Trump Beri Iran Kesempatan Terakhir sebelum Opsi Militer
Donald Trump membuka peluang kesepakatan dengan Iran sebelum opsi militer diambil. Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz terus meningkat.
Foto siswa SMA.- Ilustrasi dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menilai perpanjangan masa pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/SMK sederajat memberikan kesempatan lebih luas bagi siswa untuk mempersiapkan diri. Kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan peluang peserta meraih hasil optimal dan lolos ke perguruan tinggi yang menjadi tujuan mereka.
Kemendikdasmen menyebut pelaksanaan TKA tahun ini juga dirancang lebih matang melalui sejumlah penyempurnaan, baik dari sisi jadwal, durasi ujian, maupun materi yang diujikan.
Jadwal dan Mekanisme TKA Disempurnakan
Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, Rahmawati, mengatakan pelaksanaan TKA tahun ini akan berlangsung lebih baik karena peserta memiliki waktu persiapan yang lebih panjang.
Menurutnya, berbagai evaluasi dari penyelenggaraan TKA tahun sebelumnya menjadi dasar penyempurnaan kebijakan pada 2026.
Beberapa perubahan yang diterapkan meliputi pengaturan jadwal sehingga peserta hanya mengerjakan satu mata pelajaran wajib setiap hari, penambahan waktu pengerjaan menjadi 75 menit, serta penambahan 50 mata pelajaran kejuruan yang disesuaikan dengan rumpun program keahlian.
Selain itu, peserta yang masih memiliki data residu tetap diperbolehkan mendaftar, dengan tetap diimbau segera melakukan perbaikan data.
Alumni Unair Bagikan Manfaat TKA
Manfaat TKA juga dirasakan Yudhistira Almayda Basunjaya, alumni SMA Negeri 1 Surabaya, Jawa Timur, yang berhasil diterima di Program Studi S1 Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) setelah memperoleh hasil TKA 2025 dengan predikat istimewa.
“Hasil ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan berkembang,” ujarnya.
Yudhistira mengatakan nilai yang diperoleh pada mata pelajaran pilihan Biologi dan Kimia memperkuat kemampuan akademiknya untuk menembus program studi Kedokteran.
Menurutnya, hasil TKA turut meningkatkan keyakinan bahwa pilihan jurusan yang diambil telah sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
TKA Jadi Sarana Evaluasi Belajar
Selain menjadi salah satu syarat dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Yudhistira menilai TKA juga berfungsi sebagai sarana mengevaluasi hasil belajar selama tiga tahun di bangku sekolah.
Ia mengaku telah mempersiapkan diri jauh sebelum pelaksanaan ujian dengan membangun kebiasaan belajar secara konsisten, memperdalam pemahaman konsep, serta rutin mengerjakan latihan soal.
Persiapan tersebut juga didukung sekolah melalui program bimbingan intensif setiap hari Sabtu yang berisi pembahasan materi dan try out. Di samping itu, guru mata pelajaran memberikan pendalaman materi untuk memperkuat pemahaman
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Donald Trump membuka peluang kesepakatan dengan Iran sebelum opsi militer diambil. Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz terus meningkat.
Polres Bantul menyelidiki dugaan pembacokan dan pengeroyokan di Banguntapan. Korban mengalami luka di wajah dan telah membuat laporan polisi.
Pegadaian meraih penghargaan dari IDX Channel Anugerah ESG 2026 pada kategori Inovasi Keuangan Inklusif untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menilai dampak El Nino semakin besar sehingga diperlukan respons dini berbasis sains dan kolaborasi lintas sektor.
Menkeu Purbaya menawarkan insentif agar Toyota memindahkan basis manufaktur utama dari Thailand ke Indonesia demi memperkuat industri otomotif.
PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) mengajak puluhan anak di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, belajar mengolah sampah plastik menjadi produk yang bermanfaat.