Kalurahan Parangtritis Ubah APBKal usai Kelola Retribusi Pantai
Kalurahan Parangtritis mengubah APBKal 2026 untuk membiayai operasional petugas retribusi usai menerima penugasan pengelolaan TPR.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah V DIY berencana untuk menggabungkan atau memerger sejumlah perguruan tinggi swasta (PTS) yang dinilai tidak sehat di wilayahnya. Total ada sebanyak tiga kampus swasta yang akan digabungkan dengan tujuan meningkatkan kualitas kampus dan lulusannya.
Kepala LLDikti Wilayah V DIY Aris Junaidi mengatakan, merger tersebut merupakan salah satu solusi yang ditawarkan pemerintah pusat dalam mengatasi fenomena PTS tidak sehat atau dalam arti belum mampu memenuhi standar peningkatan mutu pendidikan. Sebanyak tiga kampus yang rencananya akan dimerger itu satu berlokasi di DIY sementara sisanya di luar daerah setempat.
BACA JUGA : Selain Ditutup, Ada 3 Kampus di Jogja Dimerger Akibat
"Nanti rencananya akan dibuat menjadi satu di STIKES Bethesda dengan dua kampus lain berasal dari luar Jogja," katanya Senin (9/10/2023).
Pihaknya belum lama ini juga telah mengirimkan tim untuk melakukan verifikasi Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) pada seluruh PTS di DIY yang jumlahnya ada sebanyak 101 PTS. Hal itu bertujuan untuk memetakan kualitas dan kinerja PTS dalam beberapa tahun terakhir sehingga akan diketahui jumlah PTS yang dianggap kurang sehat dan perlu untuk dimerger.
"Semuanya kita periksa mulai dari lembaga, kurikulum, sumber daya manusia serta sarana dan prasana yang dimiliki kampus dalam menunjang proses pembelajaran, itu menjadi penilaian kami dalam melihat apakah kampus sehat atau tidak," jelasnya.
Dari hasil pemertaan itu jika ditemukan ada kampus yang belum sehat akan diberikan waktu selama enam bulan untuk memenuhi indikator yang ditetapkan oleh pemerintah agar memenuhi syarat dalam penyelenggaraan pendidikan. Jika belum terpenuhi, maka direkomendasikan untuk dilakukan merger.
"Setelah dikaji kami merekomendasikan tiga kampus tadi yang rencananya akan dimerger, semuanya sedang dalam tahap merger dan masih berproses," katanya.
Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kemendikbud Ristek Nizam menyebut, ada sebanyak 200 sampai 300 PTS di seluruh Indonesia yang dimerger setiap tahunnya. Dengan strategi itu kampus akan memiliki beragam pilihan program studi sehingga dapat meningkatkan jumlah mahasiswa yang mendaftar di PTS tersebut.
BACA JUGA : Nasib Mahasiswa Kampus Merger di DIY
"Dari beberapa yang dimerger kinerjanya terus berkembang karena dari sekolah tinggi dan institut kwmudiak menjadi universitas, sehingga jurusan dan pilihan prodi menjadi lebih beragam dan banyak pilihan. Itu berpengaruh terhadap jumlah mahasiswa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kalurahan Parangtritis mengubah APBKal 2026 untuk membiayai operasional petugas retribusi usai menerima penugasan pengelolaan TPR.
Sri Sultan HB X membuka INACRAFT Festival 2026 di JEC. Festival ini diharapkan memperluas pasar global kerajinan Jogja dan Indonesia.
Truk bermuatan semen terguling di Ring Road Selatan Bantul usai diduga gagal menyalip. Arus lalu lintas sempat terganggu sebelum kembali normal.
Presiden Prabowo memanggil Jaksa Agung, Kapolri, dan Menhan untuk menerima laporan serta menjaga stabilitas di tengah perkembangan kasus hukum.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo meraih penghargaan dalam Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026 pada klaster Ekonomi Berkelanjutan dan Kebudayaan
Pakar UMY menegaskan PPN 11% Strava bukan pajak olahraga, melainkan dikenakan pada layanan premium aplikasi digital berbayar.