Kemendikdasmen Bangun SD Muhammadiyah di Sorong, Anggaran Rp2 Miliar

Newswire
Newswire Rabu, 27 Mei 2026 12:17 WIB
Kemendikdasmen Bangun SD Muhammadiyah di Sorong, Anggaran Rp2 Miliar

Mendikdasmen Abdul Mu’ti melakukan peletakan batu pertama pembanguman gedung SD Muhammadiyah 2 Kota Sorong, Rabu (27/5/2026). ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu

Harianjogja.com, SORONG—Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mempercepat pembangunan sektor pendidikan di kawasan timur Indonesia. Salah satunya dengan menggelontorkan bantuan sebesar Rp2 miliar untuk pembangunan SD Muhammadiyah 2 Kota Sorong yang selama ini menghadapi persoalan serius akibat banjir.

Langkah strategis ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti saat kunjungan kerja ke Sorong. Pembangunan tersebut, katanya, menjadi solusi konkret atas kondisi sekolah yang berada di wilayah rawan genangan air saat musim hujan.

“Sekolah ini memang perlu dibangun karena lokasinya berada di daerah yang sering terdampak banjir. Dengan bantuan Rp2 miliar ini akan dibangun beberapa ruang kelas baru dan gedung lantai dua,” kata dia dikutip dari Antara, Rabu (27/5/2026).

Revitalisasi sekolah ini mencakup pembangunan ruang kelas baru, peningkatan struktur bangunan menjadi dua lantai, hingga perbaikan fasilitas penunjang pembelajaran. Dengan konsep bangunan yang lebih adaptif terhadap risiko banjir, diharapkan kegiatan belajar mengajar tidak lagi terganggu.

Program ini, sambung Mu'ti merupakan bagian dari prioritas nasional dalam memperkuat pendidikan di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), termasuk di Papua Barat Daya yang menjadi salah satu provinsi baru hasil pemekaran dan masih membutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan.

“Ini menjadi bukti komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di daerah 3T agar anak-anak mendapatkan layanan pendidikan yang lebih baik,” ujarnya kepada wartawan.

Selain pembangunan fisik, Kemendikdasmen juga mendorong peningkatan kualitas pembelajaran melalui penguatan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, serta penyediaan sarana belajar yang lebih modern dan inklusif. Hal ini sejalan dengan agenda transformasi pendidikan nasional yang menekankan pemerataan akses dan mutu.

Dengan pembangunan ini, SD Muhammadiyah 2 Kota Sorong diharapkan tidak hanya menjadi tempat belajar yang aman dan nyaman, tetapi juga mampu mencetak generasi unggul di wilayah timur Indonesia. Kehadiran fasilitas yang layak diyakini akan meningkatkan motivasi belajar siswa sekaligus mendukung kualitas proses pendidikan secara keseluruhan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online