Kejagung Periksa Tiga Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam penyidikan kasus dugaan TPPU dengan tersangka Febrie Adriansyah. Enam saksi akan dipanggil ulang.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti dalam acara Deklarasi Komitmen Gerakan Anak Indonesia Hebat dan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) DIY, Yogyakarta, Jumat (23/5/2025). ANTARA/HO-Pemda DIY
Harianjogja.com, JOGJA— Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi provinsi pertama di Indonesia yang mendeklarasikan Komitmen Gerakan Anak Indonesia Hebat dan penerapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan capaian tersebut menunjukkan Yogyakarta memang istimewa. "Saya ingin menegaskan bahwa deklarasi pada hari ini merupakan yang pertama di Indonesia," ujar Abdul Mu'ti di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) DIY, Yogyakarta, Jumat (23/5/2025)
BACA JUGA: Jadwal SPMB SMA/SMK di Jogja, Cek Tahapannya di Sini
Deklarasi dipimpin oleh Sekretaris Daerah DIY Beny Suharsono yang diikuti seluruh kepala dinas pendidikan dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, serta para pemangku kepentingan pendidikan se-DIY.
Dalam deklarasi itu, seluruh peserta menyatakan komitmen mendukung Gerakan Anak Indonesia Hebat sebagai bagian dari upaya mencetak Generasi Emas 2045 yang cerdas, sehat, dan berkarakter.
Menurut Mu'ti, gerakan tersebut tidak sekadar seremonial, melainkan momentum penting dalam membangun karakter dan sistem pendidikan nasional.
Salah satu fokusnya adalah penerapan tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, seperti olahraga pagi, menyanyikan lagu kebangsaan, dan membiasakan doa sebelum belajar.
"Kita ingin membangun kesadaran agar setiap anak-anak kita ini tetap memiliki ikatan dengan nilai-nilai tradisi yang berkembang di masyarakat. Tradisi dan budaya yang mulia yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia perlu kita wariskan kepada generasi bangsa," ujar dia.
Selain itu, deklarasi juga menandai kesiapan DIY dalam menyukseskan pelaksanaan SPMB 2025 secara adil dan transparan.
Menteri Mu'ti menilai DIY selama ini menjadi contoh dalam sistem penerimaan murid baru yang objektif dan tanpa diskriminasi. "Selama ini DIY menjadi provinsi yang penyelenggaraan penerimaan murid barunya senantiasa menjadi model dan menjadi yang terbaik di Indonesia," tuturnya.
Mu'ti pun mengapresiasi inisiatif Pemerintah Daerah DIY atas komitmen kuat dalam reformasi pendidikan. Dia mengajak seluruh daerah di Indonesia mengikuti langkah DIY demi mewujudkan sistem pendidikan nasional yang inklusif dan berkarakter.
"Mari kita gelorakan semangat membiasakan anak-anak kita dengan tujuh kebiasaan Indonesia Hebat sehingga anak-anak kita sekali lagi dapat menjadi generasi Indonesia yang hebat dan menjadi penerus perjuangan bangsa," tutur Mendikdasmen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam penyidikan kasus dugaan TPPU dengan tersangka Febrie Adriansyah. Enam saksi akan dipanggil ulang.
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
Dugaan jual beli seragam di SMPN 1 Jetis di Bantul diadukan ke ORI DIY. Dikpora Bantul menyebut sekolah tidak terlibat dalam pengadaan seragam.
Kabinet Merah Putih memaparkan 12 capaian strategis hingga Juli 2026, mulai dari ketahanan pangan, energi, BUMN, hingga pasar karbon.
KPK mengangkut dua mobil sitaan dari Pendopo Bupati Lombok Barat dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap proyek senilai Rp12,4 miliar.
PSIM Jogja merekrut Adrian Dalmau, eks pemain akademi Real Madrid yang diproyeksikan mempertajam lini depan pada musim 2026/2027.