Meutya Kecam Israel Tahan Jurnalis RI di Misi Gaza
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
Staf Khusus Presiden Kagum Inovasi Mahasiswa Bioteknologi UNISA Yogya/Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Para mahasiswa di Indonesia berani mengambil risiko dan keluar dari zona nyaman untuk meraih kesuksesan. Mahasiswa diminta jangan hanya belajar namun perlu melakukan hal-hal yang sulit dan baru.
"Tidak ada kesuksesan tanpa keberanian mengambil risiko. Keluarlah dari zona nyaman, lakukan hal-hal sulit dan baru," ujar Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim di Kampus Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta, Senin.
Dalam Program Pengenalan Kampus bagi Mahasiswa Baru Unisa Yogyakarta Tahun Akademik 2023/2024, Nadiem berpesan agar para mahasiswa tidak sekadar sibuk belajar di kampus.
BACA JUGA: Mahasiswa Harus Tahu, Ini Sederet Komunitas Peduli Sampah di Jogja
"Jangan cuma belajar di kampus saja namun terlibatlah dalam berbagai aktivitas yang mengasah kepemimpinan dan kepedulian terhadap lingkungan sosial," kata dia.
Lebih dari itu, menurut Nadiem, mereka juga harus mampu mengidentifikasi minat dan bakatnya sesuai dengan hati nurani.
"Kesuksesan harus didefinisikan kalian masing-masing. Jangan pakai kriteria orang lain nanti sengsara," tutur Menteri itu di hadapan para mahasiswa.
BACA JUGA: Pilah Pilih Organisasi Sesuai Passion
Untuk bisa mengasah ilmu yang didapat di kampus selama masa perkuliahan, Nadiem mengajak mahasiswa masuk ke platform Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sehingga bisa langsung memilih program yang diminati atau mencoba pembelajaran di luar prodi untuk melengkapi keahlian sesuai cita-cita.
"Kamu juga bisa proaktif datang ke prodi di kampus mengajukan gagasan program MBKM mandiri sesuai dengan kondisi kampus," kata Mendikbudristek kepada para mahasiswa Unisa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.