BEDAH BUKU: Tak Sekadar Memilih, Warga Diminta Ikut Mengawasi Wakil Rakyat
Bedah buku 1001 Tanya untuk Wakil Rakyat di Bantul mendorong masyarakat memahami kerja legislatif dan aktif mengawasi kinerja wakil rakyat.
Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menghadiri acara penyerahan beasiswa Program Jaring Pengaman Sosial (JPS). - ist/Aisyiyah
SLEMAN—Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menghadiri acara penyerahan beasiswa Program Jaring Pengaman Sosial (JPS). Beasiswa tersebut diberikan kepada mahasiswa terpilih dari kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman.
Penyerahan beasiswa ini digelar di pendopo Parasamya Sleman, Rabu (11/10/2023) dan dihadiri oleh Bupati Sleman Dra. Kustini Sri Purnomo dan Rektor UNISA Yogyakarta, Dr. Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat. beserta jajaranya masing- masing. Sebanyak 97 mahasiswa penerima Program JPS, berasal dari Kabupaten Sleman dari berbagai program studi yang ada di Unisa Jogja.
Dalam sambutannya, Bupati Sleman menyampaikan bahwa mahasiswa yang mendapatkan beasiswa JPS ini termasuk dalam kategori terpilih, mengingat hanya 200 dari 700 calon mahasiswa yang berhak menerima program ini. Ia menekankan bahwa kecerdasan moral saja tidak cukup, dan mahasiswa yang menerima beasiswa ini diharapkan juga cerdas secara sosial dan spiritual.
"Program JPS ini tidak hanya untuk mengembangkan kapasitas akademik, tetapi juga untuk membentuk karakter yang kuat dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi demi membangun Kabupaten Sleman," ungkap Kustini.
BACA JUGA: Pengolahan Sampah, Sultan HB X: Realisasi Mesin Baru Tahun Depan, Sekarang Ndak Bisa
Bupati Sleman berharap agar para mahasiswa yang menerima beasiswa ini dapat memanfaatkan sebaik mungkin kualitas yang ada di UNISA Jogja. Bupati mengingatkan kepada para mahasiswa agar selalu berkomitmen untuk belajar dan berkembang, tidak hanya sebagai individu yang cerdas, tetapi juga sebagai agen perubahan yang positif dalam masyarakat.
Rektor UNISA Jogja Warsiti, juga memberikan sambutan dalam acara tersebut. Rektor menyampaikan harapannya bahwa para mahasiswa yang menerima beasiswa dari Pemkab Sleman akan menjadi manusia yang berkualitas dan berkontribusi dalam membangun dan memajukan Sleman, serta tentunya untuk bangsa Indonesia secara keseluruhan.
"UNISA terus berkomitmen untuk bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sleman demi mencerdaskan generasi masa depan. Kami berharap kerja sama ini akan memberikan manfaat yang besar bagi perkembangan pendidikan dan pembangunan di Sleman," ujar Warsiti.
Penyerahan beasiswa Program Jaring Pengaman Sosial ini adalah langkah konkret dalam mendukung pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda yang berkualitas. Dengan dukungan dari UNISA Yogyakarta dan Pemerintah Kabupaten Sleman, diharapkan mahasiswa penerima beasiswa akan mampu mengembangkan potensi mereka secara maksimal dan menjadi agen perubahan yang positif dalam masyarakat. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku 1001 Tanya untuk Wakil Rakyat di Bantul mendorong masyarakat memahami kerja legislatif dan aktif mengawasi kinerja wakil rakyat.
Gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Minggu pagi, dilaporkan menyebabkan seorang lansia
Bedog Artsfest ke-16 di Sleman mengusung tema Ngerawat Rasa dengan menjadikan sungai sebagai ruang seni dan pesan kepedulian lingkungan.
KKP akan mencabut izin KM Maulana 23 setelah dugaan kekerasan terhadap ABK viral. Kapal membawa 28 ABK dan kini diamankan di Dobo.
Pertamina kembali mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas melalui Pertamina SMEXPO 2026 Regional Jogja.
Ganjar Pranowo membagikan momen bertemu Anies Baswedan dan Fery Farhati di Jogja dengan suasana santai dan penuh guyonan.