JIKF 2026: Festival Layang-Layang Jadi Ajang Kenalkan Budaya Jogja
Festival yang digelar Minggu (12/6) di Pantai Parangkusumo, Bantul, itu diikuti peserta dari 17 negara dan puluhan klub nasional.
345 lulusan UNISA Yogyakarta diwisuda, mayoritas cumlaude, diingatkan siap hadapi tantangan dunia kerja dan Industri 5.0. /Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN— Sebanyak 345 lulusan Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta resmi dikukuhkan dalam prosesi wisuda di Convention Hall Masjid Walidah Dahlan di UNISA Yogyakarta, Kamis (16/4/2026). Mayoritas wisudawan mencatat prestasi akademik tinggi, dengan 77 persen di antaranya meraih predikat cumlaude.
Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri pimpinan kampus, tamu undangan, serta orang tua wisudawan. Namun di balik capaian akademik tersebut, lulusan diingatkan untuk bersiap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompleks.
Rektor UNISA Yogyakarta, Dr. Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat., menegaskan bahwa nilai akademik bukan satu-satunya penentu keberhasilan setelah lulus. Kemampuan beradaptasi dan integritas dinilai lebih menentukan.
“Di dunia kerja, yang ditanya bukan hanya IPK, tetapi apa yang bisa dilakukan, bagaimana kemampuan berkolaborasi, daya juang saat menghadapi kegagalan, serta integritas saat tidak ada yang melihat,” ungkapnya.
Ia menjelaskan UNISA terus mendorong penguatan kompetensi mahasiswa melalui berbagai program, seperti pelatihan tersertifikasi, pembelajaran kolaboratif interprofesi (IPE), serta penanaman nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Selain itu, kampus juga tengah mengembangkan program studi baru, termasuk Magister Fisioterapi dan rencana program doktoral kebidanan.
Kepala LLDIKTI Wilayah V DIY, Prof. Setyabudi Indartono, menekankan pentingnya menjaga relasi dengan almamater sebagai bagian dari pengembangan karier.
“Setelah wisuda ini, saudara memiliki tugas baru, yaitu menjaga nama baik almamater. Teruslah berkomunikasi dengan UNISA Yogyakarta, karena jejaring alumni sangat penting untuk perkembangan karier,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi capaian UNISA dalam pengembangan program studi, keberhasilan dosen meraih jabatan guru besar, hingga pencapaian pendanaan hibah dan prestasi tenaga kependidikan.
Sementara itu, Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Dr. apt. Salmah Orbayinah, M.Kes., mengingatkan lulusan agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberi solusi nyata bagi masyarakat.
“Kini saatnya kalian menyebarkan manfaat sesuai keilmuan. Pertanyaannya, apakah ilmu yang diperoleh benar-benar bisa menyelesaikan persoalan di masyarakat?” tuturnya.
Ia juga menyinggung inspirasi dari R.A. Kartini dan Nyai Walidah Dahlan sebagai simbol penting antara gagasan dan gerakan dalam memajukan perempuan dan masyarakat.
Menurutnya, tantangan era Industri 5.0 menuntut lulusan memiliki empat kompetensi utama, yakni kemampuan teknis termasuk literasi digital dan kecerdasan buatan, kompetensi perilaku, kolaborasi lintas disiplin, serta semangat belajar sepanjang hayat.
Wisuda ini menjadi penanda awal perjalanan baru bagi para lulusan. Dengan bekal ilmu dan nilai yang diperoleh, mereka diharapkan mampu berkontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia,” ujar Rektor dalam penutup sambutannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Festival yang digelar Minggu (12/6) di Pantai Parangkusumo, Bantul, itu diikuti peserta dari 17 negara dan puluhan klub nasional.
Menteri PPPA Arifah Fauzi mengecam ancaman bom di SDN Srengseng saat MPLS karena mencederai hak anak atas rasa aman di sekolah.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 15 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000, keberangkatan pertama pukul 05.05 WIB.
KPK menggeledah rumah anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi dan menyita barang bukti elektronik terkait penyidikan suap audit Muara Enim.
Perguruan tinggi harus ditopang tata kelola, budaya akademik, dan integritas, bukan sekadar biaya kuliah.
Pemberantasan judi online harus menyasar seluruh ekosistem, termasuk rekening penampung dan penegakan hukum.