Jelang HUT ke-81 RI, Pemerintah Pastikan Keamanan Terkendali
Pemerintah memastikan keamanan nasional jelang HUT ke-81 RI terkendali dan mengimbau masyarakat bijak menerima informasi di media sosial.
Suasana tempat pelayanan PPDB di SMP 1 Bantul./Harian Jogja-Hadid Husaini
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul memberlakukan lima zona dalam pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur zonasi Tahun Ajaran 2024 pada sekolah, baik SMP negeri maupun SD negeri.
"Ada lima zonasi pada PPDB, dan yang menjadi episentrum adalah masing-masing sekolah SMP negeri yang ada di Bantul, SD juga demikian. Untuk yang SMP, zona pakai pedukuhan," kata Kepala Disdikpora Bantul, Nugroho Eko Setyanto, Minggu (2/6/2024).
Dia mengatakan zona pertama yaitu lokasi tempat tinggal calon siswa dengan radius yang paling dekat dengan sekolah dengan jaraknya 500 meter untuk wilayah pemukiman yang padat penduduk.
"Kemudian untuk wilayah pemukiman jarang penduduk misalnya lokasi SMP yang berada di tengah sawah itu jaraknya adalah satu kilometer dengan tempat tinggal," katanya.
Kemudian zona dua dalam radius luar dari zona pertama sampai dengan dua kilometer, selanjutnya zona tiga sampai radius enam kilometer, dan zona empat tersebut yaitu semua anak didik yang ada di Bantul didasarkan pada tempat tinggalnya.
"Jadi anak didik di zona empat bisa mendaftar di sekolah negeri di mana pun berada. Jadi sekarang ini tidak ada satu siswa baru yang tidak terkena zona, tetapi nanti yang paling berpeluang untuk diterima di sekolah itu adalah kalau dari sisi zonasi paling dekat dengan titik episentrum tersebut," katanya.
Sementara yang terakhir zona lima adalah wilayah di luar Kabupaten Bantul, pada zonasi ini untuk mengakomodir calon siswa baru yang berada di perbatasan dengan kabupaten lain maupun dengan kota di DIY.
"Karena kita juga antisipasi anak anak di perbatasan seperti wilayah Kecamatan Kasihan dengan kota, wilayah Srandakan perbatasan dengan Kulonprogo. Tetapi ingat bahwa zona lima bisa masuk di kabupaten Bantul ketika masih ada kuota di sekolah yang dituju," katanya.
Dalam kesiapan melaksanakan PPDB Tahun Ajaran 2024/2025, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan membekali satuan pendidikan atau sekolah negeri di Bantul, agar dapat menyelenggarakan seleksi PPDB secara kredibel dan akuntabel.
"Sosialisasi tersebut juga untuk mewujudkan pelaksanaan PPDB yang berkualitas, objektif, transparan, dan akuntabel sehingga diharapkan dapat mewujudkan pemerataan akses peserta didik dalam memperoleh pendidikan," katanya.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah memastikan keamanan nasional jelang HUT ke-81 RI terkendali dan mengimbau masyarakat bijak menerima informasi di media sosial.
Wilayah pesisir pantai selatan Jogja, khususnya di kawasan Kulon Progo dan Bantul, dinilai memiliki kerentanan tinggi terhadap praktik Tindak Pidana Perdagangan
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 11 Agustus 2026 tersedia dari dini hari hingga malam. Cek jam keberangkatan YIA-Jogja dan sebaliknya.
UGR Tol Jogja-YIA tahap ke-55 senilai Rp131 miliar mulai dicairkan. BPN Kulonprogo meminta penerima segera mengosongkan lahan.
Gempa magnitudo 7,4 mengguncang Kolombia dan merusak enam bandara. Aktivitas penerbangan dihentikan hingga evaluasi infrastruktur selesai.
MK mendengarkan keterangan Polri dan KPK dalam uji materi Pasal 603 KUHP terkait kewenangan penetapan kerugian keuangan negara.