Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027, Ini Strateginya

Newswire
Newswire Minggu, 17 Mei 2026 17:37 WIB
Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027, Ini Strateginya

Foto ilustrasi Siswa Sekolah Dasar - Foto dibuat dengan Artificial Intelligence ChatGPT

Harianjogja.com, LOMBOK — Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menggulirkan kebijakan baru dengan menjadikan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di Sekolah Dasar (SD) mulai tahun ajaran 2027. Kebijakan ini akan mulai diterapkan bagi siswa kelas 3 SD di seluruh Indonesia.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional sekaligus menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.

“Mulai 2027 Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib mulai kelas 3 SD,” ujar Abdul Mu’ti saat meresmikan Program Revitalisasi Pendidikan di Lombok Timur, Minggu (17/5/2026)

Pentingnya Penguasaan Bahasa Inggris

Menurutnya, penguasaan Bahasa Inggris sejak dini menjadi kunci penting agar siswa Indonesia memiliki daya saing tinggi di tingkat internasional. Dengan kemampuan bahasa asing yang lebih baik, pelajar diharapkan mampu mengakses ilmu pengetahuan global dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Untuk mendukung implementasi kebijakan ini, Kemendikdasmen saat ini tengah mempersiapkan berbagai aspek penting, terutama dari sisi sumber daya manusia. Salah satu fokus utama adalah peningkatan kompetensi guru SD melalui program pelatihan Bahasa Inggris yang akan dilakukan secara bertahap di seluruh Indonesia.

“Sekarang sedang kami siapkan bagaimana agar program itu dapat berjalan melalui pelatihan para guru SD dalam mata pelajaran Bahasa Inggris,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong revitalisasi dan digitalisasi pendidikan sebagai bagian dari transformasi sistem pembelajaran. Namun, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa kedua hal tersebut bukan tujuan akhir, melainkan sarana untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara menyeluruh.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru menjadi prioritas utama agar kebijakan ini berjalan efektif dan tidak sekadar formalitas kurikulum.

Dengan kebijakan ini, pemerintah optimistis pendidikan dasar di Indonesia akan semakin adaptif dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Jika berjalan sesuai rencana, penerapan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di SD diyakini menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi unggul yang siap bersaing di kancah global.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online