Mendiktisaintek Minta Kampus Hasilkan Riset yang Berdampak bagi Masyarakat

Newswire
Newswire Sabtu, 10 Oktober 2026 15:17 WIB
Mendiktisaintek Minta Kampus Hasilkan Riset yang Berdampak bagi Masyarakat

Mendiktisaintek Brian Yuliarto./Bisnis-Annisa Nurul Amara\r\n\r\n

Harianjogja.com, JOGJA—Perguruan tinggi didorong memperkuat riset dan inovasi agar hasil penelitian tidak berhenti sebagai pengetahuan akademik, tetapi juga menghasilkan solusi bagi masyarakat dan nilai tambah bagi institusi. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menekankan pentingnya membangun budaya ilmiah dan mengembangkan keunggulan kampus sesuai karakter masing-masing.

Melalui keterangan yang disampaikan di Jakarta, Sabtu (10/10/2026), Brian meminta perguruan tinggi memastikan pengetahuan yang dihasilkan dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

"Pengetahuan itu menemukan posisi tertinggi ketika dia dimanfaatkan, dipakai di masyarakat," katanya.

Menurut Brian, penguatan riset perlu berjalan beriringan dengan upaya mendorong pemanfaatan hasil penelitian dan inovasi. Dengan begitu, kegiatan akademik tidak hanya menghasilkan pengetahuan baru, tetapi juga memberikan dampak nyata di luar lingkungan kampus.

Ia juga menyoroti potensi riset sebagai bagian dari pengembangan institusi perguruan tinggi. Kampus perlu membangun kemampuan menghasilkan pengetahuan, mengembangkan inovasi, dan mengoptimalkan hasilnya agar memiliki manfaat yang lebih luas.

Riset dan Inovasi Jadi Sumber Nilai Tambah Kampus

Brian menggambarkan kampus unggul sebagai institusi yang mampu mengembangkan nilai dari pengetahuan yang dihasilkan melalui riset dan inovasi. Menurut dia, perguruan tinggi perlu memiliki kemampuan untuk mengubah hasil penelitian menjadi sesuatu yang bernilai.

"Saya selalu bilang ke teman-teman atau pimpinan perguruan tinggi, kampus yang baik itu adalah kampus yang first class, Premier League. Premier League itu adalah kampus yang bisa men-generate uang dari riset dan inovasi, dari knowledge yang dikembangkan," ujar dia.

Ia menegaskan penguatan riset harus disertai kemampuan menghasilkan inovasi dan dampak. Semangat tersebut tercermin dalam prinsip strong research, strong innovation, dan strong impact.

Prinsip itu menempatkan penelitian, inovasi, dan manfaat nyata sebagai bagian yang saling berkaitan dalam pengembangan perguruan tinggi. Hasil riset diharapkan tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat maupun institusi.

Setiap Perguruan Tinggi Perlu Mengembangkan Keunggulan

Brian mengingatkan setiap perguruan tinggi memiliki karakter, kapasitas, dan potensi yang berbeda. Karena itu, transformasi institusi perlu berangkat dari pemahaman terhadap kekuatan masing-masing kampus, bukan sekadar meniru strategi perguruan tinggi lain.

Pengembangan keunggulan tersebut perlu ditopang budaya ilmiah yang kuat. Lingkungan akademik harus memberikan ruang bagi penelitian, pengembangan gagasan, serta pemanfaatan fasilitas pendukung keilmuan, termasuk laboratorium dan perpustakaan.

Budaya ilmiah menjadi bagian penting untuk mendorong lahirnya pengetahuan dan inovasi secara berkelanjutan. Perguruan tinggi juga perlu memastikan fasilitas yang tersedia mendukung kegiatan akademik dan pengembangan riset.

Selain memperkuat kapasitas internal, kampus didorong memperluas kolaborasi antarinstitusi. Pertukaran pengalaman, keahlian, dan gagasan dapat membantu memperkaya kapasitas penelitian serta mempercepat pengembangan inovasi.

Melalui penguatan budaya ilmiah, riset yang relevan, dan kerja sama lintas kampus, perguruan tinggi diharapkan mampu mengembangkan keunggulan sesuai potensinya sekaligus meningkatkan manfaat pengetahuan bagi masyarakat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online