Ekonomi Jateng Lampaui Rata-Rata Nasional, Ahmad Luthfi Diganjar CNN Indonesia Awards
Penghargaan itu berkat upaya dan kinerja Pemprov Jateng dalam menumbuhkembangkan perekonomian daerah dan peningkatan realisasi investasi.
Penutupan MPLS 2023 SDN Pingit. /Istimewa.
JOGJA—SD Negeri Pingit Yogyakarta mengadakan kegiatan penutupan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) tahun ajaran 2023/2024. Kegiatan tersebut dikemas dengan tema Pigita Ceria, semakin Hebat dan Terdepan.
Sejak pagi terlihat hingar-bingar di halaman SD Negeri Pingit Yogyakarta. Anak-anak menyajikan kreativitas terbaik mereka. Mulai dari pentas Pelajar Pancasila oleh anak-anak kelas 1 dan 2, dilanjutkan Drumband, tari gerak dan lagu Jawa oleh siswa-siswi SD Negeri Pingit. Semua siswa mendapatkan kesempatan seluas-luasnya untuk berkreasi dan mengembangkan bakat dan minatnya.
Setiap kelas menampilkan karya terbaiknya bertema budaya Jawa, di antaranya gerak dan lagu cublak-cublak suweng, sluku-sluku bathok dan ilir-ilir. Seluruh hadirin merasa senang dan terpukau dengan penampilan terbaik anak-anak, apalagi saat menyaksikan beberapa anak yang lihai dalam memainkan alat gamelan. Mereka berharap kegiatan seperti ini terus diadakan dalam rangka membangun kerjasama serta mengenalkan anak-anak pada budaya Jawa sehingga mampu menjadi siswa yang berkebhinekaan global, saling toleransi antar warga sekolah.
Kepala SD Negeri Pingit Jogja Wagirah memberikan semangat kepada seluruh siswa agar rajin belajar dan tetap melakukan budaya sekolah, seperti mengucapkan kata terimakasih, permisi dan kata maaf di manapun dan kapanpun.
“SD Negeri Pingit Jogja merupakan salah satu sekolah Adiwiyata yang senantiasa berusaha membangun budaya sekolah islami dengan melakukan pembiasaan kepada semua siswa agar menjadi siswa berkarakter, seperti beriman kepada Allah dan berakhlak mulia, mandiri, berkebinekaan global, bergotong-royong, kreatif dan bernalar kritis,” katanya dalam rilisnya Minggu (30/7/2023).
Senada dengan hal tersebut, Jemingun, selaku Pengawas Kemantren Tegalrejo berpesan kepada semua siswa agar rajin, taat dan patuh kepada orangtua serta hormat kepada guru. Selain itu ditekankan kepada semua siswa untuk selalu menerapkan 5S, yaitu senyum, salam, sapa, sopan dan santun.
Dalam kesempatan tersebut, dibagikan sertifikat kepada seluruh siswa kelas 1 sebagai wujud apresiasi sekolah kepada siswa baru yang sudah bergabung menjadi keluarga besar SD Negeri Pingit Yogyakarta. Ada 3 siswa yang mendapatkan reward, karena selama MPLS dilakukan penilaian dalam kategori, teraktif, terajin dan terkreatif.
Sehari sebelumnya diadakan kegiatan Pengajian Tahun Baru Islam 1445 H yang dikemas dalam kegiatan Kisah Islami diikuti oleh seluruh siswa muslim, diisi oleh Kak Ali, ucap Dahuri selalu guru Agama Islam.
Dengan berbagai kegiatan yang digulirkan oleh pihak sekolah, harapannya SD Negeri Pingit Yogyakarta semakin dikenal masyarakat luas sehingga mampu menjadi sekolah rujukan bagi orangtua untuk menyekolahkan putra-putrinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penghargaan itu berkat upaya dan kinerja Pemprov Jateng dalam menumbuhkembangkan perekonomian daerah dan peningkatan realisasi investasi.
Target cadangan minyak 60 hari dinilai perlu dicapai bertahap. Pengadaan stok tambahan 40 hari diperkirakan membutuhkan Rp70 triliun.
Pelni memberikan diskon 30% tiket kapal kelas ekonomi untuk keberangkatan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Sebanyak 35 persen kecelakaan di DIY pada 2025 terjadi malam hari. Dishub DIY mengoptimalkan aplikasi Sigap Aset.
Kebakaran garasi bus Damri di Bandung menghanguskan 10 bus dan berdampak pada 13 rumah warga. Satu orang mengalami sesak napas.
Sleman meraih peringkat terbaik I Parasamya Karya Kencana Regional 3 berkat sinergi lintas sektor dalam program GENTING.