Jadwal Salat Jogja Rabu 29 Juli 2026, Cek Waktu Subuh hingga Isya
Jadwal salat Jogja Rabu 29 Juli 2026 untuk Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul berdasarkan Kemenag.
Mahasiswa dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi nasional maupun internasional menggelar pertemuan ilmiah mengupas berbagai isu kemanusiaan global. Salah satu isu yang mengemuka dalam pertemuan itu adalah dampak dari konflik Israel-Palestina hinga bencana alam. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Mahasiswa dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi nasional maupun internasional menggelar pertemuan ilmiah mengupas berbagai isu kemanusiaan global. Salah satu isu yang mengemuka dalam pertemuan itu adalah dampak dari konflik Israel-Palestina hinga bencana alam.
Ketua Prodi Hubungan Internasional Program Magister UMY Ahmad Sahide menjelaskan para peneliti dan mahasiswa S2 ini menyampaikan paparannya dari berbagai perspektif baik hukum hingga ekonomi. Pertemuan itu mendatangkan pakar dari Malaysia dan Turki untuk memberikan ulasan terkait isu kemanusiaan global. Sebanyak 40 artikel terkait isu kemanusiaan yang dikirim para peserta.
BACA JUGA : Israel Tetap Serang Rafah Meski Tanpa Bantuan AS
"Sebenarnya banyak isu kemanusiaan yang dibahas seperti pengungsi Rohingya, pengungsi perang Rusia-Ukraina, bencana alam. Tetapi yang mengemuka dan cukup menarik perhatian dalam diskusi termasuk disinggung juga oleh pembicara kunci adalah Israel-Palestina," katanya dalam 10th International Student Conference Humanity Issue (ISCOHI) 2024: Redifining Security System in The Contemporary Global Orders, Rabu (22/5/2024).
Suhedi menilai wajar para peserta memberikan perhatian terhadap isu tersebut, karena peningkatan konflik militer yang terjadi sejak Oktober 2023 lalu berdampak pada ribuan korban jiwa. "Saya lihat banyak artikel peserta yang membahas itu Israel Palestina dengan beragam perspektif, ini sangat menarik karena bisa menambah wawasan," katanya.
Dewan Pakar Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Rahmawati Husein menambahkan khusus untuk konflik Palestina Muhammadiyah telah memberikan perhatian khusus untuk membantu dampak dari konflik tersebut. Bantuan tersebut diwujudkan dalam bentuk penanganan cepat maupun pengembangan masyarakat. Ia mencontohkan, dengan memanfaatkan tanah kosong di Palestina kemudian diarahkan untuk pertanian sehingga memiliki manfaat untuk warga setempat.
"Tahun lalu [sebelum konflik sejak Oktober 2023] saya juga ke Palestina, Muhammadiyah bekerja sama dengan LSM lokal di Jerussalem Ramalah dan Gaza membantu supaya orang Palestina supaya berdaya, tidak hanya datang memberikan bantuang langsung pergi," kata Dosen Ilmu Pemerintahan UMY ini.
Akan tetapi dalam pertemuan itu Rahma menggarisbawahi, selain militer ada isu kemanusiaan lain nontradisional dampaknya juga harus diberikan perhatian secara global. Seperti perubahan iklim, bencana alam, perdagangan manusia, penyakit menular termasuk virus corona.
BACA JUGA : Peringatan Tragedi Nakba, PM Palestina Tegaskan Rakyatnya Tidak Akan Menyerah
"Kalau isu kemanusian nonmiliter ini kan nonnegara juga bisa ikut terlibat seperti perguruan tinggi, lembaga swasta bisa masuk. Muhammadiyah sering mengirimkan tim ketika terjadi bencana di luar negeri. Isu kemanusiaan ini juga penting menjadi perhatian," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal salat Jogja Rabu 29 Juli 2026 untuk Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul berdasarkan Kemenag.
PSS Sleman menyiapkan kedalaman skuad dan rotasi pemain untuk menghadapi Super League dan League Cup musim 2026/2027.
KPK catat lonjakan OTT Semester I 2026 dengan 7 kepala daerah terjaring. Asset recovery capai Rp 59,99 miliar. Simak data lengkap penindakan korupsi terbaru.
Timnas Indonesia siap hadapi Timor Leste di Stadion Chonburi, Jumat (31/7). Siaran langsung RCTI & iNews. Poin krusial demi tiket semifinal Piala AFF 2026.
Harga emas perhiasan hari ini Jumat 31 Juli 2026 naik tipis. Emas 24 karat di Lakuemas Rp2,227 juta dan Rajaemas Rp2,265 juta per gram.
Pemkot Jogja menggelontorkan lebih dari Rp6 miliar untuk membenahi drainase di Kotagede dan Rejowinangun serta membangun sumur resapan.