Harga BBM Naik, Pelaku Wisata DIY Pilih Efisiensi daripada Naik Tarif
Kenaikan harga BBM nonsubsidi mendorong pelaku wisata DIY melakukan efisiensi operasional. Asita dan GIPI tetap optimistis kunjungan wisatawan tumbuh.
Komunitas mahasiswa Bakar Menyala melakukan kegiatan sosial di Panti Asuhan. /Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN—Komunitas Bakar Menyala menggelar kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Cipto Siswoyo Bangun Kerto, Kapanewon Turi, Sleman. Komunitas ini dibentuk oleh mahasiswa program studi (Prodi) public relation 2020 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (Fikom UMBY).
Salah satu anggota Bakar Menyala, Salahudin Ayubi menyampaikan melalui kegiatan ini diharapkan bisa mempererat tali persaudaraan dan kekeluargaan antara sesama.
"Bakar Menyala merupakan creative event yang dibentuk oleh Mahasiswa public relation 2020 Fikom UMBY guna membantu sesama," katanya, Senin (23/1/2023).
BACA JUGA : Berapa Biaya Hidup Mahasiswa di Jogja per Bulan?
Dia menjelaskan awal mula terbentuknya komunitas ini dari keresahan empat orang yang ingin mengembangkan kreativitas di berbagai aspek. Mulai dari seni hingga event event yang menarik lainnya.
"Pemikiran inti dari bakar menyala event ini enam orang akan tetapi bakar menyala akan terus mencari partisipan yang ingin mengembangkan kreativitas, event."
Salah satu penerima donasi Bakar Menyala, Usman Nur Chosim mengatakan kegiatan bakti sosial berjalan lancar. Anak-anak di panti senang dengan adanya kegiatan ini.
"Kegiatan ini sebagai acuan bagi keluarga panti asuhan dalam mewujudkan rasa cinta kasih kepada sesama yang nantinya juga dapat diterapkan dalam kehidupan mereka," ucapnya.
BACA JUGA : Ribuan Mahasiswa Kampus Negeri Jogja Kesulitan Bayar
Setelah kegiatan bakti sosial, komunitas Bakar Menyala akan mengadakan kemping selama dua hari di Kaliurang. Tujuannya untuk mempererat tali persaudaraan.
"Dengan kerja sama tim dan kekompakan yang dijalin dalam komunitas Bakar Menyala ini menjadi acuan dalam menggapai tujuan-tujuan yang positif."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenaikan harga BBM nonsubsidi mendorong pelaku wisata DIY melakukan efisiensi operasional. Asita dan GIPI tetap optimistis kunjungan wisatawan tumbuh.
Sekolah di Jogja kekurangan guru pendamping disabilitas, Disdikpora siapkan strategi agar layanan tetap optimal.
Papua Pegunungan didorong jadi pelindung hutan tropis dunia dengan 80 persen hutan masih terjaga baik.
Wapres Gibran tanam kakao unggulan di Papua Barat untuk dorong industri berkelanjutan dan ekonomi masyarakat.
Pemerintah beri diskon transportasi hingga 100 persen saat libur sekolah 2026 untuk dorong mobilitas dan ekonomi.
Jerman menang dramatis 2-1 atas Pantai Gading dan memastikan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.