PDI Perjuangan DIY Gelar Tahlil Tujuh Hari Wafatnya Guruh Soekarnoputra
DPD PDI Perjuangan DIY menggelar tahlil dan doa bersama untuk memperingati tujuh hari wafatnya Muhammad Guruh Soekarnoputra di Kantor DPD PDI Perjuangan DIY
Tim Pengabdian dari Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma (USD) bekerjasama dengan Pengelola Desa Wisata Purwosari mengelola sampah secara mandiri. (dok istimewa)
Harianjogja.com, JOGJA—Tim Pengabdian dari Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma (USD) bekerjasama dengan Pengelola Desa Wisata Purwosari, Kapanewon Girimulyo, Kulonprogo mengelola sampah secara mandiri untuk menekan produksi sampah. Sehingga Desa Wisata Purwosari punya daya tarik wisata berkelanjutan.
Ketua Tim, Lucia Kurniawati menjelaskan pengelolaan sampah secara mandiri belum menjadi perhatian khusus dari pengelola desa wisata. Mereka masih fokus pada pengembangan daya tarik wisata. Padahal, kata Licia, seiring dengan melonjaknya wisatawan, sampah yang diproduksi akan meningkat. Oleh karena itu seharusnya penanganan sampah juga perlu diperhatikan.
Dia menjelaskan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat di Desa Wisata Purwosari diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat sasaran terkait pentingnya pengelolaan sampah.
"Dilanjutkan dengan workshop pengolahan sampah organik menjadi eco enzyme dan pupuk organik," ucapnya dalam keterangan resminya, Kamis (5/9/2024).
Menurutnya pada tahap ini dilakukan pengenalan teknologi penggunaan mesin pencacah daun dan dahan, serta mesin penghancur kotoran kambing. Mendukung pengolahan sampah organik menjadi pupuk organik. Ia menyebut ada nilai ekonomi dari pengolahan sampah menjadi eco enzyme untuk keperluan domestik rumah tangga dan pupuk organik.
Pada tahap akhir dilakukan pendampingan dan evaluasi berkala untuk lebih mengoptimalkan penggunaan mesin pencacah tersebut. "Pendampingan juga diberikan untuk membantu mengatasi hambatan yang mungkin muncul," jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan program pendampingan ini tidak hanya bermanfaat bagi Desa Wisata Purwosari, tetapi juga bagi masyarakat Kalurahan Purwosari dan lingkungan sekitarnya. Diharapkan daya saing Desa Wisata Purwosari bisa meningkat ke level nasional dan internasional.
Peningkatan jumlah wisatawan juga diharapkan bisa berdampak positif pada perekonomian lokal, terutama bagi usaha kecil dan menengah yang bergerak di sektor pariwisata. Pengelolaan wisata yang baik dapat membantu menjaga kelestarian alam dan budaya lokal.
Melalui pelatihan dan pendampingan, masyarakat lokal mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat meningkatkan kualitas hidup. Dari perspektif manajemen daya tarik wisata, pengelolaan dan pengolahan sampah merupakan peluang untuk mendiversifikasi produk wisata yang dapat ditawarkan oleh pengelola Desa Wisata Purwosari kepada wisatawan. "Terutama wisatawan minat khusus edu-ekowisata."
Lucia mengatakan kegiatan ini didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dengan nomor PKM 071/LPPM-USD/VI/2024 tentang Peningkatan Kapasitas Manajemen Pengelola Desa Wisata Purwosari dalam Pengelolaan Sampah secara Mandiri menuju Ekonomi Berkelanjutan. (Anisatul Ummah/*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPD PDI Perjuangan DIY menggelar tahlil dan doa bersama untuk memperingati tujuh hari wafatnya Muhammad Guruh Soekarnoputra di Kantor DPD PDI Perjuangan DIY
Pemuda Mojosongo Solo YD diduga ditangkap Densus 88. Keluarga mempertanyakan perkara dan meminta penjelasan terkait proses hukum.
APBN 2027 memang memangkas subsidi energi Rp11,44 triliun. Namun, klaim gas langka dan harga pasti naik belum terbukti.
Disertasi Jejen Hendar di UII menyoroti pengelolaan TJSP yang masih formalitas dan mendorong regulasi berbasis keadilan sosial.
Menag Nasaruddin Umar mengajak ASN Kemenag, guru, tokoh agama, dan santri menjadi agen Perlinsos untuk membantu pendataan penerima bansos.
Operasi kebakaran Transhome ditutup, tetapi basement masih bersuhu 200 derajat Celsius dan satu armada damkar tetap disiagakan.