Buntut Penggerebekan Pesantren, Kapolres Sukoharjo Dicopot dan 3 Anggota Dinonaktifkan
Kapolres Sukoharjo AKBP Andhika Dharma Sena dan tiga personel dinonaktifkan serta diperiksa Propam Polri terkait penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Madrasah saat ini harus bertransformasi sebagai lembaga yang bukan saja terpaku pada keilmuan agama saja, tetapi juga harus mampu adaptif terhadap teknologi digital.
"Dunia itu terus bergerak. Jadi madrasah tidak boleh hanya terpaku dengan ilmu tafaqquh fiddin untuk menciptakan kader-kader agama. Namun harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, bisa gagah menghadapi perkembangan zaman," kata Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangannya dikutip, Jumat (27/10/2023).
Dalam upaya transformasi digital tersebut, lanjut Menag, menuntut para guru madrasah untuk dapat lebih progresif dan inovatif. Ia mengingatkan ada empat dimensi yang perlu dimiliki madrasah saat ini untuk dapat bertransformasi, yaitu dimensi kognitif, dimensi spiritual, dimensi estetika, dan dimensi fisik.
Menurutnya, dimensi kognitif harus dimiliki madrasah untuk membangun daya pikir dan meningkatkan pengetahuan siswa madrasah. Contohnya, ada metodologi belajar Matematika yaitu Gasing yang merupakan singkatan dari Ngga Pusing.
BACA JUGA: Salut! 4 Siswa Madrasah Ciptakan Teknologi Energi Listrik Bersih Terkoneksi AI
"Dengan Gasing ini siswa madrasah tidak lagi dijejali dengan rumus-rumus matematika. Tapi diajari bagaimana melogikakan angka-angka dalam Matematika," kata Menag.
Kedua, dimensi spiritual, yang mutlak dimiliki siswa madrasah sebagai lembaga pendidikan yang berbasis keagamaan. Ketiga, dimensi estetika. Dengan memiliki dimensi ini anak-anak diharapkan memiliki nilai seni.
"Ketika anak-anak sudah memiliki kecerdasan, maka nilai-nilai spiritual dan seni harus dimiliki pula oleh siswa. Supaya menjadi lebih indah," kata Menag Yaqut.
Keempat, dimensi fisik. Menurut dia, siswa madrasah tidak boleh lemah dan harus sehat. "Siswa madrasah harus kuat, tidak boleh lemah. Karena itu, anak-anak di madrasah harus dijaga gizinya," kata Menag.
Ia mengapresiasi perkembangan madrasah di Indonesia yang memiliki keunggulan dibandingkan sekolah umum. "Dulu madrasah dianggap sebelah mata, hanya pelengkap. Tapi sekarang madrasah sudah menjadi destinasi pendidikan," kata Menag.
BACA JUGA: Siswa Madrasah DIY Bermain MB Junior bersama Iriana Jokowi
Bahkan Menag menyebut ada madrasah yang masuk dalam urutan lima besar sekolah terbaik di Indonesia. Ini merupakan capaian yang harus diduplikasi oleh madrasah lainnya.
"MAN IC Serpong dan MAN IC Pekalongan adalah madrasah yang mampu bersaing dengan SMA dalam mencetak kader-kader intelektual. Ini harus dipertahankan," ujar Menag Yaqut Cholil Qoumas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kapolres Sukoharjo AKBP Andhika Dharma Sena dan tiga personel dinonaktifkan serta diperiksa Propam Polri terkait penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Cristiano Ronaldo tidak masuk skuad Al-Nassr untuk menghadapi Pakhtakor di Liga Champions AFC. Ange Postecoglou memilih mengistirahatkannya.
MotoGP Qatar terancam hanya diikuti 13 pembalap setelah Yamaha mundur dan sejumlah rider mengalami cedera serta masalah kesehatan.
AFC menyoroti peran Jay Idzes sebagai kapten Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2027. Perjalanan karier dan pengaruhnya di lini pertahanan menjadi perhatian.
UNESCO mencatat 189 pekerja media tewas sepanjang 2024–2025. Sebanyak 127 kasus terjadi di zona konflik, termasuk 62 korban di Palestina.
Massimo Rivola mengungkap kelemahan Aprilia RS-GP di MotoGP Malaysia 2026. Performa Bezzecchi menurun di sektor keempat Sirkuit Sepang.