Kolaborasi Donati-SoulCha di GPFE 2026 Jogja, Pameran Jadi Lebih Hidup
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Pembukaan kompetisi dan inovasi kewirausahaan mahasiswa di Universitas Tidar (Untidar) Magelang, Sabtu (10/6/2023). ANTARA/Heru Suyitno.
Harianjogja.com, MAGELANG—Program wirausaha merdeka tahun ini menargetkan sebanyak 12.000 mahasiwa di 32 perguruan tinggi di Indonesia.
"Program wirausaha merdeka kami tujukan kepada mahasiswa yang tadinya belum mempunyai pengetahuan tentang perusahaan," kata Koordinator Kemahasiswaan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Ditjen Dikti Sukino pada pembukaan kompetisi dan inovasi kewirausahaan mahasiswa di Universitas Tidar (Untidar) Magelang, Sabtu (10/6/2023)
BACA JUGA: Mahasiswa Jogja Didorong Merdeka Secara Finansial
Ia menjelaskan program ini diberikan selama satu semester penuh kepada mahasiswa untuk belajar tentang kewirausahaan di perguruan tinggi yang telah ditunjuk. Sukino menyampaikan tahun lalu program ini dilaksanakan di 17 perguruan tinggi, diikuti sekitar 10.000 mahasiswa.
Menurut dia bagi perguruan tinggi yang kemarin sudah mengusulkan proposal terkait perguruan tinggi pelaksana wirausaha merdeka dalam waktu dekan akan diumumkan. Dia mengatakan pelaksanaan program tersebut, misalnya di wilayah Semarang, Udinus menjadi penyelenggara, maka mahasiswa dari Untidar bisa mengambil satu semester di Udinus untuk wirausaha ini.
"Kami mendorong mahasiswa setelah lulus dari program wirausaha merdeka ini betul-betul bisa menciptakan lapangan kerja," katanya.
Rektor Untidar Sugiyarto menyampaikan perguruan tinggi ini berkomitmen terhadap pengembangan kewirausahaan sesuai visi Untidar, yakni unggul dalam kewirausahaan berbasis ke sumber daya dan kearifan lokal.
"Itu warisan dari para pendiri Untidar, maka kami berusaha untuk mewujudkannya. Artinya kami tetap fokus kewirausahaan dengan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia," katanya.
Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz dalam sambutan acara tersebut menuturkan Kota Magelang meluncurkan program Magelang Keren dengan dana Rp4 miliar untuk 1.000 wirausahawan.
"Melalui program tersebut Pemkot Magelang akan memberikan pelatihan kepada 1.000 wirausahawan dengan dana Rp4 miliar pada 2023 dan 2024," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Lomba Mewarnai dan Menggambar Wayang Jadi Cara Disbud DIY Kenalkan Warisan Budaya kepada Anak
Kuota LPG 3 kg 2026 diproyeksi jebol. Kementerian ESDM memperkirakan konsumsi mencapai 8,67 juta ton atau 108,46% dari kuota.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY mendorong pelajar Sekolah Rakyat untuk membangun kebiasaan menabung sekaligus meningkatkan literasi keuangan
Sleman memperbaiki 32 saluran irigasi dengan dukungan APBN untuk menjaga kebutuhan air pertanian saat puncak musim kemarau.
Kelanjutan Jalan Plono-Nglinggo Kulonprogo belum pasti karena anggaran pusat. Warga Pagerharjo menanti pembangunan sepanjang 2 kilometer lebih.