Sejumlah Akses Masih Sulit Terhubung, Dompet Dhuafa Evakuasi Ibu Hamil
Hingga Kamis (20/8/2026), para penyintas gempa masih menghadapi situasi sulit akibat gempa susulan yang terus terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono (kanan), menyerahkan bibit pohon sebelum penanaman. - Istimewa/MTsN 6 Bantul
BANTUL—MTsN 6 Bantul menanam 1.000 pohon hasil hibah dari siswa, wali siswa/POT, guru, dan pegawai secara masif di sejumlah instansi di wilayah Kapanewon Pleret. Adapun jenis pohon kayu dan buah yang ditanam selama dua hari sejak 9-10 Februari 2026 itu meliputi jambu jamaika, sawo, nangka, kelengkeng, matoa, mahoni, mangga, jeruk, jambu biji, sirsak, alpukat. Ribuan bibit pohon itu sudah dikumpulkan sejak dua minggu sebelumnya oleh orang tua, siswa, guru, dan pegawai madrasah, di mana setiap orang mengumpulkan setidaknya dua pohon.
Penanaman 1.000 pohon itu digelar dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-48 MTsN 6 Bantul. Selain itu juga sebagai wujud dukungan madrasah terhadap program Ekoteologi Kemenag.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, menuturkan bahwa pengumpulan dan penanaman pohon melatih penanaman karakter cinta lingkungan dan upaya mewujudkan keamanan pangan dari hasil panen.
"Madrasah sangat concern mendukung upaya pemerintah dalam melestarikan lingkungan melalui gerakan penanaman 1.000 pohon. Terlebih madrasah sudah menyandang predikat Adiwiyata Provinsi, sehingga penanaman karakter cinta lingkungan perlu terus dikembangkan," ujar Sugiyono.
Keterbatasan lahan kosong yang dimiliki madrasah mendorong panitia tanam pohon untuk melakukan penanaman di instansi lain mitra MTsN 6 Bantul yang meliputi SD/MI, kantor kalurahan, kantor kapanewon, KUA, dan lingungan di sekitar madrasah.
Perwakilan siswa yang turut andil dalam penanaman, Kinan menyampaikan rasa senangnya. "Sebuah pengalaman yang berharga bagi saya dan teman-teman karena turut ambil bagian pada program keren ini. Secara bergotong royong kami mengangkut pohon ke dalam mobil, menurunkan, dan menanamnya di sekolah-sekolah dan kantor di sekitar Pleret," kata siswa kelas VIIIC ini. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hingga Kamis (20/8/2026), para penyintas gempa masih menghadapi situasi sulit akibat gempa susulan yang terus terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Perjalanan Nizar Bawazier membangun Importa Furniture tidak dimulai dengan modal besar maupun ekspansi besar-besaran.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Senin 24 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek rute, jam keberangkatan, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 24 Agustus 2026 tersedia sejak dini hari hingga malam. Cek jadwal YIA-Jogja dan sebaliknya.
Jadwal KRL Palur-Jogja Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Palur, Solo hingga Stasiun Jogja. Cek jam kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, termasuk jam keberangkatan di setiap stasiun.