Suluh Sumurup Art Festival 2026 Tegaskan Eksistensi Seniman Disabilitas Lewat Karya
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Tim Pengabdian dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan di Desa Bandardowo, Karangmojo, Gunungkidul, 3 Agustus 2024./ Ist
GUNUNGKIDUL—Tim Pengabdian dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan di Desa Bandardowo, Karangmojo, Gunungkidul.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 3 Agustus 2024 ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh DIKTI tahun 2024 dan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Berkah Wanita dalam teknologi fermentasi kakao berbasis Internet of Things (IoT) serta pengelolaan limbah berkelanjutan.
Acara dimulai pukul 09.00 WIB di rumah Ibu Nunuk, Ketua KWT Berkah Wanita, dan dihadiri oleh seluruh anggota KWT. Kegiatan ini dipimpin oleh Ibu Dr. Eng. Farrah Fadhilah Hanum, S.T., M.Eng., Ketua Tim Pengabdian yang juga merupakan dosen Magister Teknik Kimia UAD. Beliau memandu keseluruhan acara dan memberikan materi mengenai pengelolaan limbah berkelanjutan.
Pengelolaan limbah yang tepat diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi tambahan bagi kelompok tani dan menjaga kelestarian lingkungan.
Sesi pertama diisi oleh Ibu Liya Yusrina Sabila, S.T., M.T., dosen Teknik Elektro UAD, yang memperkenalkan alat fermentasi kakao berbasis IoT. Alat ini dirancang untuk memudahkan petani dalam memantau dan mengendalikan proses fermentasi secara lebih efisien, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas dan nilai jual produk kakao.
BACA JUGA: UAD Ikut Serta dalam Pemecahan Rekor MURI pada Festival Eco-Enzyme 2024
Selanjutnya, Ibu Amalya Nurul Khairi, S.T.P., M.Sc., dosen Teknologi Pangan UAD, menjelaskan teknik-teknik fermentasi kakao yang tepat. Ia memaparkan pentingnya proses fermentasi yang benar dalam menentukan cita rasa dan kualitas produk kakao.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB ini ditutup dengan rencana tindak lanjut berupa pendampingan pelatihan oleh Tim Pengabdian UAD. Pelatihan ini diharapkan membantu anggota KWT Berkah Wanita dalam menerapkan teknologi dan pengetahuan yang telah disampaikan, sehingga produksi kakao di wilayah Karangmojo dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para petani kakao di Desa Bandardowo dapat mengembangkan usahanya dengan lebih modern dan ramah lingkungan, serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Bus wisata Taman Pintar tak lagi parkir di TKP Senopati. Pemkot Jogja menyiapkan drop zone di Sriwedani untuk memudahkan rombongan.
Kemenkop mengakui ada manajer Kopdes yang mundur karena penempatan jauh. Sekitar 1.900 manajer ditempatkan lintas provinsi.
Ojol perempuan di Jogja mendapat pelatihan bahasa Inggris gratis. Program ini digelar dua batch dan melibatkan komunitas Lady Bikers Jogja.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.