Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengikuti peletakan batu pertama RS Akademik Duta Wacana, Senin (30/10/2023). /ist Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) akan mendirikan Rumah Sakit (RS) Akademik Duta Wacana yang berlokasi di jalan Wates Km 12, Kalurahan Argorejo, Sedayu. Rumah sakit ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Pembangunan RS Akademik Duta Wacana ini merupakan bagian dari pembangunan Kampus 2 UKDW di wilayah Sedayu. Di atas lahan seluas sepuluh hektar akan dibangun rumah sakit dan kampus untuk beberapa fakultas yang akan dibangun bertahap.
BACA JUGA : UKDW Jogja Tingkatkan Kerja Sama Dengan BPJ Kelola UKM Basket
Ketua Tim Pengembang Rumah Sakit Akademik Duta Wacana, Hendry Feriyadi, menjelaskan RS Akademik ini akan dikembangkan menjadi Rumah Sakit Tipe B, yang terdiri dari delapan lantai, dengan tujuh lantai yang dibangun di atas tanah dan satu lantai sebagai basement. Dengan luas sekitar 28.000 meter, rumah saki ini akan menyediakan 328 tempat tidur
Ia memperkirakan pembangunan seluruh kompleks akan rampung sekitar kurang lebih dua puluh tahun kedepan. “Kami menyadari untuk membangun rumah sakit sampai tipe B membutuhkan waktu yang cukup panjang dan juga kematangan dalam manajemen rumah sakit,” ujarnya dalam Peletakan Batu Pertama RS Akademik Duta Wacana, Senin (30/10/2023).
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengucapkan selamat atas akan dibangunnya Rumah Sakit Akademik untuk Fakultas Kedokteran UKDW. Pembangunan ini akan menjadi kontribusi besar bagi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang kesehatan.
“UKDW juga memberikan kontribusi yang besar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui program kegiatan akademiknya. Hari ini Rumah Sakit Akademik UKDW akan berdiri di Kabupaten Bantul dan pastinya akan memiliki kontribusi besar bagi pengembangan SDM di bidang kesehatan,” paparnya.
BACA JUGA : Ratusan Pelajar Ikuti Pajak Bertutur di Kampus UKDW Yogyakarta
Di kabupaten Bantul, program peningkatan kesehatan masyarakat telah menjadi program prioritas. Diperlukan kolaborasi dan sinergi dari berbagai pihak guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Bantul.
“Kedepan tentunya memerlukan kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak, baik perguruan tinggi dan rumah sakit, bagaimana derajat kesehatan masyarakat Bantul dapat terus kita tingkatkan. Mudah-mudahan ini akan semakin mewujudkan Bantul yang lebih harmonis, sejahtera dan berkeadilan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Gebyar Fest 81 Bank Jateng melibatkan 1.100 debitur dengan penyaluran kredit Rp279 miliar serta 453 booth UMKM.
Promo 17 Agustus 2026 hadir dari KAI, Ancol, CFC, Kopi Kenangan hingga Gramedia dengan diskon dan paket hemat.
Operasi SAR pascagempa Mbay Nagekeo memasuki hari kedua. Pencarian difokuskan di Manggarai dan Manggarai Timur dengan 112 orang terdampak.
Pasar Ngasem semarak HUT ke-81 RI dengan ikat kepala Merah Putih, permainan kemerdekaan, serta jenang dan wingko gratis.
Merti Keistimewaan DIY digelar sebulan dengan 298 kegiatan untuk memperingati 14 tahun UUK DIY dan memperkuat partisipasi masyarakat.