KSAU Ungkap Kisah Sukhoi TNI AU Paksa Pesawat Asing Mendarat
KSAU Tonny Harjono mengungkap kisah Sukhoi TNI AU mencegat dan memaksa pesawat asing mendarat karena tak memiliki izin melintas NKRI.
Foto ilustrasi Siswa Sekolah Dasar - Foto dibuat dengan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, JAKARTA— Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai menyiapkan perubahan dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP. Perubahan tersebut dilakukan setelah banyak pemerintah daerah mengeluhkan durasi pelaksanaan ujian yang dinilai terlalu panjang dan melelahkan bagi sekolah maupun siswa.
Selain menyederhanakan sistem pelaksanaan, pemerintah juga mulai menyiapkan penambahan mata pelajaran baru secara bertahap pada TKA tahun berikutnya. Mata pelajaran IPA dan Bahasa Inggris menjadi usulan yang paling banyak muncul dalam evaluasi pelaksanaan TKA 2026.
Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, mengatakan evaluasi dari daerah menunjukkan pelaksanaan TKA tingkat SD dan SMP selama ini masih memerlukan banyak perbaikan, terutama dari sisi teknis dan durasi pelaksanaan.
“Berdasarkan hasil pelaksanaan TKA di tahun 2026, terdapat beberapa catatan evaluasi yang menjadi perhatian untuk perbaikan berikutnya. Masukan yang paling banyak disampaikan daerah berkaitan dengan durasi pelaksanaan,” kata Toni dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026).
Menurut Toni, banyak pemerintah daerah menilai pelaksanaan TKA terlalu panjang karena dilakukan dalam empat gelombang selama dua pekan. Kondisi tersebut dinilai cukup membebani sekolah, terutama dalam pengaturan jadwal dan penggunaan fasilitas ujian berbasis komputer.
Keluhan tidak hanya datang dari sisi teknis pelaksanaan, tetapi juga terkait materi ujian. Sejumlah daerah meminta pemerintah mulai menambahkan mata pelajaran baru yang dianggap penting untuk mengukur kemampuan akademik siswa secara lebih luas.
Untuk jenjang SD sederajat, usulan yang paling banyak muncul adalah penambahan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Sementara pada jenjang SMP sederajat, pemerintah daerah mengusulkan agar TKA juga mencakup Bahasa Inggris dan IPA.
Menanggapi evaluasi tersebut, Kemendikdasmen kini menyiapkan sejumlah langkah perbaikan untuk pelaksanaan TKA mendatang. Salah satunya dengan menyederhanakan pelaksanaan ujian menjadi hanya dua gelombang untuk setiap jenjang pendidikan.
“Atas evaluasi tersebut, kami menyiapkan beberapa langkah tindak lanjut, antara lain penyederhanaan pelaksanaan menjadi 2 gelombang per jenjang disertai penguatan infrastruktur pelaksanaan di sekolah,” kata Toni.
Selain perubahan sistem pelaksanaan, pemerintah juga mulai menyusun framework atau kerangka pengembangan soal baru untuk mata pelajaran tambahan yang diusulkan masuk ke TKA.
Kemendikdasmen memastikan pengembangan soal IPA dan Bahasa Inggris akan dilakukan secara bertahap agar kualitas materi ujian tetap terjaga dan dapat diterapkan secara merata di berbagai daerah.
“Penambahan mata pelajaran baru di tahun 2027 belum melibatkan soal daerah. Apabila dilaksanakan di tahun 2027, maka seluruh soal mapel baru dari pusat,” ujarnya.
Rencana perubahan TKA ini diperkirakan bakal berdampak langsung pada pola belajar siswa di sekolah dasar dan menengah pertama. Penambahan mata pelajaran baru berpotensi membuat sekolah mulai menyesuaikan strategi pembelajaran dan persiapan akademik siswa sejak awal tahun ajaran.
Di sisi lain, penyederhanaan sistem pelaksanaan ujian diharapkan mampu mengurangi beban teknis sekolah sekaligus mempercepat proses pelaksanaan TKA yang selama ini dinilai terlalu panjang di sejumlah daerah. Pemerintah juga menargetkan penguatan infrastruktur digital di sekolah agar pelaksanaan ujian berikutnya berjalan lebih lancar dan merata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KSAU Tonny Harjono mengungkap kisah Sukhoi TNI AU mencegat dan memaksa pesawat asing mendarat karena tak memiliki izin melintas NKRI.
Harga pangan nasional Jumat 21 Agustus 2026 mencatat cabai rawit merah Rp69.200 per kg dan telur ayam ras Rp29.250 per kg
OTT KPK terhadap Rektor Unsoed menambah daftar pimpinan kampus yang terseret korupsi. Simak deretan kasus rektor yang pernah berhadapan dengan hukum.
Toyota batasi pasokan GR GT 200-250 unit di AS. Strategi cegah spekulan. Harga mulai Rp3,4 miliar, mesin V8 hybrid 641 hp.
Meta paling rakus data pengguna dengan 25 jenis data. Google kedua dengan 17 jenis. Riset Surfshark ungkap rahasia Big Tech.
Aldila Sutjiadi/Erin Routliffe gagal ke semifinal Cincinnati Open 2026. Kalah 5-7, 5-7 dari Bouzkova/Noskova di perempat final.