Arema FC Menggila di Bantul! PSBS Biak Dibantai 5-2
Arema FC hajar PSBS Biak 5-2 di Bantul. Joel Vinicius dan Dalberto cetak brace, trio Brasil jadi kunci kemenangan.
Duta Besar RI untuk Kerajaan Swedia Kamapradipta Isnomo dalam acara tahunan Gourmand International pada 25-28 Mei 2023 Umeå, Swedia. (ANTARA/KBRI Stockholm)
Harianjogja.com, JAKARTA—Dua buku asal Indonesia memenangkan penghargaan Gourmand World Cookbook Awards 2023. Selain Buku gastronomi Indonesia berjudul "The Heart of the Spice Forest" karya Kris Syamsudin dan Michelle Prasad, penghargaan Gourmand World Cookbook Awards diberikan untuk buku "Jamu Lifestyle: Indonesian Herbal Wellness Tradition" karya Metta Murdaya dan Lans Brahmantyo.
"Suatu kehormatan bagi Indonesia diundang di acara Umeå Food Symposium 2023 dan Gourmand Awards," kata Duta Besar RI untuk Kerajaan Swedia Kamapradipta Isnomo dalam acara tahunan Gourmand International pada 25-28 Mei 2023 Umeå, Swedia, menurut keterangan yang diperoleh di Jakarta, Minggu (28/5/2023).
BACA JUGA: Toko Buku Berguguran, Makin Tak Banyak Diminati
Dubes Isnomo hadir dalam acara itu untuk menerima penghargaan Gourmand World Cookbook Awards 2023 tersebut atas nama para penulis dan penerbit yang berhalangan hadir.
Buku "The Heart of the Spice Forest" menjuarai dua kategori, yaitu Best in the World Fund Raising dari Benua Asia dan Best Bilingual Book.
Sementara buku "Jamu Lifestyle: Indonesian Herbal Wellness Tradition" menjuarai kategori Best in the World - Non-alcoholic books.
Baca juga: Makanan Indonesia makin diminati generasi muda
Buku "The Heart of the Spice Forest" bercerita tentang interaksi dengan komunitas di Maluku Utara, khususnya terkait sejarah rempah serta upaya untuk menghidupkan tradisi yang telah berlangsung lebih dari satu abad.
Sementara itu, buku "Jamu Lifestyle: Indonesian Herbal Wellness Tradition" bercerita tentang sejarah jamu dan berbagai khasiatnya kepada dunia luas.
Dalam acara yang sama, Dubes Isnomo juga diminta memaparkan kekayaan kuliner Nusantara dengan judul "Indonesia: Spice up the World" di hadapan para pelaku dan dunia usaha kuliner internasional dari 71 negara yang hadir.
Paparannya mengedepankan diversitas kuliner Nusantara mulai dari hidangan Minangkabau, Surakarta & Yogyakarta, Bali serta Sulawesi dan Maluku.
BACA JUGA: Pakar: Sumber Belajar Bukan Hanya dari Buku
Sementara itu, Presiden Gourmand International sekaligus Chairman of the Awards Committee Edouard Cointreau menekankan bahwa budaya kuliner Indonesia sudah mendunia dan perlu terus dipromosikan, baik melalui restoran maupun publikasi buku ke seluruh dunia.
"Kuliner Indonesia bukanlah hal yang asing karena sudah banyak dikenal. Namun, masih banyak kuliner Nusantara lainnya yang belum dikenal oleh dunia gastronomi," kata dia.
Gourmand Awards merupakan acara tahunan dunia satu-satunya dalam bidang buku masak yang telah berlangsung sejak 1995. Acara tersebut digagas oleh Edouard Cointreau dari Prancis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Arema FC hajar PSBS Biak 5-2 di Bantul. Joel Vinicius dan Dalberto cetak brace, trio Brasil jadi kunci kemenangan.
Lonjakan penumpang KA Daop 6 Yogyakarta naik hingga 91% saat libur panjang. KAI tambah 7 perjalanan kereta.
DPRD DIY soroti dokumen renovasi Mandala Krida yang belum lengkap. MC-0 dan DED 2026 terancam tertunda.
SPMB Sleman 2026 dibuka dengan jalur prestasi, domisili, afirmasi, dan mutasi. Ini syarat dan ketentuan lengkapnya.
Jadwal SIM Keliling Jogja Mei 2026 lengkap di Alun-Alun Kidul, Sasono Hinggil, dan MPP. Cek lokasi, jam, dan syarat perpanjangan SIM A dan C terbaru.
DPRD DIY ungkap irigasi rusak, petani kesulitan air, hingga alih fungsi lahan yang ancam ketahanan pangan.