Mensos Prioritaskan Keselamatan Warga Pascagempa
Kemensos menyalurkan bantuan Rp4,52 miliar untuk korban gempa M 7,7 di NTT. Sebanyak 38 orang meninggal dan sekitar 2.000 warga terdampak.
Siswa Sekolah - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek Nizam menyebutkan lebih dari 25.000 sekolah penugasan di berbagai jenjang telah menjadi tempat belajar dan mengajar bagi mahasiswa melalui Program Kampus Mengajar.
“Kampus Mengajar adalah sebuah kesempatan baik bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan ilmu yang didapat di kampus masing-masing untuk diterapkan di sekolah sasaran,” katanya, Selasa (30/1/2023).
Nizam mengatakan para mahasiswa dalam program ini bisa berkolaborasi bersama guru dengan menghadirkan variasi pembelajaran inovatif, kreatif, dan menyenangkan yang berdasarkan ilmu di kampus.
Program Kampus Mengajar saat ini sudah memasuki angkatan ke-7 yang diharapkan mahasiswa dapat semakin meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan Indonesia.
Sebelum mengikuti program ini, peserta mendapatkan berbagai materi pembekalan terlebih dahulu untuk mengasah keterampilan dan pengetahuan yang langsung disampaikan oleh para pakar di bidangnya masing-masing.
Berbagai pengetahuan penting sebelum penugasan mereka peroleh di antaranya terkait konsep dasar dan implementasi Kurikulum Merdeka SD, SMP, dan SMK, konsep dasar pedagogi, andragogi, konsep dasar literasi dan literasi digital.
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Sri Suning Kusumawardani menuturkan penugasan kepada para mahasiswa terkait pembelajaran holistik tidak luput dari menyediakan media ajar yang beragam seperti media ajar yang menggunakan teknologi atau pendidikan berbasis digital.
Oleh sebab itu, ia menekankan mahasiswa harus memahami pentingnya literasi digital dalam dunia pendidikan karena menjadi salah satu indikator untuk menciptakan cara berpikir siswa yang kritis dan kreatif.
“Literasi digital tidak hanya kemampuan untuk menggunakan perangkat teknologi melainkan cakap menerima dan berbagi informasi,” ujarnya.
Ia pun berharap adanya peran mahasiswa dalam merancang program adaptasi teknologi yang akan membantu penyampaian materi pembelajaran secara inovatif sehingga berguna bagi siswa, guru, dan kepala sekolah.
Sebagai informasi, Program Kampus Mengajar merupakan salah satu program flagship di bawah kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang memiliki peran meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menengah dengan menjadi mitra guru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemensos menyalurkan bantuan Rp4,52 miliar untuk korban gempa M 7,7 di NTT. Sebanyak 38 orang meninggal dan sekitar 2.000 warga terdampak.
Gempa 7,7 SR di Flores NTT menewaskan 38 orang. Pemerintah kirim 50.000 paket sembako dan kerahkan TNI untuk evakuasi korban.
Karhutla di TNBTS mulai terkendali. Api aktif sudah tidak ditemukan, tetapi petugas masih melakukan pendinginan untuk mencegah bara kembali menyala.
Pemkab Gunungkidul mengukuhkan 72 anggota Paskibraka dari 22 sekolah untuk bertugas dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI.
Djed Spence resmi pindah dari Tottenham Hotspur ke Inter Milan. Bek Timnas Inggris itu dikontrak Nerazzurri hingga 2031.
Kekeringan akut dan panas ekstrem membuat Swiss melarang warga cuci mobil, siram taman, serta membatasi penggunaan air di hampir seluruh kanton.