Astra Motor Yogyakarta Sambut Siswa Wisata Studi Sambil Edukasi
Yogyakarta tidak hanya dikenal sebagai kota pelajar dan destinasi wisata favorit, tetapi kini juga menjadi pusat studi banding keselamatan berkendara
Dalam usia yang ke-45, STIA “AAN” berkesempatan mengadakan wisuda Program Sarjana yang ke-20 dan Program Diploma Tiga yang ke-41. Acara wisuda ini sudah sangat dinantikan oleh para wisudawan-wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan di STIA AAN dan telah digelar Sabtu (19/10/2024). /Istimewa.
JOGJA—Dalam usia yang ke-45, STIA “AAN” berkesempatan mengadakan wisuda Program Sarjana yang ke-20 dan Program Diploma Tiga yang ke-41. Acara wisuda ini sudah sangat dinantikan oleh para wisudawan-wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan di STIA AAN dan telah digelar Sabtu (19/10/2024).
Wisuda pada hari Sabtu tanggal 19 Oktober 2024 ini diikuti wisudawan, dari Prodi Sarjana 76 orang dan Prodi Diploma Tiga 36 orang. Prestasi lulusan terbaik dengan predikat cumlaude (terpuji) diraih oleh 48 mahasiswa Program Sarjana dan 27 mahasiswa Program Diploma Tiga.
Predikat cumlaude untuk Program Sarjana dengan IPK tertinggi 3,95 diraih oleh ananda Aloisia Lukiana Kurnia Dewi dan predikat cumlaude untuk Program Diploma Tiga dengan IPK tertinggi 4,00 diraih oleh ananda Bayumurti Lintang Pradana.
"Sebagai lembaga pendidikan tinggi, STIA “AAN” berkomitmen untuk mengantarkan para mahasiswa menuju pintu pintu gerbang kesuksesan masa depan dan meraih cita-cita yang diharapkan dengan membekali berbagai pengetahuan dan praktek yang dibutuhkan," kata Ketua STIA “AAN” Yogyakarta Happy Susanto dikutip Minggu (20/10/2024).
Ia mengucapkan selamat kepada seluruh peserta wisdua, khususnya yang berhasil meraih prestasi sebagai lulusan terbaik. Ia berharap sukses tersebut berlanjut dalam karya dan karier selanjutnya. "Jangan berpuas diri, teruslah berprestasi untuk mengharumkan nama keluarga, almamater, dan bangsa Indonesia," katanya.
"Kepada segenap wisudawan/wisudawati, saya juga mengucapkan selamat atas kelulusan ananda semua dari kampus tercinta STIA “AAN”. Dengan segenap jerih payah, ketekunan, keuletan ananda serta diiringi dukungan dan doa dari orang tua dan keluarga, ananda kini telah berhasil menyandang gelar sebagai Sarjana Administrasi Publik (S.A.P.) untuk Program Sarjana dan Ahli Madya Administrasi Publik (A.Md.A.P.) untuk Program Diploma Tiga," ujarnya
Menurutnya gelar yang diperoleh bentuk pengakuan terhadap kompetisi dan sekaligus pengingat akan adanya suatu tanggung jawab baru, yakni untuk memberi kontribusi bagi masyarakat dan bangsa Indonesia. Harapannya ilmu yang telah peroleh selama studi di sini bermanfaat sebagai bekal dalam terjun berjuang dan berkarya di masyarakat, tempat kerja, dan dalam kehidupan berbangsa-bernegara.
Happy Susanto berpesan, di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, tantangan semakin besar sehingga kemampuan dalam memahami dan memanfaatkan teknologi digital harus lebih ditingkatkan. Hal ini akan sangat berpengaruh pada kualifikasi dan kualitas ananda dalam bekerja dan berkarya. Dasar-dasar kuliah tentang teknologi digital dalam bidang administrasi publik akan sangat bermanfaat dalam kebutuhan pekerjaan, profesi, dan kompetensi ananda masing-masing.
Selain itu lulusan perlu mengasah kemampuan kepemimpinan dan keorganisasian. Indonesia emas pada 2045 adalah masa di mana ananda akan menjadi pemimpin di masa yang akan datang, entah di lembaga negara, lembaga pemerintahan, birokrasi, perusahaan, maupun di masyarakat.
Oleh karena itu, dimulai dari sekarang terus asahlah kemampuan memimpin dan berorganisasi, yang sebenarnya sudah ananda ketahui dan mungkin dipraktikkan sejak bangku sekolah dan kuliah. Setelah lulus menjadi mahasiswa, kemampuan tersebut perlu dikembangkan hingga ananda sekalian menjadi pemimpin publik di masa yang akan datang.
"Jadilah pribadi yang berani dan bertanggung jawab. Saya berpesan kepada ananda sekalian untuk melakukan perhitungan yang cermat terhadap setiap resiko keputusan yang akan diambil. Jangan pernah takut untuk mengambil resiko yang terukur karena keberhasilan dan kemenangan adalah milik pribadi yang berani. Tetapi, jadilah pribadi yang juga bertanggung jawab atas segala keputusan yang sudah dibuat," ujarnya.
"K semua ini akan menjadi apa di masa yang akan datang, tentunya tidak lepas dari peran orang tua kita masing-masing. Peluklah orang tua ananda, berterima kasihlah kepada mereka, dan berjanji untuk terus membahagiakan mereka. Jika ananda tidak bisa membahagiakan mereka, tetapi ananda juga jangan menjadi beban bagi mereka," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Yogyakarta tidak hanya dikenal sebagai kota pelajar dan destinasi wisata favorit, tetapi kini juga menjadi pusat studi banding keselamatan berkendara
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.
DPRD Kota Jogja siapkan Raperda Kota Layak Anak dengan melibatkan polisi untuk menangani kenakalan remaja dan kriminalitas anak.
WNA Brunei tewas di Blok M ternyata sempat menginap bersama pelaku di Jakarta Selatan sebelum penganiayaan maut terjadi.