HUT Ke-17, STAR FM Perkuat Transformasi Jadi Media Multiplatform
STAR FM merayakan HUT ke-17 dengan tema LIM17LESS Beyond the Wave sebagai komitmen bertransformasi menjadi media multiplatform.
Gedung UMY. - ist/UMY
Harianjogja.com, JOGJA— Universitas Muhammadiyah Yogyakarta memperluas program studi dengan membuka sejumlah jurusan baru yang berfokus pada kebutuhan era digital. Langkah ini sekaligus diiringi peningkatan minat mahasiswa asing di tengah dinamika global.
Mulai tahun akademik ini, kampus menghadirkan tiga program sarjana baru, yakni Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence), Bisnis Digital, dan Pendidikan Kepelatihan Olahraga. Ketiganya dirancang untuk menjawab kebutuhan industri sekaligus memperkuat daya saing lulusan.
Sekretaris Universitas UMY, Bachtiar Dwi Kurniawan, menjelaskan pembukaan prodi tersebut didasarkan pada kajian transformasi digital yang berkembang pesat. Menurutnya, prodi baru ini menjadi bagian dari strategi kampus dalam memperluas bidang ilmu terapan.
“Kehadirannya akan memperkuat portofolio UMY, terutama pada rumpun ilmu yang dibutuhkan industri teknologi saat ini,” ujarnya.
Tidak hanya di jenjang sarjana, UMY juga memperkuat sektor pascasarjana. Kampus telah mengantongi izin pembukaan Program Doktor Hukum. Sementara itu, dua program doktor lainnya—Ilmu Hubungan Internasional dan Akuntansi—masih dalam proses pengajuan.
Penambahan program ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kapasitas riset dan inovasi di lingkungan akademik. Menurut Bachtiar, pembukaan prodi baru menjadi langkah penting di tengah kecenderungan kejenuhan pada program studi konvensional.
“Kami menghadirkan inovasi yang selaras dengan perkembangan teknologi agar tetap relevan dengan kebutuhan masa depan,” katanya.
Selain penguatan akademik, UMY juga melakukan penyesuaian kebijakan pembayaran uang kuliah. Mulai tahun ini, mahasiswa diberi kemudahan dengan skema pembayaran bertahap.
Mahasiswa cukup membayar setengah biaya pendidikan di awal semester. Sisanya dapat dilunasi setelah ujian tengah semester, sehingga beban finansial menjadi lebih ringan.
Di sisi lain, tren positif terlihat dari meningkatnya jumlah pendaftar mahasiswa asing. Bachtiar menyebut kondisi geopolitik global yang tidak stabil justru mendorong minat studi ke kampus ini.
Target utama perekrutan mahasiswa internasional diarahkan ke kawasan Asia Selatan dan Afrika Utara. Bahkan, mahasiswa dari negara terdampak konflik seperti Afghanistan menunjukkan minat tinggi untuk melanjutkan studi di UMY.
Untuk menjaga daya tarik tersebut, UMY menyediakan dua skema beasiswa bagi mahasiswa internasional. Skema Full Scholarship mencakup biaya pendidikan dan akomodasi, sedangkan Partial Scholarship menanggung biaya kuliah dengan biaya hidup ditanggung mandiri.
Dengan pembukaan prodi baru, fleksibilitas pembayaran, serta peningkatan mahasiswa asing, UMY berupaya memperkuat posisinya sebagai kampus yang adaptif terhadap perubahan global dan kebutuhan industri masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
STAR FM merayakan HUT ke-17 dengan tema LIM17LESS Beyond the Wave sebagai komitmen bertransformasi menjadi media multiplatform.
KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok. Tim SAR mengevakuasi 173 orang, terdiri atas 172 korban selamat dan 1 meninggal dunia.
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Makam mertua Djaduk Ferianto di Kuncen Lama dirusak. Ahli waris menyoroti biaya perawatan, Pemkot Jogja berencana menata pengelolaannya.
Gelombang pasang menerjang Pantai Pandansimo, Bantul, membuat tiga rumah rusak berat. Warga diminta waspada gelombang tinggi.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan jalan tol harus membuka akses ke pusat ekonomi untuk mendorong investasi dan pertumbuhan.