Cara Pakai Dua Akun WhatsApp di Satu iPhone Tanpa Aplikasi Tambahan
Cara memakai dua akun WhatsApp di satu iPhone kini semakin mudah lewat fitur multi-akun resmi dan WhatsApp Business. Simak langkah lengkapnya di sini.
LPDP./Harian Jogja
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan suami alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) berinisial DS akan mengembalikan seluruh dana beasiswa LPDP yang telah diterimanya kepada negara, termasuk bunga dana tersebut. Kebijakan ini diambil menyusul polemik unggahan media sosial yang dinilai menghina negara.
Keputusan pengembalian dana beasiswa LPDP itu disampaikan seusai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama LPDP, Sudarto, berkomunikasi langsung dengan pihak terkait. Menurut Purbaya, suami DS yang juga merupakan awardee LPDP telah menyatakan kesediaannya untuk mengembalikan dana tersebut.
“Bosnya LPDP sudah berbicara dengan suami yang bersangkutan. Dan dia sepertinya sudah setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai dari LPDP. Jadi termasuk bunganya loh. Uang LPDP kan kalau saya taruh uang itu di bank, ya kan ada bunganya, kan dengan treatment yang fair,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Februari 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Purbaya menegaskan dana LPDP bersumber dari pajak masyarakat serta sebagian dari utang negara yang dialokasikan untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM). Karena itu, penggunaan dana beasiswa LPDP harus mencerminkan tanggung jawab moral penerimanya.
"Itu uang dari pajak dan sebagian dari utang yang kita sisihkan untuk memastikan SDM kita tumbuh. Tapi kalau dipakai untuk menghina negara ya kita minta uangnya dengan bunganya kalau gitu," katanya menambahkan.
Selain pengembalian dana beasiswa LPDP, Purbaya menyatakan nama yang bersangkutan akan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sehingga tidak dapat bekerja di lingkungan pemerintahan. Langkah ini disebut sebagai bentuk ketegasan pemerintah dalam menjaga integritas program beasiswa LPDP.
Polemik ini bermula dari unggahan DS di akun Instagram pribadinya pada Jumat, 20 Februari 2026. Dalam video tersebut, alumni LPDP itu memperlihatkan paspor Inggris milik anak keduanya yang baru memperoleh kewarganegaraan Inggris.
Dalam keterangan unggahan itu, DS menuliskan pernyataan yang kemudian menuai kontroversi karena dinilai merendahkan akses paspor Indonesia serta dianggap tidak menunjukkan kebanggaan sebagai warga negara Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Sudarto menyampaikan LPDP sangat menyayangkan perilaku salah satu alumninya tersebut. Ia menilai tindakan itu tidak mencerminkan nilai, identitas, serta etika yang selama ini dibekalkan kepada para penerima beasiswa LPDP, terutama karena dana beasiswa LPDP bersumber dari publik dan ditujukan untuk memperkuat kualitas SDM Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cara memakai dua akun WhatsApp di satu iPhone kini semakin mudah lewat fitur multi-akun resmi dan WhatsApp Business. Simak langkah lengkapnya di sini.
Pemkot Jogja siapkan Rp56 miliar untuk jalan inspeksi Kali Code 4 km. Target penataan bantaran sungai bebas kumuh 10 tahun.
Mikel Arteta ungkap pelajaran penting dari PSG jelang final Liga Champions 2026. Arsenal siap tampil maksimal dan incar gelar juara.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Antam, UBS, dan Galeri24 kompak menguat. Simak daftar harga lengkap terbaru.
WHO menyebut Ebola Bundibugyo memiliki tingkat kematian hingga 50 persen. Wabah di Kongo dan Uganda berpotensi terus meningkat.
BMKG mendeteksi Siklon Tropis Jangmi yang picu hujan lebat dan angin kencang di Indonesia. Simak wilayah terdampak terbaru.