Fuad Hasan Bantah 500.000 Dolar AS di Rumahnya dari Bisnis Haji
Fuad Hasan Masyhur membantah uang US$500.000 yang disita dari rumahnya merupakan keuntungan penyelenggaraan ibadah haji.
Para peserta Sekolah Wisata Sleman 2024 mengunjungi Desa Pendidikan dan Ketahanan Pangan Dukuh Desa Pandowoharjo, Sleman, Senin (29/7/2024) ist
Harianjogja.com, JAKARTA–Konsep pendidikan ke depan tidak hanya berada atau terpusat di ruang kelas tetapi juga di luar ruangan terbuka hijau.
Rektor Unika Atma Jaya Prof. Yuda Turana mengatakan pembelajaran yang dilakukan pun tak hanya terpusat di ruang-ruang kelas, tetapi juga di luar kelas dengan melibatkan interaksi lintas disiplin.
“Ruangan terbuka yang digunakan bagi mahasiswa maupun dosen serta masyarakat untuk saling berinteraksi satu sama lain,” ujar Yuda di Jakarta, Sabtu (5/10/2024).
BACA JUGA: SD Marsudirini Jogja Kenalkan Energi Alternatif lewat STEAM
Sebelumnya, dilakukan peresmian ruang terbuka hijau (RTH) di Unika Atma Jaya yang dipimpin langsung oleh Uskup Ignatius Kardinal Suharyo, Uskup Keuskupan Agung Jakarta sekaligus Pembina Yayasan Atma Jaya, sebagai simbol semangat kebersamaan dan dukungan terhadap keberlanjutan lingkungan.
Ruang terbuka itu dirancang sebagai ruang hijau yang multifungsi, melayani kebutuhan edukasi, interaksi, dan rekreasi bagi seluruh komunitas Atma Jaya serta masyarakat sekitar.
Selain menjadi tempat edukasi, RTH itu diharapkan dapat menjadi pusat kesadaran akan pentingnya ruang hijau ditengah perkembangan kawasan perkotaan seperti di Jakarta.
Terdapat 135 pohon di RTH yang mana ada beberapa pohon unik dan memiliki filosofi seperti Pohon Soekarno, Pohon Boddi dan Pohon Moringa. Pohon-pohon di RTH itu juga telah diberi identitas (barcode) sehingga masyarakat yang berkunjung dapat memperoleh informasi tentang pohon-pohon tersebut. Selain itu terdapat 92 sumur resapan di kawan itu.
Ketua Yayasan Atma Jaya, Linus M. Setiadi, mengatakan dalam proses revitalisasi pihaknya sangat memperhatikan aspek keberlanjutan seperti dengan merawat tanaman yang berada di area RTH agar tidak rusak oleh proses pembangunan.
“Unika Atma Jaya berharap RTH ini dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan nilai-nilai keberlanjutan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” kata Linus.
Uskup Keuskupan Agung Jakarta, Uskup Ignatius Kardinal Suharyo, mengajak masyarakat untuk merawat rumah bersama yaitu bumi. Unika Atma Jaya menghadirkan ruang itu, lanjut Ignatius, sebagai tanda keberlanjutan dan kepedulian terhadap alam semesta.
“Maka, mari kita menjaga ruang terbuka hijau ini agar kebermanfaatannya sungguh dapat dirasakan bersama. Menjadikan tempat ini juga sebagai sumber inspirasi dan refleksi, mengingat kembali tanggung jawab kita dalam menjaga keseimbangan ekosistem alam,” cakap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Fuad Hasan Masyhur membantah uang US$500.000 yang disita dari rumahnya merupakan keuntungan penyelenggaraan ibadah haji.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.