14 Tentara Tewas Saat Latihan, Presiden Kazakhstan Copot Menteri Pertahanan
Menhan Kazakhstan Dauren Kosanov dicopot setelah 14 personel militer tewas terseret arus saat latihan di Laut Kaspia.
Ilustrasi menonton siaran televisi - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim murid berstatus anak berkebutuhan khusus (ABK) lebih fokus mengikuti pembelajaran dengan menggunakan Interactive Flat Panel (IFP), karena terbukti menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan menyenangkan bagi mereka.
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin menyampaikan tahun ini ada 2.360 SLB yang menjadi target program tersebut. “Saat ini kami dalam proses pengiriman TV interaktif, terutama untuk wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten,” kata Tatang di Jakarta, Kamis.
Ia berharap SLB penerima bantuan dapat memanfaatkan perangkat ini untuk mendukung pembelajaran di kelas. “Dengan demikian, guru bisa menciptakan suasana belajar yang lebih efektif dan bermakna, serta mengembangkan potensi murid,” kata Tatang.
BACA JUGA: Dokter Abal-abal Praktik di Sedayu Ditangkap, Tipu Pasien Rp538 Juta
Pada kesempatan yang sama, guru SLB B-C Alfiany Jakarta Barat Melda Novitasari mengungkapkan dampak positif TV interaktif bagi dirinya maupun para murid.
“Murid kami rata-rata merupakan murid tunagrahita, tunarungu, dan autis. Mereka memiliki persoalan daya fokus yang rendah. Tapi, dengan TV interaktif ini, mereka jauh lebih fokus saat belajar,” kata Melda.
Ia menambahkan SLB B-C Alfiany Jakarta Barat melayani anak tunagrahita, autis dan tunarungu, dan kini telah menggunakan TV interaktif di seluruh kelas, mulai dari jenjang SDLB hingga SMALB.
Oleh karena itu para guru mengatur penggunaannya agar lebih efektif dan sesuai tujuan pembelajaran. “Saya biasanya menggunakan TV interaktif untuk pembelajaran matematika. Selain itu, kami juga mengajarkan Al Quran digital melalui TV interaktif ini, dan anak-anak lebih senang serta antusias dalam belajar,” ujarnya.
Guru SLBN 1 Jakarta Eko Wahyu Wijoyo Kusuma mengatakan setiap kelas di sekolahnya secara bergantian memanfaatkan TV interaktif tersebut untuk mendukung pembelajaran bagi murid dengan berbagai ketunaan.
BACA JUGA: PLN Dukung Wisata Tubing Genting Menjadi Destinasi Unggulan
“Penggunaan TV interaktif ini membuat pembelajaran lebih menarik, karena pendekatan visual dan audio, serta interaksi dalam penggunaannya,” katanya.
Menurutnya, IFP mendukung pendekatan multisensori yang menjadi prinsip utama pembelajaran di sekolah tersebut.
“Prinsip kami adalah pembelajaran diferensiasi sesuai kemampuan setiap anak. Dengan papan interaktif ini, guru bisa menyesuaikan materi dengan kemampuan masing-masing murid,” kata Eko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menhan Kazakhstan Dauren Kosanov dicopot setelah 14 personel militer tewas terseret arus saat latihan di Laut Kaspia.
Industri hingga UMKM dinilai siap menyambut kewajiban sertifikasi halal mulai 18 Oktober 2026 untuk memperkuat ekosistem halal Indonesia.
Polres Bungo memusnahkan sarana PETI di Sungai Batang Tebo, termasuk alat penyaring emas dan tangki minyak berkapasitas 1.000 liter.
Simak cara menyimpan makanan di kulkas agar tetap segar, higienis, dan aroma makanan tidak bercampur selama penyimpanan.
Sound horeg berkembang sebagai hiburan rakyat, tetapi juga memicu polemik keselamatan, kebisingan, dan pengawasan di lapangan.
BPJS Kesehatan menanggung pengobatan keracunan MBG, tetapi ada ketentuan jika kasus ditetapkan sebagai KLB.