David Alonso Resmi Naik ke MotoGP Bersama Honda pada 2027
David Alonso dipastikan naik ke MotoGP bersama Honda mulai musim 2027 setelah menandatangani kontrak berdurasi beberapa tahun dengan HRC.
Siswa mengikuti Gladi Bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SDN Ciujung, Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/3/2026). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc.
Harianjogja.com, JAKARTA— Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD hingga SMP siap digelar pada April 2026 dengan tingkat partisipasi yang nyaris menyeluruh. Data terbaru menunjukkan hampir seluruh siswa telah terdaftar mengikuti asesmen ini.
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Toni Toharudin, menyebut angka keikutsertaan mencapai sekitar 98 persen di berbagai jenjang.
“Persentase keikutsertaan TKA pada jenjang SD sebanyak 98,96 persen, jenjang MI sebanyak 97,90 persen, jenjang SMP sebanyak 98,04 persen, dan jenjang MTs sebanyak 97,54 persen,” kata Toni, Selasa.
Secara rinci, jumlah peserta pada jenjang SD/MI mencapai 4.452.983 siswa, sementara SMP/MTs sebanyak 4.207.516 siswa. Tingginya angka partisipasi ini dinilai mencerminkan meningkatnya kesadaran sekolah dan orang tua terhadap pentingnya asesmen pendidikan.
TKA tahun ini juga akan digabung dengan Asesmen Nasional (AN), sehingga tidak hanya mengukur capaian akademik siswa, tetapi juga mutu pendidikan di setiap satuan pendidikan dan daerah.
“Kalau saya berpikiran positif, bahwa setiap sekolah, bahkan setiap guru, murid, itu kesadaran budaya muridnya semakin baik dan itu yang kita harapkan,” ujar Toni.
Ia menambahkan, semakin baik budaya belajar siswa, maka proses peningkatan kualitas pendidikan akan lebih mudah dilakukan karena kelemahan dapat diidentifikasi dan diperbaiki melalui refleksi.
Di sisi lain, keterbatasan sarana prasarana masih menjadi tantangan. Sebanyak 9.637 sekolah jenjang SD atau sekitar 5,59 persen harus menumpangkan siswa mereka ke sekolah lain untuk mengikuti TKA.
Sementara pada jenjang SMP, tercatat 1.546 sekolah atau sekitar 2,5 persen juga melakukan hal serupa.
“Jumlah sekolah menumpang jenjang SD 9.637 (5,59 persen) dan jumlah sekolah menumpang jenjang SMP 1.546 (2,5 persen),” jelasnya.
Untuk jadwal pelaksanaan, TKA jenjang SMP akan berlangsung pada 6–16 April 2026, sedangkan jenjang SD digelar pada 20–30 April 2026.
Setiap peserta akan mengikuti ujian selama dua hari. Hari pertama meliputi matematika dan numerasi serta survei karakter, sementara hari kedua mencakup Bahasa Indonesia, literasi, dan survei lingkungan belajar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
David Alonso dipastikan naik ke MotoGP bersama Honda mulai musim 2027 setelah menandatangani kontrak berdurasi beberapa tahun dengan HRC.
Kepala BGN Nanik S. Deyang mengundurkan diri untuk menjalani pengobatan jantung di luar negeri. Presiden disebut menyetujui dan memintanya tetap mengawasi BGN.
Bakom menegaskan tata letak Sidang Kabinet Paripurna dirancang untuk memudahkan arahan Presiden Prabowo, bukan terkait kedudukan Wapres Gibran.
Pakar hukum pidana Universitas Trisakti menilai terdapat dugaan penggunaan skema safe house dalam kasus dugaan korupsi dan TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah.
Merawat rekam jejak perjalanan sejarah dari masa kolonial hingga era modern, Ambarrukmo Group resmi meluncurkan buku edisi kedua
Pemkot Jogja membentuk patroli sungai, memasang CCTV dan lampu untuk menindak pembuangan sampah liar di Sungai Code dan Gajah Wong.