen dalam mewujudkan visi pendidikan berkualitas untuk seluruh masyarakat.
Siluet manusia yang digambarkan bergerak dinamis dalam logo melambangkan semangat kolektif seluruh elemen bangsa untuk berkontribusi aktif dalam mendukung visi #PendidikanBermutuUntukSemua.
“Ini merepresentasikan revitalisasi satuan pendidikan melalui perbaikan sarana prasarana, penguatan ekosistem sekolah, serta pemerataan layanan pendidikan di seluruh Indonesia,” kata Mendikdasmen Mu'ti.
Lebih lanjut, dominasi warna biru pada logo mencerminkan nilai kepercayaan, kecerdasan, profesionalisme, serta harapan akan masa depan pendidikan yang cerah.
Sementara garis lengkung yang mengitari logo dimaknai sebagai simbol gerak maju yang berkelanjutan, perlindungan, serta kesinambungan dalam pembangunan sistem pendidikan nasional, seiring implementasi Pembelajaran Mendalam yang terus diperkuat di berbagai satuan pendidikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nusron Wahid menjalani pemeriksaan KPK selama lima jam dan menegaskan perjalanan ke luar negeri telah mendapat persetujuan Kemensetneg.
Sugiono membuka peluang pertemuan pimpinan partai untuk membahas dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Pemda DIY menyiapkan revisi tarif pajak dan retribusi daerah. Penyesuaian PKB hingga sewa fasilitas publik akan mempertimbangkan daya beli warga.
Indonesia menawarkan lima produk wisata unggulan di WTM London 2026 untuk menarik wisatawan Eropa dan memperkuat pasar pariwisata premium.
Pansus DPRD Kota Jogja meminta RIPPARDA 2026–2045 memperkuat keselamatan wisatawan, mitigasi bencana, dan layanan wisata kesehatan.
PAUD/KB Kids Fun Education Boyolali mengadukan SPPG Gagaksipat 5 terkait dugaan keracunan MBG, temuan ulat, dan hasil pemeriksaan laboratorium.