Hanya Desil 1-4 yang Bisa Terima Bansos Agustus 2026, Cek Datanya
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Foto ilustrasi siswa SMA - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Untuk mengatasi persoalan tingginya angka menyontek di Indonesia saat ini, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian memandang diperlukan penguatan pendidikan karakter terhadap seluruh siswa di Tanah Air.
"Kepada pemangku kepentingan pendidikan, baik guru hingga pemerintah, tentu harus memperkuat pendidikan karakter secara menyeluruh, tidak hanya melalui kurikulum formal, tetapi juga melalui keteladanan, iklim sekolah yang sehat, serta sistem evaluasi yang tidak melulu berbasis nilai ujian," kata Hetifah dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (28/4/2025).
Ia pun menilai fenomena tingginya angka menyontek itu menunjukkan bahwa pendidikan di Indonesia masih terlalu menitikberatkan keberhasilan siswa pada capaian akademik semata. Sementara nilai kejujuran dan tanggung jawab, menurut dia, hal itu belum sepenuhnya tertanam kuat dalam diri siswa maupun mahasiswa.
BACA JUGA: Dinilai Lebih Menguntungkan, Warga Purwosari Gunungkidul Getol Menanam Bawang Merah
"Hal ini harus menjadi bahan evaluasi, bukan hanya pemangku kepentingan bidang pendidikan, tetapi bagi kita semua terhadap sistem pendidikan nasional, terutama dalam aspek pembentukan karakter, integritas, dan etika peserta didik," ucap Hetifah.
Hetifah juga mengatakan guru dan dosen perlu menanamkan nilai integritas dalam proses pembelajaran.
Menurutnya, fenomena menyontek menjadi peringatan bahwa pendidikan di Indonesia tidak hanya perlu mencetak generasi cerdas, tetapi juga generasi yang jujur dan bertanggung jawab.
"Keluarga dan masyarakat juga harus berperan. Orang tua harus menanamkan nilai kejujuran sejak dini, serta tidak hanya menuntut anak untuk berprestasi secara akademik, tetapi juga mendukung proses belajar yang sehat dan bermakna," ucap Hetifah.
Sebelumnya, diketahui Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2024 yang diluncurkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan beberapa temuan yang menarik berkaitan dengan kondisi integritas pendidikan di Indonesia.
Temuan pertama ialah dalam kejujuran akademik, kasus menyontek masih ditemukan pada 78% sekolah dan 98% kampus.
Dengan kata lain menyontek masih terjadi pada mayoritas sekolah maupun kampus. Sementara untuk kasus plagiarisme, hasil SPI Pendidikan 2025 masih menemukan angka 43% pada kampus dan 6% pada sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
PSG kalahkan Aston Villa 2-1 di final Piala Super Eropa 2026. Gol Kvaratskhelia dan Doue bawa Les Parisiens back-to-back juara. Madjo cetak rekor termuda.
Beli HP bekas pada 2026 jangan hanya cek fisik. Periksa baterai, IMEI, riwayat servis, status perangkat, dan dukungan software.
- Kartu Identitas Anak (KIA) kini hadir dengan format pencetakan baru. Perubahan tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Dalam Negeri
Media Vietnam The Thao 247 sebut Timnas Indonesia bakal turun dengan skuad terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026. Maarten Paes hingga Jay Idzes siap bergabung.
Simak alasan teknis mengapa interval ganti oli mobil Eropa bisa mencapai 24.000 km, mulai dari presisi mesin hingga standar oli low-SAPS.