Kemerdekaan Digital, Jangan Sampai Jogja Hanya Jadi Pengguna AI
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Yogyakarta dinilai memiliki modal kuat untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga melahirkan talenta dan inovasi
TETI LAB SKILL (TLS) dengan tema Authenticity in Personal Branding: Being True to Yourself, Selasa (5/9/2023). - ist/UGM
JOGJA—Jogja Coding House (JCH) sebuah wadah bagi para talenta-talenta IT di Jogja, dengan bangga berkolaborasi dengan Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) di Universitas Gadjah Mada (UGM). Kolaborasi dikemas melalui acara TETI LAB SKILL (TLS) dengan tema Authenticity in Personal Branding: Being True to Yourself, Selasa (5/9/2023). Acara diikuti lebih dari 190 mahasiswa baru yang tergabung dari jurusan Teknik Elektro, Teknologi Informasi, dan Teknik Biomedis.
Kolaborasi ini bertujuan untuk memberdayakan individu khususnya mahasiswa baru dalam membangun dan meningkatkan personal branding dan karier melalui penggunaan efektif platform digital.
Di dunia yang cepat berubah dan didorong oleh teknologi digital saat ini, personal branding telah menjadi elemen krusial untuk kesuksesan baik untuk pribadi maupun profesional. Terkhusus untuk seorang mahasiswa, personal branding yang kuat dapat membuka peluang baru dan membantu kita untuk tampil beda di tengah persaingan yang ketat.
Melalui kolaborasi ini, JCH menawarkan program komprehensif yang memperlengkapi mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengembangkan personal branding yang memikat di ranah digital. Adapun beberapa komponen kunci dari program yang ditawarkan, mencakup:
Pada acara ini, Bara yang merupakan mahasiswa baru menjelaskan bahwa sangat mendapatkan insight terkait personal branding dan karier.
BACA JUGA: 30 Pembuang Sampah Sembarangan di Jogja Divonis Denda Rp400.000
“Di sini saya diajarkan bagaimana membentuk personal branding, membuat CV, membuat portofolio, bagaimana caranya kita menjelaskan diri, dan bagaimana kita menjelaskan kelebihan dan kekurangan kita. Dengan adanya acara ini, membuat saya lebih paham lagi mengenai diri saya apalagi saya mahasiswa baru,” kata Bara, seperti dalam keterangan tertulis Rabu (6/9/2023).
Hal serupa juga dijelaskan oleh Diaz, bahwa ia mendapatkan hal-hal baru. “Aku seneng banget bisa ikut acara ini, karena aku bisa mendapatkan hal-hal baru tentang personal branding, gimana caranya kita membuat profil LinkedIn dan bagaimana kita bisa dilirik oleh HRD atau recruitment,” katanya.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa DTETI UGM dalam membangun personal branding, karier dan juga memberikan kontribusi positif pada ekosistem yang ada pada mahasiswa DTETI UGM. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Yogyakarta dinilai memiliki modal kuat untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga melahirkan talenta dan inovasi
Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2027 naik menjadi Rp240 triliun untuk 60,6 juta penerima dengan pengawasan diperkuat.
Prabowo mengusulkan kewarganegaraan ganda terbatas bagi talenta istimewa. Simak aturan yang berlaku saat ini, syarat, batas usia, dan peluang perubahan UU Kewar
Prancis resmi melegalkan assisted dying bagi pasien dewasa dengan penyakit terminal setelah mendapat persetujuan Mahkamah Konstitusi. Simak syarat dan aturannya
Penghasilan dari usaha kos tetap dikenai pajak, tetapi tidak masuk skema PPh final 10 persen seperti rumah kontrakan. Simak aturan, tarif, dan batas omzet terba
Ibu hamil keluar malam pada dasarnya tidak dilarang, tapi ada 10 risiko yang perlu diwaspadai: kelelahan, gangguan tidur, hingga dehidrasi. Simak panduan amanny