Reformasi Polri Perlu Diperkuat untuk Kembalikan Kepercayaan Publik
Reformasi Polri kembali dibahas. Akademisi UII menilai posisi Polri di bawah Presiden penting untuk menjaga profesionalisme dan independensi.
Mahasiswa FHISIP Universitas Terbuka Serang Banten saat berkunjung ke kantor Harian Jogja, Kamis (4/1/2024)./ Harian Jogja - Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 16 mahasiswa dan dua pendamping dari Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Terbuka Serang, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM. Sangaji, Jetis, Jogja, Kamis (4/1/2024). Kunjungan para mahasiswa Program Studi Komunikasi tersebut bagian dari studi untuk mengetahui perkembangan media massa di era digital khususnya di Jogja.
Kunjungan ini diterima langsung oleh Wakil Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Nugroho Nurcahyo. Pria yang akrab disapa Popon ini menjelaskan perjalanan Harian Jogja dari mulai berdiri Tahun 2008. Harian Jogja terbit perdana pada 20 Mei 2008, bersamaan dengan perayaan Seabad Hari Kebangkitan Nasional, oleh kelompok penerbit Bisnis Indonesia. Surat kabar ini menjadi koran komunitas ketiga dari grup Bisnis Indonesia setelah Solopos di Solo dan Monitor Depok di Depok, Jawa Barat.
Wilayah edar koran ada di seluruh wilayah Provinsi DIY (Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, Gunungkidul) dan sebagian wilayah Jawa Tengah antara lain Klaten, Kabupaten Magelang, Kota Magelang, dan Purworejo. "Bersamaan dengan versi cetaknya, domain www.harianjogja.com pertama kali diluncurkan pada 20 Mei 2008," katanya.
Saat itu online Harian Jogja belum terlalu diperhatikan. Namun dalam perjalannya menjadi kebutuhan seiring dengan perkembangan teknologi internet yang berdampak pada perubahan praktek jurnalistik yg mengharuskan media merubah cara kerja, produksi konten, model usaha dan struktur organisasi media agar lebih inovatif serta efesien pada upaya untuk memberikan kesan pada pembaca.

Sejalan dengan itu, Harian Jogja juga terus berinovasi, mulai dari versi cetak, online, radio, live streaming, aplikasi. Harian Jogja juga memiliki kanal media sosial untuk mempercepat penyampaian informasi dengan gaya kekinian sesuai dengan perkembangan zaman. "Mencoba membuat relevan ke komunitas," katanya.
Lebih lanjut dikatakan Popon, Harian Jogja juga memiliki unit usaha lain untuk menunjang keberlanjutan perusahaan, di antaranya iklan media ruang, event network, percetakan, dan sebagainya.
Sementara itu, Yoki Yusanto selaku pendamping Mahasiswa Universitas Terbuka Banten, mengapresiasi kreativitas Harian Jogja dalam menghadirkan informasi yang diolah sedemikian rupa dengan konten yang menarik sehingga menggugah pembaca. Iya meyakini konten premium yang akan dihadirkan harian Jogja bakal laku jika dikemas menarik.
"Saya salut dengan Harian Jogja, meskipun termasuk media baru di Jogja namun perkembangannya cukup pesat dan dapat menyesuaikan dengan zaman," ujarnya.
Ia berharap dari kunjungan tersebut memberi pemahaman kepada mahasiswa Program Studi Komunikasi FHISIP Universitas Terbuka untuk menyesuaikan apa yang dipelajari di kelas dengan kondisi di lapangan terutama pada perkembangan media massa yang dikemas dengan media digital.
Yuki menilai Jogja merupakan kiblatnya Indonesia dalam perkembangan teknologi digital. "Studi banding ini tujuan pembelajaran elaborasi dikelas dan praktis media massa di Jogja. Harapan mahasiswa memiliki kemampuan dalam meningkatkan cara berfikir dan bekerja ke depan setelah lulus. Kalau ingin bekerja di media massa ya bekerja secara profesional di media mainstream yg punya manajemen baik tertata rapi," ucapnya.
Diskusi perkembangan media massa di era digital ini mengalir. Para mahasiswa antusias untuk belajar bagaimana dalam memproduksi berita hingga penyajiannya, serta tantangan independensi media di tahun politik. Mereka juga berkesempatan meninjau langsung ruang redaksi dan ruang digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Reformasi Polri kembali dibahas. Akademisi UII menilai posisi Polri di bawah Presiden penting untuk menjaga profesionalisme dan independensi.
Motor matic tiba-tiba mati di jalan bisa disebabkan banyak faktor. Kenali penyebab dan cara mengatasinya agar berkendara lebih aman.
Simak 5 kebiasaan kecil yang diam-diam bikin uang cepat habis, mulai dari pesan makanan online hingga cicilan digital.
Fajar/Fikri menang 40 menit atas Denmark dan melaju ke perempat final Singapore Open 2026 usai tampil tenang dan dominan.
2026 disebut era AI fisik saat teknologi mulai masuk dunia nyata melalui baterai, robot, kendaraan otonom, dan keamanan digital.
Kunjungan wisata Kulonprogo naik saat libur Iduladha 2026, namun Dispar menyebut belum signifikan dan masih menunggu data resmi.