BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara di Awal 2026
BRI mencatat setoran Rp19,1 triliun ke negara pada awal 2026. Kontribusi pajak terbesar di industri keuangan ini dorong pembangunan nasional.
Ilustrasi ASN - Freepik
Harianjogja.com, SUMEDANG—Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mengusulkan penerimaan sebanyak 1.410 praja baru pada 2026. Usulan tersebut disampaikan kepada pemerintah untuk menjaga keberlanjutan proses pendidikan serta mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas kampus.
Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Halilul Khairi, mengatakan kebutuhan penerimaan praja tersebut telah diajukan kepada pemerintah dan diharapkan dapat disetujui.
“Tahun ini kami mengusulkan penerimaan praja sebanyak 1.410 orang dan mudah-mudahan dapat disetujui oleh pemerintah,” kata Halilul saat menerima kunjungan Komisi II DPR RI di Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu.
Menurutnya, jumlah penerimaan praja memiliki pengaruh besar terhadap efektivitas penyelenggaraan pendidikan di lingkungan kampus.
Fasilitas Kampus Berpotensi Tidak Optimal
Halilul menjelaskan, jumlah praja yang terlalu sedikit dapat menyebabkan berbagai fasilitas pendidikan tidak dimanfaatkan secara maksimal.
Fasilitas tersebut meliputi asrama praja, ruang kelas, serta kegiatan pengajaran dosen yang berkaitan langsung dengan aktivitas akademik di kampus.
“Kalau penerimaan di bawah 1.200, banyak fasilitas yang menganggur, asrama kosong, dan dosen juga tidak memiliki jam mengajar yang cukup,” ujarnya.
Ia mencontohkan pada beberapa tahun sebelumnya jumlah penerimaan praja yang relatif kecil berdampak pada rendahnya beban mengajar dosen.
“Pada semester genap ada dosen yang hanya mengajar sekitar 3 sampai 6 SKS, padahal idealnya minimal 9 sampai 16 SKS,” kata Halilul.
Perkuat Kualitas Pendidikan Praja
Selain mengusulkan tambahan praja baru, IPDN juga terus memperkuat kualitas pembelajaran melalui pengembangan kurikulum serta peningkatan aktivitas akademik para praja.
Kampus tersebut juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pendidikan, seperti laboratorium pemerintahan, perpustakaan, sarana olahraga, ruang perkuliahan, serta asrama praja yang dirancang untuk mendukung proses pendidikan secara terpadu.
Halilul menambahkan, IPDN saat ini telah meraih akreditasi unggul serta mendorong praja dan dosen untuk aktif melakukan publikasi ilmiah dan kerja sama akademik dengan perguruan tinggi luar negeri.
Ia berharap usulan penerimaan praja sebanyak 1.410 orang tersebut dapat disetujui pemerintah agar proses pendidikan dan aktivitas akademik di kampus dapat berjalan lebih optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BRI mencatat setoran Rp19,1 triliun ke negara pada awal 2026. Kontribusi pajak terbesar di industri keuangan ini dorong pembangunan nasional.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 15 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif tetap Rp8.000, perjalanan pertama pukul 05.00 WIB.
Menteri PPPA Arifah Fauzi mengecam ancaman bom di SDN Srengseng saat MPLS karena mencederai hak anak atas rasa aman di sekolah.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 15 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000, keberangkatan pertama pukul 05.05 WIB.
KPK menggeledah rumah anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi dan menyita barang bukti elektronik terkait penyidikan suap audit Muara Enim.
Perguruan tinggi harus ditopang tata kelola, budaya akademik, dan integritas, bukan sekadar biaya kuliah.