UGM AI Tech4Disaster Himpun 1.400 Laporan Pascabencana NTT
Portal UGM AI Tech4Disaster telah menghimpun sekitar 1.400 laporan warga untuk membantu pemetaan kebutuhan logistik pascabencana NTT.
Pemberian gelar Doktor Honoris Causa (HC) dalam bidang ilmu konservasi sumber daya hutan kepada Ir. Wahjudi Wardojo, M.Sc. pada Kamis (31/8/2023). /Istimewa-UGM
Harianjogja.com, SLEMAN—Universitas Gadjah Mada (UGM) memberikan gelar Doktor Honoris Causa (HC) dalam bidang ilmu konservasi sumber daya hutan kepada Wahjudi Wardojo. Sosok Wahjudi dinilai memiliki jasa luar biasa dalam bidang ilmu konservasi sumber daya hutan dengan fokus utama ilmu konservasi keanekargaman hayati yang dianggap menjadi bagian dalam penyelamatan keanekaragaman hayati.
Tak hanya itu, sosok Wahjudi juga dinilai memiliki keluasan cakrawala dalam dinamika konservasi keanekaragaman hayati di tingkat nasional maupun global.
BACA JUGA : GKR Mangkubumi Dianugerahi Gelar Doktor HC dari NIU
Rektor UGM, Prof. Ova Emilia menuturkan prinsipnya UGM berkomitmen untuk mendukung kelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia. UGM juga mengapresiasi setiap langkah nyata para alumni yang bergerak dalam penyelamatan keanekaragaman hayati.
"Oleh karenanya UGM memberikan gelar Doktor Kehormatan kepada salah satu alumni terbaiknya yaitu Ir. Wahjudi Wardojo, M.Sc., sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa beliau yang luar biasa di bidang ilmu konservasi sumber daya hutan," tuturnya pada Kamis (31/8/2023) di Balai Senat UGM.
Sosok Wahjudi kata Ova, merupakan pembelajar dan pekerja keras di bidang kehutanan. Sepanjang kariernya di Kementerian LHK maupun saat sudah purna tugas, Wahjudi juga dipercaya untuk mewakili delegasi Indonesia dalam berbagai forum negosiasi internasional. Buah pemikiran Wahyudi pun banyak dituangkan dalam sejumlah buku maupun publikasi populer di media massa.
"Semoga pemberian gelar doktor kehormatan ini mampu memicu semangat baru untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan bagi peningkatan kelestarian hayati. Sekaligus memberikan inspirasi bagi semua pihak untuk terus berkarya demi kemajuan bangsa," tandasnya.
Dalam penganugerahan gelar doktor HC, Wahjudi menyampaikan orasi ilmiah berjudul Konservasi Keanekaragaman Hayati Demi Masa Depan Dunia: Peluang dan Peran Indonesia. Wahjudi lahir di Tuban pada 22 Juli 1950 silam. Dia menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Kehutanan UGM dan lulus pada tahun 1976.
BACA JUGA : Sekjen Kemenkumham Terima Doktor Honoris Causa
Wahjudi telah menjalani karier yang sangat panjang dalam bidang kehutanan dan lingkungan. Ia juga menjadi pembelajar selama menjalankan tugas-tugas diemban saat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pengambil kebijakan pada Kementerian Kehutanan selama kurun waktu 1976 – 2009.
Penasihat senior pada Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) (2009 – sekarang), delegasi Indonesia dalam negosiasi internasional anggota World Commission on Protected Areas (WCPA), The World Conservation Union (IUCN) (1993 – sekarang), dan pakar Indonesia untuk World Heritage Committee (WHC) bidang Alam (Nature World Heritage) UNESCO pada periode 2015-2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Portal UGM AI Tech4Disaster telah menghimpun sekitar 1.400 laporan warga untuk membantu pemetaan kebutuhan logistik pascabencana NTT.
Kejagung menyita aset bos PT QSS Sudianto alias Aseng senilai Rp338,35 miliar terkait dugaan korupsi pertambangan bauksit.
Delapan ASN Gunungkidul dijatuhi sanksi hingga akhir Agustus 2026. Komisi A DPRD mendukung hukuman tegas sesuai tingkat pelanggaran.
Komnas HAM membentuk tim proyustisia untuk menyelidiki dugaan pelanggaran HAM berat dalam Peristiwa Kuda Tuli 27 Juli 1996.
DPT Pilur Gunungkidul ditetapkan 120.887 pemilih. Coblosan serentak di 31 kalurahan digelar 26 September 2026.
Presiden Prabowo dijadwalkan menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang pada Senin (31/8/2026), sekaligus menerima KTA NU.